Ad Placeholder Image

Hidrops Fetalis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Hidrops Fetalis: Penyebab, Gejala, & Dampaknya

Hidrops Fetalis: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiHidrops Fetalis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Hidrops Fetalis Adalah: Definisi dan Informasi Penting

Hidrops fetalis adalah kondisi serius yang terjadi ketika cairan berlebihan menumpuk di dalam tubuh janin. Penumpukan cairan ini dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, seperti perut, paru-paru, jantung, dan jaringan di bawah kulit, menyebabkan pembengkakan (edema) yang parah. Kondisi ini merupakan komplikasi serius yang sering kali menandakan adanya masalah kesehatan yang mendasarinya pada janin.

Jenis-Jenis Hidrops Fetalis

Terdapat dua jenis utama hidrops fetalis, yaitu:

  • Hidrops Fetalis Imun (IHF): Jenis ini disebabkan oleh inkompatibilitas golongan darah antara ibu dan janin, khususnya perbedaan Rhesus (Rh). Ketika ibu Rh-negatif mengandung bayi Rh-positif, tubuh ibu dapat menghasilkan antibodi yang menyerang sel darah merah janin, menyebabkan anemia berat dan hidrops fetalis.
  • Hidrops Fetalis Non-Imun (HFN): Jenis ini lebih umum daripada IHF dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk masalah jantung atau paru-paru pada janin, infeksi, kelainan genetik, atau anemia pada janin yang bukan disebabkan oleh inkompatibilitas Rh.

Gejala Hidrops Fetalis

Hidrops fetalis dapat dideteksi selama kehamilan melalui pemeriksaan USG. Beberapa tanda dan gejala yang mungkin terlihat meliputi:

  • Penumpukan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura).
  • Penumpukan cairan di perut (ascites).
  • Pembengkakan jaringan di bawah kulit (edema).
  • Pembesaran jantung (kardiomegali).
  • Peningkatan jumlah cairan ketuban (polihidramnion).

Penyebab Hidrops Fetalis

Seperti yang telah disebutkan, penyebab hidrops fetalis dapat bervariasi. Berikut adalah beberapa penyebab umum HFN:

  • Masalah Jantung atau Paru-Paru: Kelainan struktural atau fungsional pada jantung atau paru-paru janin dapat menyebabkan gangguan sirkulasi dan penumpukan cairan.
  • Infeksi: Infeksi tertentu pada ibu selama kehamilan, seperti parvovirus B19 atau TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, herpes simplex), dapat menyebabkan hidrops fetalis pada janin.
  • Kelainan Genetik: Beberapa kelainan genetik, seperti sindrom Turner atau trisomi 21 (Down syndrome), dapat meningkatkan risiko hidrops fetalis.
  • Anemia Janin: Anemia berat pada janin, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor selain inkompatibilitas Rh, juga dapat menyebabkan hidrops fetalis.

Pengobatan Hidrops Fetalis

Pengobatan hidrops fetalis tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi. Dalam beberapa kasus, pengobatan mungkin dilakukan saat janin masih berada dalam kandungan. Pilihan pengobatan dapat meliputi:

  • Transfusi Darah Janin: Jika hidrops fetalis disebabkan oleh anemia, transfusi darah dapat diberikan kepada janin untuk meningkatkan jumlah sel darah merah.
  • Drainase Cairan: Jika terdapat penumpukan cairan yang signifikan di sekitar paru-paru atau perut janin, dokter mungkin melakukan prosedur untuk mengeluarkan cairan tersebut.
  • Pengobatan untuk Ibu: Jika hidrops fetalis disebabkan oleh infeksi pada ibu, pengobatan akan diberikan untuk mengatasi infeksi tersebut.

Dalam beberapa kasus, kelahiran prematur mungkin diperlukan jika kondisi janin memburuk. Setelah lahir, bayi mungkin memerlukan perawatan intensif, termasuk dukungan pernapasan dan pengobatan untuk mengatasi masalah yang mendasarinya.

Pencegahan Hidrops Fetalis

Tidak semua kasus hidrops fetalis dapat dicegah, tetapi ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko. Vaksinasi rubella sebelum kehamilan dapat mencegah infeksi rubella, yang dapat menyebabkan hidrops fetalis. Wanita dengan Rh-negatif harus menerima suntikan Rh immunoglobulin (RhoGAM) selama kehamilan dan setelah melahirkan jika bayi mereka Rh-positif. Hal ini dapat mencegah IHF.

Penting untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan berkonsultasi dengan dokter jika ada kekhawatiran tentang kesehatan janin. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan hidrops fetalis.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika sedang hamil dan memiliki kekhawatiran mengenai kondisi kehamilan atau janin, segera konsultasikan dengan dokter kandungan. Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan hidrops fetalis dan komplikasi kehamilan lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kehamilan dan kesehatan janin, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan di Halodoc. Dengan penanganan yang tepat, diharapkan kehamilan dapat berjalan lancar dan bayi lahir sehat.