Ad Placeholder Image

ICD-10 Hiperglikemia: Kode, Gejala, dan Penanganan

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Kode ICD-10 untuk hiperglikemia adalah E16.

ICD-10 Hiperglikemia: Kode, Gejala, dan PenangananICD-10 Hiperglikemia: Kode, Gejala, dan Penanganan

DAFTAR ISI


Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu masalah kesehatan global yang paling signifikan, termasuk di Indonesia. Secara medis, dokter menggunakan sistem klasifikasi internasional yang disebut ICD-10 untuk mencatat diagnosis ini dalam rekam medis pasien. Memahami kode ICD 10 DM tipe 2 bukan hanya urusan administratif bagi tenaga kesehatan, tetapi juga penting bagi pasien untuk memahami kondisi spesifik yang mereka alami, terutama jika sudah muncul komplikasi.

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif (resistensi insulin) atau ketika pankreas tidak mampu memproduksi cukup insulin untuk menjaga kadar gula darah normal. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah serius, mulai dari kerusakan saraf hingga gangguan fungsi ginjal. Oleh karena itu, mengenali gejala awal dan melakukan konsultasi ke dokter Halodoc adalah langkah krusial untuk mencegah perburukan penyakit.

Penanganan diabetes mellitus tipe 2 melibatkan perubahan gaya hidup, pola makan, penggunaan obat-obatan sesuai resep, serta dukungan vitamin atau suplemen tertentu untuk menjaga kesehatan saraf dan stamina tubuh. Selain obat primer, penggunaan suplemen pendukung sering disarankan untuk meminimalisir risiko komplikasi jangka panjang.

Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen pendukung untuk membantu menjaga kesehatan tubuh bagi pengidap diabetes? Berikut ulasannya!

Apa itu Kode ICD 10 DM Tipe 2?

ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision) adalah sistem pengkodean yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sistem ini digunakan untuk menyeragamkan nama penyakit di seluruh dunia. Untuk Diabetes Mellitus Tipe 2, kode dasarnya dimulai dengan huruf E11.

Diabetes tipe 2 berbeda dengan tipe 1. Jika tipe 1 (kode E10) umumnya disebabkan oleh reaksi autoimun yang menghentikan produksi insulin, tipe 2 lebih banyak dipengaruhi oleh faktor gaya hidup dan genetik. Dengan adanya kode spesifik di belakang titik (misalnya E11.x), dokter dapat memberikan informasi mendetail mengenai apakah diabetes tersebut disertai komplikasi pada mata, ginjal, saraf, atau pembuluh darah.

Daftar Kode ICD 10 DM Tipe 2 Lengkap

Berikut adalah rincian kode ICD-10 yang paling sering digunakan untuk mendiagnosis Diabetes Mellitus Tipe 2 berdasarkan komplikasinya:

  • E11.9: Diabetes mellitus tipe 2 tanpa komplikasi.
  • E11.2: Diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi ginjal (seperti nefropati diabetik).
  • E11.3: Diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi mata (seperti retinopati diabetik).
  • E11.4: Diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi saraf (neuropati diabetik).
  • E11.5: Diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi sirkulasi perifer (seperti gangren).
  • E11.6: Diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi spesifik lainnya (misalnya artropati).

Rekomendasi Suplemen Pendukung yang Ampuh

Selain pengobatan utama yang diberikan oleh dokter, pengidap diabetes seringkali membutuhkan asupan mikronutrien tambahan untuk mencegah kerusakan sel dan mendukung metabolisme glukosa yang sehat. Berikut adalah beberapa produk yang aman dikonsumsi secara mandiri untuk mendukung kesehatan tubuhmu:

1. Neurobion Forte 10 Tablet

Neurobion Forte mengandung kombinasi Vitamin B1 (Thiamine), B6 (Pyridoxine), dan B12 (Cyanocobalamin) dalam dosis tinggi. Vitamin-vitamin ini bekerja secara sinergis untuk memelihara fungsi sel saraf dan membantu metabolisme energi. Bagi pengidap DM tipe 2, neuropati perifer adalah risiko yang nyata, dan vitamin B kompleks sangat penting untuk regenerasi sel saraf.

