Hidrokel: Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasinya

Mengenal Hidrokel: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya
Hidrokel merupakan kondisi pembengkakan pada skrotum atau kantong buah zakar. Pembengkakan ini terjadi akibat penumpukan cairan serosa, yakni cairan bening dan encer, di sekitar testis.
Kondisi hidrokel sering ditemukan pada bayi baru lahir dan umumnya akan sembuh secara spontan dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan. Namun, pada orang dewasa, hidrokel dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti cedera, peradangan, atau infeksi.
Meskipun seringkali tidak menimbulkan rasa sakit, hidrokel dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau sensasi berat pada area skrotum. Pemahaman yang tepat mengenai kondisi ini penting untuk penanganan yang efektif.
Definisi Hidrokel
Hidrokel adalah kondisi medis yang ditandai dengan akumulasi cairan di dalam selaput tipis yang mengelilingi testis, dikenal sebagai tunika vaginalis. Penumpukan cairan ini menyebabkan skrotum membesar atau membengkak.
Cairan yang menumpuk bersifat bening dan umumnya tidak berbahaya. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu testis atau keduanya, meskipun lebih sering terjadi hanya pada satu sisi.
Gejala Hidrokel
Gejala utama hidrokel adalah pembengkakan pada skrotum yang tidak nyeri. Ukuran pembengkakan bisa bervariasi, dari kecil hingga cukup besar.
Pembengkakan ini seringkali terasa lembut saat disentuh dan tidak menyebabkan rasa sakit yang signifikan. Meskipun demikian, penderitanya dapat merasakan sensasi berat atau tidak nyaman pada skrotum yang membengkak.
Pada beberapa kasus, ukuran pembengkakan bisa fluktuatif, membesar di siang hari dan berkurang saat berbaring. Gejala ini perlu perhatian khusus untuk penentuan jenis hidrokel.
Penyebab dan Jenis Hidrokel
Penyebab hidrokel bervariasi tergantung pada usia penderitanya. Secara umum, hidrokel dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu hidrokel kongenital dan hidrokel didapat.
Hidrokel Kongenital (Pada Bayi Baru Lahir)
Hidrokel kongenital terjadi karena adanya kegagalan penutupan saluran antara rongga perut dan skrotum, yang disebut processus vaginalis. Saluran ini seharusnya menutup setelah testis turun ke skrotum.
Jika saluran ini tetap terbuka, cairan dari rongga perut dapat mengalir ke skrotum, menyebabkan hidrokel komunikan. Jika saluran menutup tetapi cairan terperangkap di dalam skrotum, itu disebut hidrokel non-komunikan.
Jenis ini umum pada bayi baru lahir dan biasanya sembuh sendiri seiring waktu. Prosesus vaginalis umumnya akan menutup secara spontan.
Hidrokel Didapat (Pada Orang Dewasa)
Pada orang dewasa, hidrokel didapat terjadi tanpa adanya processus vaginalis yang terbuka. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor.
Penyebab umum meliputi cedera pada skrotum atau area selangkangan, peradangan akibat kondisi seperti epididimitis atau orkitis, dan infeksi pada testis atau saluran reproduksi. Selain itu, kondisi medis seperti tumor testis atau varikokel juga dapat memicu terjadinya hidrokel.
Kadang-kadang, hidrokel pada orang dewasa tidak memiliki penyebab yang jelas, disebut sebagai hidrokel idiopatik.
Diagnosis Hidrokel
Diagnosis hidrokel biasanya dimulai dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Dokter akan memeriksa skrotum untuk memastikan ukuran, bentuk, dan konsistensi pembengkakan.
Metode transiluminasi sering digunakan, yaitu penyinaran skrotum dengan senter. Jika pembengkakan adalah hidrokel, cahaya akan melewati cairan dan membuat skrotum tampak bercahaya.
Untuk kasus yang lebih kompleks atau untuk menyingkirkan kondisi lain seperti hernia atau tumor testis, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan USG skrotum. USG dapat memberikan gambaran detail struktur di dalam skrotum.
Pilihan Pengobatan Hidrokel
Pengobatan hidrokel bervariasi tergantung pada jenis, ukuran, dan gejala yang dialami penderita. Beberapa pilihan penanganan tersedia untuk kondisi ini.
Observasi
Untuk hidrokel pada bayi baru lahir, dokter seringkali memilih untuk mengobservasi kondisi tersebut. Mayoritas hidrokel kongenital akan sembuh secara spontan dalam 6 hingga 12 bulan pertama kehidupan.
Observasi juga dapat diterapkan pada hidrokel kecil pada orang dewasa yang tidak menimbulkan gejala atau rasa tidak nyaman. Penanganan akan dipertimbangkan jika ukuran membesar atau mulai mengganggu aktivitas.
Prosedur Bedah (Hidrokelektomi)
Hidrokelektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat kantung hidrokel dan mengeringkan cairannya. Prosedur ini diindikasikan untuk hidrokel yang tidak sembuh spontan pada bayi setelah satu tahun atau hidrokel pada orang dewasa yang menimbulkan gejala.
Operasi ini juga diperlukan jika hidrokel menyebabkan rasa sakit, ketidaknyamanan signifikan, atau kecurigaan adanya kondisi serius lainnya. Biasanya dilakukan dengan membuat sayatan kecil di skrotum atau area selangkangan.
Aspirasi Cairan
Aspirasi cairan melibatkan penyedotan cairan hidrokel menggunakan jarum. Prosedur ini dapat memberikan kelegaan sementara dari pembengkakan.
Namun, aspirasi cairan seringkali bukan solusi jangka panjang karena cairan dapat menumpuk kembali. Metode ini umumnya digunakan untuk penderita yang tidak dapat menjalani operasi atau sebagai penanganan sementara.
Pencegahan Hidrokel
Pencegahan hidrokel kongenital pada bayi baru lahir tidak dapat dilakukan karena kondisi ini berkaitan dengan perkembangan janin. Namun, risiko hidrokel didapat pada orang dewasa dapat diminimalisir.
Upaya pencegahan meliputi menghindari cedera pada area skrotum, misalnya dengan menggunakan pelindung saat berolahraga. Selain itu, segera tangani infeksi atau peradangan pada testis dan epididimis untuk mencegah komplikasi.
Menjalankan pemeriksaan kesehatan rutin dan berkonsultasi dengan dokter mengenai setiap perubahan pada skrotum juga merupakan langkah penting.
Rekomendasi Medis Melalui Halodoc
Jika mengalami pembengkakan pada skrotum atau gejala lain yang mengkhawatirkan, segera lakukan konsultasi medis. Diagnosis dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan memastikan kesehatan reproduksi optimal.
Dapatkan informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya serta rekomendasi penanganan terbaik dengan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis melalui aplikasi Halodoc. Tim medis profesional Halodoc siap membantu memberikan panduan medis yang tepat.



