Ad Placeholder Image

Ibu, Kenali Penyebab Bayi Berkeringat saat Menyusu

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026
Ibu, Kenali Penyebab Bayi Berkeringat saat MenyusuIbu, Kenali Penyebab Bayi Berkeringat saat Menyusu

DAFTAR ISI


Melihat bayi berkeringat deras saat sedang menyusu atau tidur lelap sering kali membuat para orang tua, terutama ibu baru, merasa khawatir. Muncul pertanyaan di benak, apakah bayi merasa terlalu panas, ataukah ada kondisi medis tertentu yang mendasarinya? Sebagai apoteker, saya sering menerima pertanyaan mengenai produk apa yang aman untuk mengatasi biang keringat atau sekadar memastikan kondisi bayi tetap optimal dalam situasi ini.

Penting untuk dipahami bahwa bayi memiliki mekanisme pengaturan suhu tubuh yang belum sempurna layaknya orang dewasa. Kelenjar keringat mereka, terutama di area kepala, bekerja sangat aktif sebagai respons terhadap panas. Aktivitas menyusu sendiri sebenarnya merupakan sebuah “kerja keras” bagi bayi yang melibatkan koordinasi otot rahang dan isapan yang kuat, sehingga wajar jika suhu tubuhnya meningkat. Begitu pula saat tidur, fase tidur dalam (deep sleep) pada bayi sering kali disertai dengan keluarnya keringat yang cukup banyak.

Meskipun sebagian besar kasus bersifat fisiologis atau normal, orang tua tetap perlu waspada dan menyediakan perlengkapan serta nutrisi pendukung untuk menjaga kesehatan kulit dan daya tahan tubuh bayi. Mengelola lingkungan yang sejuk dan memastikan asupan vitamin harian adalah langkah preventif yang sangat baik untuk mencegah iritasi kulit akibat keringat berlebih.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang dapat membantu mendukung kenyamanan bayi dan ibu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Kesehatan Bayi dan Ibu yang Ampuh

Ketika bayi sering berkeringat, kulitnya menjadi lebih rentan terhadap iritasi atau ruam. Selain itu, pemantauan suhu tubuh yang akurat sangat penting untuk membedakan antara keringat normal dan demam. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang telah teruji kualitasnya:

1. Lactacyd Baby Gentle Care 60 ml

Lactacyd Baby Gentle Care mengandung bahan aktif utama Lactic Acid dan Lactoserum yang berasal dari ekstrak susu. Produk ini bekerja dengan cara menjaga keseimbangan pH alami kulit bayi yang cenderung asam, sehingga membentuk lapisan pelindung alami terhadap bakteri merugikan.

Manfaat utamanya adalah membersihkan kulit bayi dengan sangat lembut sekaligus mencegah serta membantu mengatasi iritasi ringan seperti biang keringat (miliaria) yang sering muncul akibat keringat berlebih saat tidur atau menyusu. Sabun ini tidak mengandung busa berlebih dan sangat aman untuk kulit sensitif.

Dosis dan aturan pakai:

  • Untuk mandi sehari-hari: Encerkan 2-3 sendok teh ke dalam wadah mandi bayi.
  • Untuk mengatasi ruam/biang keringat: Gunakan secara langsung seperti sabun cair pada area yang bermasalah, diamkan sejenak, lalu bilas hingga bersih.

Produk ini termasuk kategori produk perawatan tubuh bayi yang aman digunakan setiap hari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lactacyd Baby Gentle Care 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Prove D3 Drops 12.5 ml

Prove D3 Drops mengandung Cholecalciferol atau Vitamin D3 murni. Vitamin D3 berperan krusial dalam membantu penyerapan kalsium dan fosfor di usus, yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Selain itu, Vitamin D3 juga mendukung sistem imun tubuh agar bayi tidak mudah sakit meski sering terpapar suhu lembap akibat keringat.

