Ad Placeholder Image

Heterochromia: Kondisi Langka dengan Warna Mata Berbeda

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   30 Oktober 2025

Heterochromia membuat warna kedua mata berbeda, bisa alami atau akibat penyakit tertentu.

Heterochromia: Kondisi Langka dengan Warna Mata BerbedaHeterochromia: Kondisi Langka dengan Warna Mata Berbeda

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu melihat seseorang dengan warna mata berbeda antara kiri dan kanan? Kondisi ini disebut heterochromia, dan sering membuat banyak orang penasaran.

Meskipun tampak menawan, heterochromia sebenarnya bisa menandakan perbedaan genetik atau kondisi medis tertentu.

Karena itu, memahami apa yang menyebabkan heterochromia menjadi penting agar kamu tahu kapan kondisi ini tergolong normal dan kapan perlu pemeriksaan medis.

Apa Itu Heterochromia?

Heterochromia adalah kondisi ketika seseorang memiliki dua warna mata yang berbeda, baik sebagian maupun sepenuhnya.

Warna mata ditentukan oleh jumlah dan distribusi melanin, yakni pigmen yang memberi warna pada iris mata.

Secara medis, heterochromia dibagi menjadi dua kategori besar:

  • Kongenital (sejak lahir): Biasanya disebabkan oleh faktor genetik, mutasi, atau kelainan bawaan tertentu.
  • Didapat (acquired): Terjadi akibat cedera, peradangan, obat-obatan tertentu, atau penyakit yang memengaruhi iris.

Heterochromia bisa muncul tidak hanya pada manusia, tetapi juga pada hewan seperti kucing dan anjing.

Jenis-Jenis Heterochromia

Heterochromia memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan pola perbedaan warnanya. Berikut penjelasannya:

  1. Heterochromia lengkap (complete heterochromia)
    Kedua mata memiliki warna yang benar-benar berbeda, misalnya satu biru dan satu cokelat.
  2. Heterochromia sentral (central heterochromia)
    Terdapat dua warna dalam satu iris: bagian tengah (dekat pupil) memiliki warna berbeda dari bagian luar. Biasanya terlihat seperti “cincin” berwarna.
  3. Heterochromia sektoral (sectoral atau partial heterochromia)
    Sebagian kecil dari iris memiliki warna berbeda dari bagian lainnya, membentuk pola seperti bercak atau sektor.

Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), heterochromia sentral adalah tipe yang paling umum dan umumnya tidak berbahaya jika tidak disertai kelainan mata lainnya.

Apa Penyebab Heterochromia?

Heterochromia bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari genetik hingga kondisi medis tertentu. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Faktor Genetik
    • Mutasi gen yang memengaruhi produksi melanin bisa menyebabkan heterochromia bawaan.
    • Biasanya tidak menimbulkan gangguan penglihatan atau kesehatan mata.
  2. Kondisi Medis Tertentu
    • Sindrom Horner: Gangguan saraf yang memengaruhi salah satu sisi wajah dan dapat mengubah warna iris.
    • Neurofibromatosis: Penyakit genetik yang menyebabkan pertumbuhan tumor pada jaringan saraf, termasuk sekitar mata.
    • Waardenburg syndrome: Kelainan bawaan yang memengaruhi pigmentasi rambut, kulit, dan mata.
    • Trauma, operasi, atau beberapa penyakit mata dapat mengubah pigmen iris.
  3. Obat atau Cedera
    Beberapa obat glaukoma seperti prostaglandin analog (misalnya latanoprost) dapat menggelapkan warna iris dari waktu ke waktu. Cedera atau operasi mata juga bisa menyebabkan perubahan distribusi pigmen.

Sebagian besar kasus heterochromia bawaan tidak berbahaya, tetapi heterochromia yang muncul secara tiba-tiba perlu diperiksa oleh dokter mata karena bisa menjadi tanda penyakit serius.

Kamu mengalami masalah pada mata? Berikut Ini Daftar Dokter Spesialis Mata di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

Apakah Heterochromia Berbahaya?

Sebagian besar kasus heterochromia tidak berbahaya, terutama jika terjadi sejak lahir dan tidak disertai keluhan penglihatan.

Namun, heterochromia yang muncul setelah cedera, infeksi, atau penggunaan obat tertentu bisa menjadi tanda gangguan pada iris atau sistem saraf.

Beberapa kondisi medis yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Iritis (radang iris)
  • Melanoma okular (tumor pada iris)
  • Pigment dispersion syndrome, yaitu pelepasan pigmen dari iris ke bagian dalam mata yang bisa memicu glaukoma

Jika kamu mengalami perubahan warna mata secara tiba-tiba, disertai nyeri atau penglihatan kabur, segera konsultasikan ke dokter spesialis mata.

Bisakah Heterochromia Diobati atau Dicegah?

Kabar baiknya, heterochromia bawaan tidak memerlukan pengobatan karena tidak menimbulkan dampak pada fungsi penglihatan.

Namun, jika heterochromia muncul akibat penyakit atau cedera, maka penanganannya difokuskan pada penyebab utamanya.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Periksa rutin ke dokter mata, terutama jika warna mata berubah setelah cedera atau infeksi.
  • Hindari penggunaan obat mata tanpa resep dokter, karena beberapa obat dapat memengaruhi pigmentasi iris.
  • Gunakan pelindung mata saat beraktivitas yang berisiko tinggi (misalnya pekerjaan industri atau olahraga ekstrem).

Dalam kasus heterochromia akibat tumor atau peradangan, dokter mungkin merekomendasikan terapi obat, laser, atau pembedahan, tergantung pada penyebabnya.

Tidak ada cara pasti untuk mencegah heterochromia genetik, tetapi pemeriksaan genetik pada keluarga dengan riwayat kelainan pigmentasi bisa membantu deteksi dini.

Ketahui lebih dalam mengenai Apa Itu Penyakit Mata (Sakit Mata)? Gejala, Penyebab dan Pengobatannya berikut ini.

Kesimpulan

Heterochromia adalah kondisi ketika warna kedua mata berbeda karena variasi jumlah melanin pada iris. Meskipun tampak unik dan menarik, heterochromia bisa menjadi tanda adanya gangguan medis tertentu jika muncul secara tiba-tiba.

Jangan ragu untuk bicara dengan dokter spesialis mata di Halodoc jika perubahan warna terjadi di salah satu mata, terutama jika disertai nyeri, penglihatan kabur, atau peradangan.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2025. Heterochromia.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Heterochromia: Causes & Types.
Healthline. Diakses pada 2025. Central Heterochromia: Definition, Causes, and Types.
Medical News Today. Diakses pada 2025. Central heterochromia (two different eye colors).