Ad Placeholder Image

Hormon yang Memengaruhi Siklus Menstruasi

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG   29 Agustus 2025

Hormon FSH memicu folikel berkembang, sedangkan estrogen menebalkan dinding rahim.

Hormon yang Memengaruhi Siklus MenstruasiHormon yang Memengaruhi Siklus Menstruasi

DAFTAR ISI


Siklus menstruasi adalah proses biologis bulanan yang dialami setiap wanita dalam usia reproduksi. Proses ini dikendalikan oleh berbagai hormon yang bekerja secara teratur.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah hormon yang memicu berkembangnya folikel dan penebalan dinding rahim secara berturut-turut adalah FSH (Follicle Stimulating Hormone) dan estrogen.

Supaya lebih paham, yuk kita bahas bagaimana kedua hormon ini bekerja bersama hormon lainnya.

Hormon yang Memicu Folikel dan Penebalan Rahim

Hormon-hormon ini yaitu:

  • FSH (Follicle Stimulating Hormone) → memicu perkembangan folikel di ovarium.
  • Estrogen → merangsang penebalan dinding rahim (endometrium) agar siap menerima sel telur yang dibuahi.

Kedua hormon ini bekerja secara berurutan di awal siklus menstruasi, mempersiapkan tubuh untuk kemungkinan kehamilan.

Bagaimana Proses Menstruasi Terjadi?

Proses menstruasi melibatkan serangkaian perubahan hormon:

  1. FSH meningkat → merangsang folikel telur di ovarium.
  2. Estrogen meningkat → menebalkan endometrium agar kaya nutrisi.
  3. LH melonjak → memicu ovulasi, yaitu pelepasan sel telur ke tuba falopi.
  4. Progesteron meningkat → menjaga endometrium tetap stabil untuk mendukung kehamilan.
  5. Jika tidak ada pembuahan, kadar estrogen & progesteron turun → endometrium luruh → menstruasi dimulai.

Peran Hormon dalam Siklus Menstruasi

Empat hormon utama yang mengatur menstruasi adalah:

  • FSH → merangsang perkembangan folikel.
  • Estrogen → menebalkan dinding rahim.
  • LH (Luteinizing Hormone) → memicu ovulasi.
  • Progesteron → menjaga lapisan rahim tetap utuh bila terjadi pembuahan.

Jika siklus terganggu (misalnya saat perimenopause), telur bisa tidak berkembang baik, estrogen rendah, dan tidak terjadi ovulasi. Kondisi ini dikenal sebagai siklus anovulasi.

Mengalami masalah selama menstruasi? Saatnya Konsultasi ke Dokter Spesialis Obgyn di Halodoc berikut ini.

Tips Tetap Sehat saat Menstruasi

Meski menstruasi sering membuat tubuh tidak fit, kamu bisa tetap sehat dengan beberapa langkah berikut:

  1. Olahraga ringan → jalan santai, yoga, atau berenang untuk mengurangi kram.
  2. Gunakan bantalan pemanas → membantu meredakan nyeri perut.
  3. Cukupi cairan tubuh → minum 8–10 gelas air sehari untuk mengurangi kembung.

Pahami juga informasi seputar Menstruasi (Haid) – Siklus, Gejala, Gangguan, Informasi Lengkapnya berikut ini.

Kesimpulan

Singkatnya, hormon yang memicu berkembangnya folikel dan penebalan dinding rahim secara berturut-turut adalah FSH dan estrogen.

FSH bekerja merangsang folikel di ovarium, sementara estrogen menyiapkan dinding rahim agar siap menerima sel telur. Siklus ini terus berulang sebagai bagian dari sistem reproduksi wanita.

Kalau kamu sering mengalami menstruasi tidak teratur atau ingin tahu lebih banyak soal kesehatan reproduksi, konsultasikan langsung dengan dokter spesialis obgyn di aplikasi Halodoc.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Menstrual Cycle.
Healthline. Diakses pada 2025. Stages of the Menstrual Cycle.
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Menstrual cycle: What’s normal, what’s not.