Ad Placeholder Image

Gigi Bisa Tumbuh Berapa Kali? Ternyata Cuma 2x Seumur Hidup

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Gigi Tumbuh Berapa Kali? Ternyata Cuma 2 Kali!

Gigi Bisa Tumbuh Berapa Kali? Ternyata Cuma 2x Seumur HidupGigi Bisa Tumbuh Berapa Kali? Ternyata Cuma 2x Seumur Hidup

Gigi Bisa Tumbuh Berapa Kali Seumur Hidup? Ini Faktanya

Manusia pada umumnya hanya mengalami dua kali pertumbuhan gigi seumur hidup. Set pertama adalah gigi susu atau gigi primer yang muncul saat masa kanak-kanak. Kemudian, gigi susu akan digantikan oleh gigi permanen atau gigi dewasa.

Jika gigi permanen tanggal atau hilang, gigi tersebut tidak akan tumbuh lagi. Satu-satunya pengecualian adalah kasus pertumbuhan gigi geraham bungsu atau molar ketiga yang dapat muncul di usia dewasa akhir.

Memahami Siklus Pertumbuhan Gigi Manusia

Siklus pertumbuhan gigi manusia adalah proses biologis yang kompleks dan teratur. Proses ini dirancang untuk memastikan individu memiliki struktur gigi yang fungsional sepanjang hidupnya, meskipun terbatas pada dua set utama.

Fase Gigi Susu (Gigi Primer)

Gigi susu merupakan set gigi pertama yang dimiliki manusia. Jumlahnya mencapai 20 buah, terdiri dari 10 di rahang atas dan 10 di rahang bawah.

Gigi ini mulai erupsi atau muncul di rongga mulut biasanya antara usia 6 bulan hingga 3 tahun.

Meskipun bersifat sementara, gigi susu memiliki peran krusial dalam perkembangan rahang, pembentukan bicara, dan menjaga ruang untuk pertumbuhan gigi permanen di kemudian hari.

Fase Gigi Permanen (Gigi Dewasa)

Sekitar usia 6 tahun, gigi susu mulai tanggal dan digantikan oleh gigi permanen. Proses ini berlanjut hingga remaja awal, sekitar usia 12-13 tahun.

Gigi permanen berjumlah 32 buah, termasuk empat gigi geraham bungsu yang muncul belakangan. Gigi permanen dirancang untuk bertahan seumur hidup dan memiliki struktur yang lebih kuat serta ukuran yang lebih besar dibandingkan gigi susu.

Mengapa Gigi Permanen Tidak Tumbuh Kembali?

Kemampuan gigi untuk tumbuh kembali sangat terbatas pada manusia. Berbeda dengan beberapa spesies hewan seperti hiu yang dapat menumbuhkan gigi berulang kali, manusia hanya memiliki dua set gigi.

Setelah gigi permanen terbentuk dan erupsi, tidak ada lagi sel punca atau mekanisme biologis yang aktif untuk meregenerasi gigi baru di tempat yang sama jika gigi tersebut tanggal.

Hilangnya gigi permanen, baik akibat karies gigi, penyakit gusi, atau trauma, bersifat permanen dan memerlukan intervensi medis seperti implan gigi, jembatan, atau gigi palsu untuk mengembalikan fungsi dan estetikanya.

Pengecualian: Pertumbuhan Gigi Geraham Bungsu

Satu-satunya “pertumbuhan” gigi yang dapat terjadi di usia dewasa adalah munculnya gigi geraham bungsu atau molar ketiga.

Gigi ini biasanya erupsi antara usia 17 hingga 25 tahun, meskipun ada juga yang tidak pernah tumbuh atau tumbuh sebagian (impaksi).

Meskipun muncul belakangan, geraham bungsu tetap dianggap bagian dari set gigi permanen, bukan set gigi ketiga yang terpisah.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Permanen

Mengingat gigi permanen tidak dapat tumbuh kembali, menjaga kesehatannya menjadi sangat penting. Perawatan gigi yang baik dapat mencegah berbagai masalah dan memastikan gigi tetap berfungsi optimal sepanjang hidup.

  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Menggunakan benang gigi setiap hari untuk membersihkan sela-sela gigi.
  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis yang dapat memicu karies gigi.
  • Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.
  • Menggunakan pelindung mulut saat berolahraga untuk mencegah trauma pada gigi.

Gigi yang sehat tidak hanya mendukung proses mengunyah makanan tetapi juga berperan penting dalam penampilan, kepercayaan diri, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis Halodoc

Manusia dibekali dua set gigi sepanjang hidupnya: gigi susu dan gigi permanen. Setelah gigi permanen tanggal, tidak ada lagi pertumbuhan gigi alami, kecuali untuk gigi geraham bungsu yang merupakan bagian dari set permanen.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi permanen dengan praktik kebersihan mulut yang baik dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi.

Jika mengalami masalah gigi atau membutuhkan saran lebih lanjut mengenai perawatan gigi, segera konsultasikan dengan dokter gigi melalui aplikasi Halodoc. Dokter gigi dapat memberikan diagnosis akurat dan rekomendasi perawatan yang tepat.