Ad Placeholder Image

Gigi Keropos? Ini Cara Mengatasi dan Mencegahnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Gigi Keropos? Ini Cara Mengatasi & Mencegahnya!

Gigi Keropos? Ini Cara Mengatasi dan Mencegahnya!Gigi Keropos? Ini Cara Mengatasi dan Mencegahnya!

DAFTAR ISI


Kesehatan mulut dan gigi sering kali menjadi cerminan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satu masalah yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia, baik anak-anak maupun orang dewasa, adalah gigi keropos. Kondisi ini, yang dalam istilah medis dikenal sebagai karies gigi atau erosi enamel, terjadi ketika lapisan terluar gigi (enamel) mengalami kerusakan akibat paparan asam, penumpukan plak, atau demineralisasi. Lapisan enamel yang sejatinya merupakan substansi terkeras dalam tubuh manusia bisa melunak dan terkikis secara perlahan jika tidak dirawat dengan baik.

Penyebab utama dari gigi keropos sangat beragam. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula atau asam memicu bakteri di dalam mulut untuk memproduksi zat asam yang merusak mineral pelindung gigi. Selain itu, kondisi mulut kering (xerostomia), penyakit asam lambung (GERD), menyikat gigi terlalu keras, hingga kurangnya asupan kalsium dan vitamin D juga berkontribusi besar terhadap pelemahan struktur gigi. Jika dibiarkan, gigi keropos dapat menyebabkan gigi menjadi sangat sensitif, mudah patah, memicu rasa nyeri yang tak tertahankan, hingga berujung pada infeksi gusi dan kehilangan gigi secara permanen.

Mengatasi gigi keropos tidak bisa hanya mengandalkan satu cara saja. Diperlukan kombinasi antara perbaikan kebiasaan menjaga kebersihan mulut, memenuhi kebutuhan nutrisi pembentuk gigi, hingga penanganan medis dari dokter gigi untuk kasus yang sudah parah. Jika kamu mengalami gigi keropos yang disertai dengan rasa ngilu tajam, gusi bengkak, atau demam, sebaiknya jangan ditunda. Kamu bisa langsung konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis awal dan arahan penanganan medis yang tepat.

Namun, untuk perawatan rumahan yang berfokus pada pencegahan kerusakan lebih lanjut, remineralisasi gigi, serta meredakan gejala ringan, ada beberapa produk suplemen kalsium dan obat-obatan bebas yang bisa kamu manfaatkan. Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen dan perawatan untuk membantu cara mengatasi gigi keropos? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen dan Perawatan Gigi yang Ampuh

Untuk memperkuat lapisan enamel gigi dari dalam dan menjaga kebersihan rongga mulut dari luar, berikut adalah rekomendasi produk suplemen, obat kumur, hingga pereda nyeri yang aman digunakan secara mandiri dan bisa didapatkan tanpa resep dokter.

1. CDR Rasa Jeruk 10 Tablet Effervescent

Kalsium adalah mineral utama pembentuk struktur gigi. Kekurangan kalsium dapat membuat gigi rapuh dan mudah keropos. CDR (Calcium D-Redoxon) merupakan suplemen tulang dan gigi yang mengandung Kalsium, Vitamin C, Vitamin D, dan Vitamin B6. Vitamin D dalam produk ini bekerja secara sinergis untuk meningkatkan penyerapan kalsium di usus sehingga bisa didistribusikan secara optimal ke tulang dan gigi, membantu proses remineralisasi enamel yang mulai terkikis.

Manfaat spesifik dari suplemen ini adalah membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian, menjaga kepadatan gigi agar tidak mudah patah atau berlubang, serta mempercepat pemulihan tubuh. Suplemen ini juga sangat disarankan bagi ibu hamil dan menyusui yang sering kali mengalami masalah gigi keropos akibat kebutuhan kalsium yang meningkat tajam selama masa kehamilan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet effervescent per hari.
  • Cara penyajian: Larutkan 1 tablet ke dalam segelas air putih (kurang lebih 200 ml), tunggu hingga benar-benar larut, lalu segera diminum.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan CDR Rasa Jeruk 10 Tablet Effervescent di Toko Kesehatan Halodoc

2. Protecal Solid 10 Tablet Effervescent

Protecal Solid adalah suplemen kesehatan yang diformulasikan khusus dengan Kalsium Karbonat, Vitamin C, dan Vitamin D. Kalsium karbonat merupakan bentuk kalsium yang memiliki elemental kalsium tinggi, sangat baik untuk memperbaiki struktur gigi yang mulai melemah atau keropos akibat paparan asam laktat dari plak gigi. Sementara itu, Vitamin C berperan penting dalam menjaga kesehatan gusi. Gusi yang sehat adalah penyangga utama agar gigi tidak goyah.

