Ad Placeholder Image

Gigi Geraham Anak: Bisa Tumbuh Kembali atau Tidak?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Mei 2026

Gigi Geraham Anak Tumbuh Lagi? Ini Faktanya!

Gigi Geraham Anak: Bisa Tumbuh Kembali atau Tidak?Gigi Geraham Anak: Bisa Tumbuh Kembali atau Tidak?

Gigi Geraham pada Anak: Bisakah Tumbuh Lagi Setelah Copot?

Orang tua sering bertanya-tanya apakah gigi geraham pada anak yang copot atau rusak dapat tumbuh kembali. Jawabannya tidak selalu sama, karena tergantung pada jenis gigi geraham tersebut, apakah gigi susu atau gigi permanen. Memahami perbedaan ini sangat penting untuk penanganan yang tepat dan menjaga kesehatan gigi anak.

Secara singkat, gigi geraham anak bisa tumbuh lagi jika itu adalah gigi susu yang tanggal, yang kemudian akan digantikan oleh gigi geraham permanen. Namun, jika gigi geraham tersebut sudah merupakan gigi permanen, biasanya mulai usia 6 tahun ke atas, maka gigi tersebut tidak akan tumbuh kembali jika sudah copot atau rusak. Dalam kasus gigi permanen yang hilang, solusi medis seperti gigi palsu atau implan mungkin diperlukan.

Memahami Jenis Gigi Geraham pada Anak

Sistem gigi pada anak-anak berkembang dalam dua tahap utama: gigi susu dan gigi permanen. Kedua jenis gigi ini memiliki peran dan siklus pertumbuhan yang berbeda, terutama pada gigi geraham.

Gigi Geraham Susu (Deciduous Molars)

Gigi geraham susu adalah bagian dari set 20 gigi pertama yang tumbuh pada anak-anak. Gigi ini mulai erupsi, atau muncul, sekitar usia 12-33 bulan, tergantung pada urutan pertumbuhan gigi masing-masing anak. Gigi geraham susu berfungsi penting dalam mengunyah makanan, menjaga ruang untuk gigi permanen, dan membantu perkembangan rahang dan otot bicara anak.

Jika gigi geraham susu copot, gigi ini memang bisa tumbuh lagi. Ini adalah bagian alami dari perkembangan gigi anak. Gigi geraham susu biasanya akan tanggal dan digantikan oleh gigi geraham permanen sekitar usia 9-12 tahun. Proses penggantian ini memungkinkan rahang anak berkembang untuk menampung gigi permanen yang lebih besar dan lebih kuat.

Gigi Geraham Permanen (Permanent Molars)

Gigi geraham permanen adalah set gigi kedua dan terakhir yang akan dimiliki seseorang. Pada anak-anak, gigi geraham permanen pertama, sering disebut sebagai “gigi 6 tahun”, mulai tumbuh di belakang gigi geraham susu sekitar usia 6-7 tahun. Gigi ini adalah gigi permanen, yang berarti mereka tidak memiliki pendahulu gigi susu yang akan tanggal dan digantikan.

Oleh karena itu, jika gigi geraham permanen, terutama gigi geraham tetap pertama, sudah copot atau rusak parah, gigi tersebut tidak akan tumbuh kembali. Kerusakan atau kehilangan gigi permanen memerlukan intervensi medis untuk mengembalikan fungsi kunyah, menjaga struktur rahang, dan mencegah masalah gigi lainnya di kemudian hari. Solusi medis yang mungkin termasuk tambal gigi, perawatan saluran akar, pencabutan, atau penggantian dengan gigi palsu atau implan gigi.

Kapan Harus Konsultasi Dokter Gigi?

Penting untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi sejak dini untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan gigi anak. Konsultasi dokter gigi menjadi sangat disarankan dalam beberapa kondisi berikut:

  • Jika gigi geraham susu tanggal terlalu dini akibat cedera atau kerusakan parah.
  • Jika gigi geraham permanen anak mengalami kerusakan, berlubang, atau copot.
  • Munculnya rasa nyeri, bengkak, atau tanda-tanda infeksi di sekitar area gigi geraham.
  • Adanya kekhawatiran tentang pertumbuhan gigi yang tidak normal atau tidak sesuai usia.

Dokter gigi dapat memeriksa jenis giginya secara pasti dan menentukan penanganan yang tepat. Tindakan yang mungkin dilakukan meliputi tambal gigi untuk lubang kecil, perawatan saluran akar untuk infeksi parah, atau pencabutan jika gigi tidak dapat diselamatkan. Untuk gigi permanen yang hilang, dokter gigi akan mendiskusikan opsi seperti gigi palsu khusus anak atau persiapan untuk implan di kemudian hari jika sudah dewasa.

Pencegahan Masalah Gigi Geraham pada Anak

Mencegah lebih baik daripada mengobati, terutama untuk kesehatan gigi anak. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan meliputi:

  • Mengajarkan anak untuk menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Membatasi konsumsi makanan dan minuman manis yang dapat memicu gigi berlubang.
  • Memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi seimbang untuk pertumbuhan gigi yang kuat.
  • Melakukan pemeriksaan gigi rutin ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali.
  • Mempertimbangkan aplikasi sealant gigi pada gigi geraham permanen untuk melindungi dari karies.

Rekomendasi Medis dari Halodoc

Memahami bahwa gigi geraham anak bisa tumbuh lagi atau tidak adalah kunci dalam perawatan gigi. Jika memiliki kekhawatiran mengenai gigi geraham pada anak, jangan ragu untuk segera mencari bantuan profesional. Konsultasi dengan dokter gigi adalah langkah terbaik untuk diagnosis dan penanganan yang akurat.

Melalui Halodoc, orang tua bisa dengan mudah membuat janji temu dengan dokter gigi spesialis anak. Dapatkan informasi detail, objektif, dan berbasis riset ilmiah terbaru dari para ahli medis terpercaya untuk menjaga kesehatan gigi si kecil secara optimal.