Keringat berlebih terkadang sering dikaitkan secara turun-temurun dengan defisiensi vitamin tertentu, meski secara medis bayi baru lahir memang dianjurkan mendapatkan suplementasi Vitamin D3 karena asupan dari ASI saja terkadang belum mencukupi kebutuhan harian (400 IU).

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi 0-12 bulan: 1 tetes (400 IU) per hari atau sesuai anjuran dokter.
  • Dapat diteteskan langsung ke mulut bayi atau dicampurkan ke dalam susu/makanan.

Suplemen ini tersedia secara bebas di apotek. Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Prove D3 Drops 12.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengurangi Keringat Berlebih pada Bayi
  1. Gunakan pakaian berbahan katun yang tipis dan menyerap keringat.
  2. Pastikan suhu ruangan berada di kisaran 24-26 derajat Celcius dengan sirkulasi udara yang baik.
  3. Hindari penggunaan bedong yang terlalu kencang atau berlapis-lapis saat cuaca panas.

3. Bebe Roosie Telon Cream 60 g

Bebe Roosie Telon Cream adalah inovasi minyak telon dalam bentuk krim yang diperkaya dengan minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa, serta tambahan ekstrak lavender dan olive oil. Kandungan lavender di dalamnya berfungsi sebagai anti-nyamuk alami, sementara olive oil menjaga kelembapan kulit bayi.

Berbeda dengan minyak telon cair yang terkadang terasa lengket saat bayi berkeringat, bentuk krim ini lebih cepat meresap dan tidak meninggalkan rasa gerah. Produk ini memberikan rasa hangat yang pas untuk mencegah perut kembung dan membantu bayi tidur lebih nyenyak dengan aroma yang menenangkan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan secara merata pada bagian perut, dada, punggung, dan telapak kaki bayi setelah mandi atau saat udara terasa dingin.

Produk ini tergolong produk herbal/perawatan luar. Perhatikan jika muncul kemerahan pada bayi dengan kulit hipersensitif.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Bebe Roosie Telon Cream 60 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Termometer Digital Omron MC-246

Keringat pada bayi seringkali membuat orang tua bertanya-tanya, “Apakah dia gerah atau demam?”. Termometer Digital Omron MC-246 adalah alat kesehatan yang wajib dimiliki di rumah. Alat ini menawarkan akurasi tinggi untuk pengukuran suhu melalui mulut, rektal, maupun ketiak.

Manfaat utamanya adalah memberikan kepastian medis bagi orang tua. Jika bayi berkeringat namun suhu tubuhnya berada di rentang normal (36,5 – 37,5 derajat Celcius), maka kemungkinan besar hal tersebut adalah normal. Namun jika suhu di atas 38 derajat Celcius, maka keringat tersebut bisa jadi merupakan mekanisme tubuh menurunkan demam.

Cara penggunaan:

  • Nyalakan alat, letakkan ujung sensor di area yang diinginkan (disarankan ketiak untuk bayi).
  • Tunggu hingga alarm berbunyi tanda pengukuran selesai.

Pastikan untuk membersihkan ujung sensor dengan alkohol sebelum dan sesudah penggunaan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Termometer Digital Omron MC-246 di Toko Kesehatan Halodoc

5. Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold 60 Kapsul

Kesehatan bayi yang menyusu sangat bergantung pada kualitas nutrisi ibunya. Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold mengandung 17 nutrisi esensial termasuk asam folat, zat besi, kalsium, dan DHA yang tinggi. Nutrisi ini membantu memastikan bayi mendapatkan asupan mineral yang hilang bersama keringat melalui ASI yang berkualitas.

Manfaatnya tidak hanya untuk bayi, tapi juga menjaga stamina ibu agar tidak mudah lelah saat proses menyusu yang melelahkan. Kandungan minyak ikan (DHA) di dalamnya sangat baik untuk perkembangan otak dan indra penglihatan bayi yang sedang tumbuh pesat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa/Ibu Menyusui: 2 kapsul setiap hari setelah makan atau sesuai petunjuk dokter.

