Ad Placeholder Image

Hasil USG Anak Laki Laki: Ciri dan Akurasi Terbaca!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 Februari 2026

Hasil USG Anak Laki Laki: Ciri & Cara Membaca

Hasil USG Anak Laki Laki: Ciri dan Akurasi Terbaca!Hasil USG Anak Laki Laki: Ciri dan Akurasi Terbaca!

Memahami Hasil USG Anak Laki-Laki

Ultrasonografi (USG) adalah prosedur pencitraan medis yang umum digunakan selama kehamilan untuk memantau perkembangan janin. Salah satu aspek yang paling dinantikan dari USG adalah penentuan jenis kelamin bayi. Pada bayi laki-laki, hasil USG menunjukkan ciri-ciri khusus yang dapat diidentifikasi oleh dokter atau ahli radiologi.

Hasil USG anak laki-laki umumnya dapat dilihat mulai usia kehamilan 18-22 minggu, saat organ vital dan kelamin janin sudah cukup berkembang. Posisi janin juga memengaruhi kejelasan visualisasi. Jika janin berada dalam posisi kaki terbuka, identifikasi jenis kelamin akan lebih akurat.

Ciri-Ciri Hasil USG Bayi Laki-Laki

Berikut ini adalah beberapa ciri khas yang dapat dilihat pada hasil USG bayi laki-laki:

  • Turtle Sign (Tanda Kura-Kura): Istilah ini mengacu pada gambaran penis dan skrotum yang menonjol di antara kedua paha, menyerupai kepala kura-kura yang keluar dari cangkangnya. Ini adalah salah satu indikator paling jelas dari jenis kelamin laki-laki.
  • Dua Bulatan Kecil: Struktur berbentuk skrotum (buah zakar) yang kadang disertai penis yang terlihat jelas.
  • Sudut Genital (Nub Angle): Pada usia kehamilan yang lebih dini, dokter mungkin melihat tonjolan genital tubercle. Jika tonjolan ini mengarah ke atas dengan sudut lebih dari 30 derajat, kemungkinan besar janin adalah laki-laki.
  • Tanda Sagital: Jika terlihat takik ekor (caudal notch) yang mengarah ke atas pada pemeriksaan, kemungkinan besar janin adalah laki-laki.
  • Arah Urine: Kadang-kadang, aliran urine yang mengarah ke atas dapat menjadi indikasi jenis kelamin laki-laki.

Tingkat Akurasi USG dalam Menentukan Jenis Kelamin Laki-Laki

Akurasi USG untuk menentukan jenis kelamin laki-laki umumnya berkisar antara 80-90%. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi akurasi:

  • Posisi Bayi: Jika posisi bayi menyulitkan visualisasi alat kelamin, misalnya karena kaki yang menutupinya, hasil USG bisa kurang akurat.
  • Usia Kehamilan: USG yang dilakukan terlalu dini mungkin belum dapat memberikan gambaran yang jelas tentang alat kelamin bayi.
  • Faktor Lain: Tali pusat yang melintas di area genital juga dapat mengaburkan pandangan dan menyebabkan kesalahan interpretasi.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Hasil USG

Beberapa kondisi dapat menyebabkan perubahan pada hasil USG atau bahkan kesalahan dalam menginterpretasi jenis kelamin bayi. Salah satunya adalah posisi bayi saat pemeriksaan. Jika bayi berada dalam posisi yang tidak memungkinkan alat kelamin terlihat jelas, dokter mungkin kesulitan menentukan jenis kelamin dengan akurat.

Selain itu, tali pusat yang berada di antara kaki bayi juga dapat mengaburkan pandangan dan menyebabkan kesalahan interpretasi. Oleh karena itu, penting untuk diingat bahwa meskipun USG adalah alat yang berguna, hasilnya tidak selalu 100% akurat.

Kapan Waktu Terbaik Melakukan USG untuk Mengetahui Jenis Kelamin?

Waktu yang direkomendasikan untuk melakukan USG guna mengetahui jenis kelamin bayi adalah antara usia kehamilan 18 hingga 22 minggu. Pada usia ini, organ-organ bayi, termasuk alat kelamin, sudah cukup berkembang sehingga lebih mudah diidentifikasi melalui USG.

Melakukan USG pada usia kehamilan ini memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan melakukan USG pada usia kehamilan yang lebih muda. Dokter akan menggunakan ciri-ciri seperti “turtle sign” dan sudut genital untuk menentukan jenis kelamin bayi.

Apakah Hasil USG Laki-Laki Bisa Berubah?

Meskipun jarang terjadi, hasil USG yang menunjukkan jenis kelamin laki-laki bisa saja berubah. Salah satu penyebabnya adalah kesalahan interpretasi akibat posisi bayi atau faktor lainnya yang telah disebutkan sebelumnya.

Selain itu, tali pusat yang menutupi area genital juga bisa menyebabkan kesalahan dalam menentukan jenis kelamin. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan USG lanjutan jika ada keraguan atau ketidaksesuaian antara hasil USG dan perkembangan kehamilan.

Rekomendasi Halodoc

USG adalah alat penting dalam memantau perkembangan janin dan membantu menentukan jenis kelamin bayi. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, lakukan USG pada usia kehamilan yang direkomendasikan dan konsultasikan hasilnya dengan dokter kandungan. Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan pemeriksaan tambahan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan melalui aplikasi Halodoc.