Manfaat utama dari Protecal Solid dalam konteks gigi keropos adalah membantu menutup pori-pori mikro pada enamel gigi melalui suplai kalsium sistemik, mencegah osteoporosis dini, dan menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari sariawan atau peradangan gusi yang bisa memperparah kondisi kerusakan gigi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1 tablet per hari.
  • Cara minum: Dilarutkan dalam 200 ml air minum. Sebaiknya dikonsumsi setelah makan agar penyerapan kalsium karbonat lebih maksimal dan menghindari iritasi lambung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Protecal Solid 10 Tablet Effervescent di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu dan Tips Mencegah Gigi Keropos
  1. Batasi Gula dan Karbohidrat Olahan: Bakteri Streptococcus mutans di mulut memakan sisa gula dan menghasilkan asam yang melarutkan mineral gigi.
  2. Gunakan Pasta Gigi Ber-Fluoride: Fluoride membantu proses remineralisasi dengan mengikat kalsium dan fosfat ke permukaan gigi.
  3. Jangan Langsung Menyikat Gigi Setelah Muntah atau Makan Asam: Asam melembutkan enamel. Tunggu sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi agar enamel kembali mengeras oleh air liur.
  4. Rutin Periksa ke Dokter Gigi: Lakukan scaling dan pemeriksaan minimal 6 bulan sekali untuk mendeteksi karies tahap awal.

3. Cavit D3 10 Tablet

Bagi kamu yang lebih menyukai suplemen dalam bentuk tablet hisap atau telan konvensional, Cavit D3 bisa menjadi pilihan yang tepat. Cavit D3 mengandung Calcium Hydrogen Phosphate sebanyak 500 mg dan Cholecalciferol (Vitamin D3) sebanyak 133 IU. Fosfat, bersama dengan kalsium, adalah bahan penyusun utama hidroksiapatit, yaitu kristal padat yang membentuk enamel gigi. Ketersediaan kalsium dan fosfat dalam tubuh akan memastikan saliva (air liur) kita kaya akan mineral yang terus-menerus melapisi ulang gigi yang mulai terkikis.

Meningkatkan asupan kalsium dan vitamin D3 sangat bermanfaat sebagai investasi jangka panjang menahan laju gigi keropos. Selain itu, pemenuhan nutrisi ini dari masa kehamilan juga sangat krusial bagi ibu hamil untuk memastikan pembentukan tunas gigi janin berjalan sempurna.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan wanita hamil/menyusui: 1 tablet sehari.
  • Tablet dapat dikunyah atau ditelan langsung dengan bantuan air putih.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cavit D3 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Betadine Obat Kumur 190 ml

Gigi yang keropos rentan menjadi tempat bersarangnya bakteri patogen, yang jika dibiarkan akan menembus lapisan dentin hingga saraf gigi, menyebabkan bau mulut (halitosis) dan infeksi. Betadine Obat Kumur mengandung bahan aktif Povidone Iodine 1%, sebuah antiseptik berspektrum luas yang bekerja dengan cara menghancurkan dinding sel bakteri, virus, dan jamur di dalam rongga mulut.

Manfaat utama menggunakan obat kumur ini adalah mengurangi koloni bakteri penyebab karies, mengobati sariawan, serta meredakan gusi bengkak di sekitar area gigi yang berlubang atau keropos. Kebersihan mulut yang ekstra dapat memperlambat proses pembusukan pada gigi yang rentan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan 15 ml (sekitar 1 tutup botol) obat kumur.
  • Kumur-kumur selama 30 hingga 60 detik di seluruh area rongga mulut, lalu buang. Dapat digunakan 3-5 kali sehari sesuai kebutuhan.
  • Hanya untuk dikumur, jangan ditelan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Obat Kumur 190 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Panadol Extra 10 Kaplet

Ketika kondisi gigi keropos sudah mencapai dentin (lapisan di bawah enamel), gigi akan menjadi sangat sensitif dan rentan mengalami rasa nyeri yang berdenyut (sakit gigi), terutama jika terpapar makanan dingin, panas, manis, atau saat mengunyah. Panadol Extra mengandung Paracetamol 500 mg dan Caffeine 65 mg. Paracetamol bekerja di pusat pengatur suhu dan nyeri di otak untuk memblokir enzim prostaglandin yang menyebabkan sinyal rasa sakit, sementara kafein bertindak sebagai adjuvant (penguat) yang meningkatkan efektivitas paracetamol dalam meredakan nyeri.

Obat ini sangat bermanfaat sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi sakit gigi akibat karies atau gigi berlubang sebelum kamu sempat mengunjungi dokter gigi untuk penanganan permanen. Efek analgetiknya bekerja cepat meredakan rasa senut-senut di rahang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1 kaplet, diminum 3-4 kali sehari jika timbul rasa sakit. Maksimal 8 kaplet dalam 24 jam.
  • Diminum sesudah makan untuk kenyamanan lambung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Perawatan Medis Lanjutan untuk Gigi Keropos

Suplemen dan obat-obatan di atas sangat baik untuk pencegahan dan pereda gejala. Namun, gigi yang struktur fisiknya sudah rusak atau berlubang memerlukan intervensi langsung dari dokter gigi profesional. Berikut adalah beberapa langkah medis sebagai cara mengatasi gigi keropos:

1. Perawatan Fluoride (Fluoride Varnish)

Jika keropos masih berada pada tahap sangat awal (ditandai dengan bercak putih atau demineralisasi ringan), dokter gigi biasanya akan mengoleskan gel atau pernis fluoride berkonsentrasi tinggi. Tindakan ini merangsang perbaikan enamel dan menghentikan proses karies sebelum menjadi lubang yang nyata.

