
Herpangina: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah
Herpangina: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati & Mencegah

Herpangina Adalah: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan
Herpangina adalah infeksi virus yang sangat menular dan umumnya menyerang anak-anak, terutama mereka yang berusia antara 1 hingga 4 tahun. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi yang datang secara tiba-tiba dan munculnya lepuhan atau sariawan kecil yang terasa nyeri di bagian belakang mulut dan tenggorokan. Meskipun seringkali disamakan dengan flu Singapura, herpangina disebabkan oleh jenis virus yang sama, yaitu Coxsackievirus. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang herpangina, termasuk gejala, penyebab, cara penanganan, serta langkah-langkah pencegahannya.
Gejala Herpangina yang Perlu Diperhatikan
Gejala herpangina dapat bervariasi pada setiap anak, tetapi beberapa gejala umum yang sering muncul meliputi:
- Demam tinggi mendadak, yang bisa mencapai 41 derajat Celsius.
- Sakit tenggorokan yang parah dan rasa nyeri saat menelan makanan atau minuman.
- Munculnya bintik-bintik merah kecil yang kemudian berkembang menjadi lepuhan atau sariawan berwarna abu-abu dengan tepi kemerahan di area tenggorokan belakang, amandel, atau langit-langit mulut.
- Penurunan nafsu makan yang signifikan.
- Produksi air liur berlebihan atau seringkali disebut dengan ngiler.
Penyebab dan Cara Penularan Herpangina
Herpangina disebabkan oleh infeksi virus dari kelompok Coxsackievirus A atau B, serta beberapa jenis Enterovirus lainnya. Virus ini sangat mudah menular melalui beberapa cara, antara lain:
- Droplet atau percikan air liur yang keluar saat batuk atau bersin.
- Kontak langsung dengan air liur atau cairan dari lepuhan yang pecah.
- Kontaminasi melalui kotoran atau feses yang mengandung virus.
Lingkungan seperti sekolah dan tempat penitipan anak menjadi lokasi yang rentan terhadap penyebaran virus ini karena interaksi anak-anak yang intens.
Bagaimana Cara Mengobati Herpangina?
Pada umumnya, herpangina akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1 hingga 2 minggu. Pengobatan yang diberikan biasanya bersifat suportif untuk meringankan gejala yang timbul:
- Pemberian obat pereda demam dan nyeri, seperti asetaminofen atau ibuprofen, sesuai dosis yang dianjurkan dokter.
- Memastikan anak mendapatkan asupan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
- Memberikan makanan yang lunak dan mudah ditelan untuk mengurangi rasa sakit saat makan.
Langkah-Langkah Pencegahan Herpangina
Pencegahan herpangina sangat penting untuk meminimalkan risiko penularan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:
- Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah beraktivitas di luar rumah, setelah batuk atau bersin, dan sebelum makan.
- Menghindari berbagi alat makan atau minum dengan orang lain.
- Menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tempat-tempat yang sering digunakan oleh anak-anak.
Kapan Harus Segera Menemui Dokter?
Meskipun herpangina umumnya tidak berbahaya, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera. Segera konsultasikan dengan dokter jika anak mengalami:
- Dehidrasi, yang ditandai dengan尿减少 (BAE) atau mata cekung.
- Demam tinggi yang tidak kunjung turun meskipun sudah diberikan obat penurun panas.
- Gejala yang semakin memburuk dari waktu ke waktu.
Herpangina adalah penyakit yang umum terjadi pada anak-anak dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Dengan memahami gejala, penyebab, cara penanganan, dan pencegahannya, orang tua dapat lebih waspada dan memberikan perawatan yang tepat. Jika Anda memiliki kekhawatiran terkait kesehatan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan terpercaya.