Suplemen ini aman dikonsumsi jangka panjang selama masa menyusui untuk mendukung kesehatan ibu dan anak.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold di Toko Kesehatan Halodoc

Waspadai Tanda Dehidrasi pada Bayi
  1. Ubun-ubun terlihat cekung.
  2. Popok tetap kering dalam waktu lebih dari 6 jam.
  3. Bayi terlihat sangat lemas atau sangat rewel.

Kapan Harus Khawatir dengan Keringat Bayi?

Meski berkeringat adalah hal lumrah, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian lebih intensif dari orang tua.

1. Tanda Infeksi atau Demam

Jika keringat disertai dengan peningkatan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius, batuk, atau pilek, ini bisa menandakan adanya infeksi. Keringat muncul karena tubuh sedang berusaha mendinginkan diri dari panas internal akibat peradangan.

2. Gangguan Jantung Bawaan

Keringat yang sangat deras hanya saat menyusu, disertai dengan napas cepat, kebiruan di bibir, dan berat badan yang sulit naik, perlu diwaspadai sebagai gejala gangguan jantung. Dalam kondisi ini, jantung bayi bekerja terlalu keras untuk memompa darah saat ia melakukan aktivitas menyusu.

3. Sleep Apnea

Jika bayi berkeringat saat tidur dan sering terbangun dengan suara mendengkur atau tersedak, segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan tidak ada hambatan pada saluran napasnya.

Studi Mengenai Keringat pada Bayi

Pediatrics Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa mekanisme termoregulasi pada bayi memang belum matang secara neurologis hingga usia beberapa bulan. Bayi memiliki kepadatan kelenjar keringat yang lebih tinggi per sentimeter persegi dibandingkan orang dewasa, terutama di area dahi dan kulit kepala.

Studi tersebut menegaskan bahwa berkeringat saat tidur dalam (deep sleep) adalah fenomena fisiologis yang berkaitan dengan transisi siklus tidur. Selama periode ini, sistem saraf otonom bayi bekerja lebih aktif, yang memicu produksi keringat meskipun suhu lingkungan relatif stabil.

Jika kamu merasa keringat bayi diikuti dengan gejala lain yang tidak biasa, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Jangan menunda jika bayi terlihat sesak atau kesulitan menyusu.

Kamu bisa mendapatkan berbagai vitamin dan beli obat online di Halodoc untuk menjaga kesehatan si kecil dan ibu. Pastikan produk yang kamu beli 100% asli dan praktis karena diantar langsung ke rumah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Baby night sweats: Is it normal?.
Healthline. Diakses pada 2026. Why Do Babies Sweat While Nursing?.
What to Expect. Diakses pada 2026. Baby Sweating: Why It Happens and When to Worry.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Panduan Praktis Perawatan Bayi Baru Lahir.

FAQ

1. Kenapa kepala bayi sering berkeringat saat menyusu?

Karena menyusu adalah aktivitas fisik yang berat bagi bayi dan adanya kontak kulit ke kulit dengan ibu yang menyalurkan panas tambahan. Selain itu, kelenjar keringat paling aktif di kepala.

2. Apakah normal jika baju bayi basah kuyup karena keringat saat tidur?

Umumnya normal selama bayi tidak demam, tetap ceria saat bangun, dan tidak sesak napas. Pastikan sirkulasi udara di kamar bayi cukup baik.

3. Vitamin apa yang bagus untuk kulit bayi yang sering berkeringat?

Vitamin D3 sangat baik untuk mendukung daya tahan tubuh secara keseluruhan, sedangkan penggunaan sabun dengan pH seimbang seperti Lactacyd sangat disarankan untuk menjaga kesehatan lapisan kulit luar.

4. Bolehkah bayi yang berkeringat langsung dimandikan?

Sebaiknya tunggu hingga keringatnya mengering dan suhu tubuhnya kembali stabil, lalu mandikan dengan air hangat suam-suam kuku agar bayi tidak kaget atau mengalami kram otot.

## Punya Keluhan Bayi Berkeringat tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada si kecil atau bingung memilih produk yang tepat saat bayi berkeringat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.