2. Tambal Gigi (Dental Filling)

Apabila keropos sudah membentuk karies atau lubang pada enamel dan dentin, dokter gigi akan membuang bagian gigi yang membusuk menggunakan bor gigi, lalu mengisinya dengan bahan tambalan seperti resin komposit (yang sewarna dengan gigi), glass ionomer cement, atau amalgam. Hal ini mencegah bakteri masuk lebih dalam ke saraf gigi.

3. Pemasangan Mahkota Gigi (Dental Crown)

Pada kasus di mana area keropos sangat luas sehingga gigi tidak lagi memiliki struktur yang cukup kuat untuk menopang tambalan, dokter akan menyarankan pemasangan crown. Bagian gigi yang tersisa akan dikikir, lalu ditutup secara keseluruhan dengan mahkota buatan yang terbuat dari porselen, zirkonia, atau logam.

4. Perawatan Saluran Akar (Root Canal Treatment)

Jika keropos atau pembusukan sudah mencapai pulpa (rongga berisi pembuluh darah dan saraf gigi), rasa sakit yang ditimbulkan biasanya sangat hebat dan terus-menerus. Dokter gigi spesialis konservasi akan melakukan perawatan saluran akar untuk membersihkan saraf yang terinfeksi, mensterilkan saluran, dan menutupnya kembali sebelum dipasang mahkota gigi.

Studi Mengenai Remineralisasi Gigi

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa proses demineralisasi dan remineralisasi pada enamel gigi adalah siklus yang terjadi setiap hari. Studi tersebut menegaskan bahwa keberadaan kalsium, fosfat, dan fluoride dalam rongga mulut sangat krusial untuk memenangkan “pertempuran” melawan asam bakteri.

Asupan kalsium sistemik dari makanan dan suplemen, dikombinasikan dengan penggunaan pasta gigi berfluoride secara topikal, terbukti secara klinis mampu memperkeras kembali zona enamel yang mulai lunak. Selain itu, menjaga pH mulut tetap netral melalui produksi air liur yang cukup (terstimulasi dari kebiasaan mengunyah makanan berserat dan asupan air putih) adalah kunci utama pencegahan kerusakan gigi permanen.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Sebagai langkah pengobatan awal di rumah, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan praktis tanpa perlu keluar rumah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Cavities/tooth decay – Symptoms and causes.
American Dental Association (ADA). Diakses pada 2024. Erosion: What You Eat and Drink Can Impact Teeth.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Oral health.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Tooth Decay (Caries).
PubMed/NCBI. Diakses pada 2024. The Role of Calcium and Vitamin D in Dental Health.

FAQ

1. Bagaimana cara mengatasi gigi keropos agar tidak semakin parah?

Cara mengatasi gigi keropos yang paling efektif untuk mencegah keparahan adalah dengan segera berkunjung ke dokter gigi untuk dilakukan penambalan atau aplikasi fluoride. Di rumah, kamu harus disiplin menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, kurangi camilan manis, gunakan benang gigi, dan konsumsi suplemen kalsium jika asupan dari makanan kurang memadai.

2. Apakah gigi yang sudah keropos bisa kembali normal?

Gigi yang sudah keropos hingga membentuk lubang (karies) secara fisik tidak dapat tumbuh atau sembuh sendiri seperti jaringan kulit, karena enamel gigi tidak memiliki sel hidup. Namun, pembusukan tersebut dapat dihentikan dan struktur gigi direstorasi (diperbaiki) secara estetik maupun fungsional melalui prosedur penambalan atau pemasangan crown oleh dokter gigi.

3. Vitamin apa yang bagus untuk gigi keropos?

Vitamin yang sangat penting untuk kesehatan dan kepadatan gigi adalah Kalsium dan Vitamin D. Vitamin D berfungsi membantu usus menyerap kalsium dari darah untuk dialirkan ke jaringan tulang dan gigi. Selain itu, Vitamin C juga penting untuk menjaga kesehatan gusi yang menyokong akar gigi.

4. Apakah pasta gigi khusus bisa memperbaiki gigi yang keropos?

Pasta gigi yang mengandung fluoride atau bahan aktif seperti Novamin (kalsium natrium fosfosilikat) memang dirancang khusus untuk memfasilitasi proses remineralisasi (pengerasan kembali) pada enamel gigi. Pasta gigi ini sangat ampuh menghentikan keropos di tahap awal, namun tidak bisa menambal gigi yang sudah berlubang secara fisik.