Ad Placeholder Image

Hamil 39 Minggu: Selangkangan Sakit Susah Jalan, Normalkah?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Mei 2026

Hamil 39 Minggu: Sakit Selangkangan Saat Jalan, Normal Kok!

Hamil 39 Minggu: Selangkangan Sakit Susah Jalan, Normalkah?Hamil 39 Minggu: Selangkangan Sakit Susah Jalan, Normalkah?

Hamil 39 Minggu Selangkangan Sakit Buat Jalan: Normal atau Waspada?

Memasuki usia kehamilan 39 minggu, banyak ibu hamil mengalami rasa sakit atau tidak nyaman pada area selangkangan, terutama saat berjalan. Kondisi ini seringkali menimbulkan kekhawatiran mengenai normalitasnya atau apakah ini pertanda persalinan yang semakin dekat. Umumnya, nyeri selangkangan pada trimester akhir kehamilan, khususnya di usia 39 minggu, adalah hal yang wajar. Namun, penting untuk memahami penyebabnya dan kapan harus mencari bantuan medis.

Penyebab Selangkangan Sakit Saat Hamil 39 Minggu

Rasa sakit pada selangkangan ibu hamil 39 minggu dapat disebabkan oleh beberapa faktor alami yang terjadi seiring mendekatnya waktu persalinan. Pemahaman akan penyebab ini dapat membantu ibu hamil lebih tenang dan mengetahui langkah penanganan yang tepat.

Pengaruh Hormon Relaksin

Tubuh memproduksi hormon relaksin dalam jumlah yang lebih tinggi menjelang persalinan. Hormon ini berfungsi untuk melunakkan ligamen (jaringan ikat) pada sendi-sendi panggul. Tujuannya adalah agar panggul menjadi lebih lentur dan fleksibel, mempersiapkan jalan lahir bagi bayi. Meskipun penting untuk persalinan, pelunakan ligamen ini bisa menyebabkan sendi menjadi kurang stabil dan menimbulkan rasa nyeri pada area selangkangan, panggul, atau punggung bawah.

Tekanan Kepala Bayi

Pada usia kehamilan 39 minggu, bayi umumnya sudah mulai turun ke posisi panggul (engagemen) sebagai persiapan untuk dilahirkan. Posisi kepala bayi yang menekan saraf dan sendi di area panggul dan selangkangan dapat menyebabkan sensasi nyeri, tekanan, atau bahkan rasa seperti tersetrum. Tekanan ini semakin intens saat ibu berjalan atau mengubah posisi.

Perubahan Postur Tubuh

Pertumbuhan rahim dan bayi yang semakin besar mengubah pusat gravitasi tubuh ibu hamil. Hal ini seringkali menyebabkan perubahan postur tubuh, seperti condong ke belakang, untuk menyeimbangkan beban. Perubahan postur tersebut dapat memberikan tekanan ekstra pada sendi-sendi panggul dan ligamen di area selangkangan, memicu rasa sakit saat bergerak atau berdiri lama.

Kapan Harus Waspada Terhadap Nyeri Selangkangan Saat Hamil 39 Minggu?

Meskipun nyeri selangkangan umumnya normal, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Ibu hamil perlu segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami:

  • Nyeri selangkangan yang sangat parah dan terus-menerus, tidak membaik dengan istirahat.
  • Nyeri yang disertai dengan demam, kedinginan, atau rasa tidak enak badan.
  • Nyeri selangkangan yang disertai flek darah banyak atau pendarahan.
  • Keluarnya cairan ketuban dari vagina (pecah ketuban).
  • Kesulitan berjalan atau menggerakkan kaki secara signifikan.

Gejala-gejala tersebut bisa menjadi indikasi Symphysis Pubis Dysfunction (SPD), yaitu kondisi di mana sendi simfisis pubis (sendi di bagian depan panggul) terlalu longgar atau tidak sejajar, atau masalah kesehatan lain yang memerlukan penanganan medis.

Cara Mengatasi Sakit Selangkangan Saat Hamil 39 Minggu agar Nyaman Berjalan

Untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat sakit selangkangan dan memudahkan aktivitas berjalan, beberapa langkah dapat dilakukan:

  • Kompres Air Hangat: Menempelkan kompres air hangat pada area selangkangan dapat membantu meredakan ketegangan otot dan nyeri.
  • Ubah Posisi: Hindari berdiri atau duduk terlalu lama dalam satu posisi. Cobalah untuk sering mengubah posisi tubuh dan beristirahat.
  • Gunakan Penyangga Perut (Belly Band): Penyangga perut atau penyangga panggul dapat membantu menyokong perut dan mengurangi tekanan pada ligamen panggul, sehingga mengurangi nyeri selangkangan.
  • Istirahat Cukup: Memberikan tubuh waktu untuk beristirahat sangat penting untuk pemulihan dan mengurangi rasa sakit.
  • Olahraga Ringan: Lakukan olahraga ringan yang aman untuk ibu hamil, seperti jalan kaki santai atau berenang. Aktivitas ini dapat membantu memperkuat otot-otot penopang dan menjaga fleksibilitas.
  • Hindari Gerakan Tiba-tiba: Bergeraklah perlahan dan hindari gerakan memutar atau membungkuk secara mendadak.
  • Posisikan Tidur yang Benar: Tidur miring dengan bantal di antara lutut dapat membantu menyelaraskan panggul dan mengurangi tekanan pada selangkangan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis

Sakit selangkangan saat hamil 39 minggu adalah keluhan yang umum terjadi, seringkali disebabkan oleh hormon relaksin dan tekanan kepala bayi pada panggul. Kondisi ini merupakan bagian dari proses alami tubuh dalam mempersiapkan persalinan. Penanganan mandiri seperti kompres hangat, istirahat cukup, dan penggunaan penyangga perut dapat membantu meringankan ketidaknyamanan.

Namun, sangat penting untuk tidak mengabaikan gejala yang tidak biasa atau nyeri yang sangat parah. Jika nyeri selangkangan disertai pendarahan, pecah ketuban, atau nyeri yang tak tertahankan, segera konsultasikan dengan dokter atau bidan. Melakukan pemeriksaan rutin dan berkonsultasi mengenai setiap keluhan kehamilan merupakan langkah bijak untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi. Halodoc menyediakan akses mudah untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan yang terpercaya.