Ad Placeholder Image

Growing Pains Anak? Kenali Ciri Atasi Mudah!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 April 2026

Anak Rewel Malam Hari? Mungkin Ini Growing Pains!

Growing Pains Anak? Kenali Ciri Atasi Mudah!Growing Pains Anak? Kenali Ciri Atasi Mudah!

Apa Itu Nyeri Pertumbuhan (Growing Pains) pada Anak?

Nyeri pertumbuhan, atau dikenal sebagai growing pains, adalah kondisi umum yang sering dialami oleh anak-anak. Kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri atau pegal yang berdenyut di kaki, khususnya di area paha, betis, dan belakang lutut. Nyeri ini seringkali muncul di sore hari, malam hari, atau tengah malam, terutama setelah anak melakukan aktivitas fisik yang intens. Umumnya, nyeri akan mereda pada pagi hari dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari anak.

Penting untuk diketahui bahwa nyeri pertumbuhan bukanlah indikasi bahwa tulang anak sedang bertumbuh. Meskipun namanya demikian, penyebab pasti kondisi ini masih belum sepenuhnya diketahui dan tidak berkaitan langsung dengan pertumbuhan tulang anak.

Ciri-ciri dan Gejala Nyeri Pertumbuhan yang Perlu Diketahui

Memahami ciri-ciri khas nyeri pertumbuhan dapat membantu orang tua membedakannya dari kondisi lain. Nyeri ini memiliki beberapa karakteristik utama:

  • Lokasi Nyeri: Biasanya terjadi di kedua kaki, fokus pada otot-otot besar seperti paha, betis, dan area di belakang lutut. Nyeri pertumbuhan jarang terjadi di sendi.
  • Waktu Terjadi: Umumnya muncul di sore atau malam hari, seringkali setelah anak beraktivitas fisik berat seperti bermain atau berolahraga. Nyeri juga bisa membangunkan anak di tengah malam.
  • Sifat Nyeri: Rasa nyeri yang digambarkan bervariasi, mulai dari pegal, berdenyut, kram, hingga sensasi tajam.
  • Frekuensi: Nyeri ini datang dan pergi, tidak terjadi setiap hari. Ada periode bebas nyeri di antaranya.
  • Tidak Ada Pembengkakan atau Kemerahan: Kaki yang mengalami nyeri pertumbuhan tidak menunjukkan tanda-tanda peradangan seperti bengkak, kemerahan, atau hangat saat disentuh.

Penyebab Nyeri Pertumbuhan pada Anak

Hingga saat ini, penyebab pasti dari nyeri pertumbuhan belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa teori mengemukakan bahwa kondisi ini mungkin disebabkan oleh kelelahan otot akibat aktivitas fisik yang berlebihan sepanjang hari. Otot-otot yang digunakan secara intens dapat mengalami kram atau nyeri saat istirahat.

Teori lain menyebutkan adanya hubungan dengan ambang nyeri yang rendah pada beberapa anak atau faktor psikologis. Penting untuk kembali ditegaskan bahwa nyeri pertumbuhan bukan disebabkan oleh percepatan pertumbuhan tulang anak.

Cara Mengatasi Nyeri Pertumbuhan di Rumah

Meskipun nyeri pertumbuhan tidak berbahaya, rasa tidak nyaman yang ditimbulkannya dapat mengganggu tidur anak. Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan di rumah untuk membantu meredakan gejala:

  • Kompres Hangat: Menerapkan kompres hangat atau mandi air hangat dapat membantu mengendurkan otot-otot yang tegang dan mengurangi rasa nyeri.
  • Pijatan Lembut: Pijatan lembut pada area kaki yang nyeri dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memberikan kenyamanan.
  • Peregangan Lembut: Melakukan peregangan ringan pada otot kaki sebelum tidur juga bisa membantu. Pastikan peregangan dilakukan dengan lembut dan tidak memaksakan.
  • Pemberian Pereda Nyeri: Jika nyeri cukup mengganggu, orang tua dapat memberikan obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen. Hindari penggunaan aspirin pada anak-anak karena risiko sindrom Reye. Selalu ikuti dosis yang direkomendasikan.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun nyeri pertumbuhan umumnya tidak berbahaya, ada beberapa tanda yang mengindikasikan bahwa anak perlu diperiksakan ke dokter. Orang tua disarankan untuk mencari bantuan medis jika nyeri yang dialami anak memiliki ciri-ciri berikut:

  • Nyeri bersifat persisten dan tidak mereda.
  • Nyeri sangat parah dan terus-menerus.
  • Disertai pincang atau kesulitan berjalan.
  • Terdapat pembengkakan, kemerahan, atau kehangatan pada sendi atau area yang nyeri.
  • Munculnya kelemahan pada otot.
  • Demam atau gejala lain yang menyertai nyeri.

Kondisi-kondisi ini dapat menjadi tanda masalah medis yang lebih serius dan memerlukan evaluasi oleh profesional kesehatan.

Kesimpulan

Nyeri pertumbuhan adalah fenomena yang umum terjadi pada anak-anak, biasanya tidak berbahaya, dan dapat dikelola dengan penanganan sederhana di rumah. Memahami karakteristik nyeri ini membantu orang tua memberikan dukungan yang tepat. Jika ada kekhawatiran mengenai gejala nyeri pada anak, terutama jika nyeri bersifat persisten, parah, atau disertai tanda-tanda lain yang tidak biasa, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis yang akurat dan rekomendasi penanganan yang sesuai. Aplikasi Halodoc menyediakan layanan konsultasi dengan dokter anak terpercaya yang siap membantu menjawab pertanyaan dan memberikan panduan kesehatan.