Ad Placeholder Image

Ibu Hamil Boleh Makan Cumi: Rendah Merkuri, Baik Janin

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   06 Mei 2026

Ibu Hamil Makan Cumi? Boleh Kok, Tinggi Nutrisi!

Ibu Hamil Boleh Makan Cumi: Rendah Merkuri, Baik JaninIbu Hamil Boleh Makan Cumi: Rendah Merkuri, Baik Janin

Ibu Hamil Apakah Boleh Makan Cumi? Pahami Manfaat dan Batasannya

Kekhawatiran seputar makanan selama kehamilan sering muncul, termasuk pertanyaan mengenai konsumsi cumi. Cumi adalah hidangan laut yang populer dan memiliki kandungan nutrisi yang beragam. Penting untuk mengetahui apakah cumi aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan bagaimana cara menikmatinya dengan benar.

Secara umum, ibu hamil boleh mengonsumsi cumi. Hidangan laut ini dikenal rendah merkuri, sehingga menjadikannya pilihan yang lebih aman dibandingkan beberapa jenis ikan besar lainnya. Namun, ada beberapa syarat dan batasan yang perlu diperhatikan untuk memastikan keamanan dan manfaat optimal bagi kesehatan ibu serta perkembangan janin.

Manfaat Cumi untuk Ibu Hamil

Cumi menawarkan berbagai nutrisi penting yang mendukung kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan janin. Kandungan gizi dalam cumi menjadikannya pilihan makanan yang bernutrisi jika dikonsumsi dengan tepat.

  • Sumber Protein Berkualitas Tinggi

Protein esensial sangat dibutuhkan selama kehamilan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, baik ibu maupun janin. Cumi menyediakan protein lengkap yang mendukung pertumbuhan sel-sel baru dan perkembangan organ janin.

  • Zat Besi untuk Mencegah Anemia

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil, yang berisiko memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Cumi merupakan sumber zat besi yang baik, membantu produksi sel darah merah dan mencegah risiko anemia defisiensi besi.

  • Omega-3 (DHA) untuk Perkembangan Janin

Asam lemak omega-3, khususnya DHA (Docosahexaenoic Acid), sangat krusial untuk perkembangan otak, mata, dan sistem saraf janin. Mengonsumsi cumi dapat membantu memenuhi kebutuhan DHA, mendukung fungsi kognitif dan penglihatan bayi.

  • Kandungan Vitamin dan Mineral Lainnya

Selain itu, cumi juga mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, B12, C, dan asam folat, serta mineral penting seperti kalsium. Nutrisi ini berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, metabolisme energi, dan pembentukan tulang serta gigi janin.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ibu Hamil Makan Cumi

Meskipun cumi kaya manfaat, ada beberapa pedoman penting yang harus diikuti oleh ibu hamil untuk memastikan konsumsi yang aman dan sehat.

  • Memasak Cumi Hingga Matang Sempurna

Keamanan pangan adalah prioritas utama selama kehamilan. Cumi harus dimasak benar-benar matang. Hindari mengonsumsi cumi mentah atau setengah matang, seperti pada sushi atau sashimi, untuk mencegah risiko kontaminasi bakteri atau parasit yang dapat membahayakan ibu dan janin.

  • Konsumsi dalam Porsi Wajar

Cumi mengandung kolesterol. Meskipun tubuh membutuhkan kolesterol dalam jumlah tertentu, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi cumi dalam porsi yang wajar dan tidak terlalu sering.

  • Perhatikan Riwayat Alergi dan Kolesterol

Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat alergi terhadap makanan laut, sebaiknya hindari cumi atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Ibu dengan riwayat kolesterol tinggi juga perlu lebih berhati-hati dan membatasi asupan cumi agar tidak memperburuk kondisi kesehatan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Cumi dapat menjadi bagian dari diet sehat ibu hamil, asalkan disiapkan dan dikonsumsi dengan bijak. Kandungan protein, zat besi, dan omega-3 yang rendah merkuri menjadikannya pilihan yang baik untuk mendukung nutrisi kehamilan dan perkembangan janin.

Halodoc merekomendasikan ibu hamil untuk selalu memastikan cumi dimasak hingga matang sempurna dan dikonsumsi dalam porsi yang moderat. Apabila memiliki riwayat alergi makanan laut atau kadar kolesterol tinggi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memasukkan cumi ke dalam menu makanan sehari-hari. Pemantauan nutrisi yang tepat selama kehamilan sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin yang optimal.