Manfaat utama produk ini adalah membantu meredakan gejala kesemutan, kebas, dan kram yang sering dialami pasien diabetes akibat kerusakan saraf tepi. Dengan menjaga kesehatan saraf, risiko luka yang tidak terasa (ulkus diabetikum) dapat diminimalisir.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dosis dewasa: 1 tablet per hari.
  • Sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk penyerapan optimal.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Enervon-C 30 Tablet

Enervon-C mengandung Vitamin C dosis tinggi (500 mg) dikombinasikan dengan Vitamin B kompleks. Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, yang jumlahnya cenderung meningkat pada kondisi gula darah tinggi. Selain itu, vitamin C berperan penting dalam proses penyembuhan luka dan penguatan sistem imun.

Manfaatnya sangat relevan bagi diabetesi yang seringkali memiliki daya tahan tubuh yang lebih rentan terhadap infeksi. Kandungan Vitamin B di dalamnya juga membantu menjaga tingkat energi harian agar kamu tidak mudah merasa lemas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dosis dewasa: 1 tablet per hari atau sesuai anjuran.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengelola Gula Darah di Rumah
  1. Lakukan aktivitas fisik rutin minimal 30 menit setiap hari untuk meningkatkan sensitivitas insulin.
  2. Kurangi asupan karbohidrat sederhana dan perbanyak serat dari sayuran.
  3. Monitor kadar gula darah secara mandiri secara berkala.

3. Blackmores Multivitamins + Minerals 30 Tablet

Blackmores Multivitamins + Minerals mengandung spektrum luas vitamin dan mineral esensial yang diperlukan tubuh setiap hari. Kandungannya meliputi Vitamin A, B kompleks, C, D, E, serta mineral seperti Magnesium, Kalsium, dan Zinc yang mendukung metabolisme tubuh secara menyeluruh.

Bagi mereka dengan diagnosis ICD 10 DM Tipe 2, tercukupinya mineral seperti Magnesium sangat krusial karena mineral ini berperan dalam regulasi glukosa. Suplemen ini membantu menutup celah nutrisi yang mungkin hilang akibat pembatasan diet diabetes yang ketat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet per hari setelah makan.

Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Multivitamins + Minerals 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Nutrimax Chromium Complex 30 Tablet

Nutrimax Chromium Complex diformulasikan khusus dengan Chromium Picolinate, sebuah mineral mikro yang telah lama dipelajari perannya dalam meningkatkan sensitivitas insulin. Selain Chromium, biasanya terdapat tambahan herbal pendukung atau mineral lain yang bekerja untuk mengoptimalkan kerja insulin di tingkat sel.

Manfaat utamanya adalah membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dalam batas normal dan membantu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan manis (sugar craving) yang sering menjadi tantangan bagi pengidap diabetes.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dosis dewasa: 1-2 tablet per hari, 30 menit sebelum makan.

Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Nutrimax Chromium Complex 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Diabetasol Vanila 180 g

Diabetasol adalah nutrisi pengganti makan (meal replacement) yang diformulasikan khusus untuk penyandang diabetes. Produk ini mengandung nutrisi lengkap dan seimbang dengan indeks glikemik rendah. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan energi secara perlahan sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis setelah dikonsumsi.

Manfaat utamanya adalah membantu mengatur pola makan, terutama sebagai pengganti sarapan atau makan malam. Kandungan serat pangan di dalamnya juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan pencernaan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Sajikan sesuai petunjuk penyajian pada kemasan (umumnya 4-6 sendok takar dilarutkan dalam air hangat).

Produk ini merupakan pangan olahan untuk keperluan medis khusus. Simpan di tempat sejuk dan kering.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Diabetasol Vanila 180 g di Toko Kesehatan Halodoc

Pentingnya Diagnosis Akurat dan Monitoring

Mengetahui kode ICD 10 DM tipe 2 dalam catatan medis membantumu memahami sejauh mana penyakit tersebut telah memengaruhi tubuhmu. Misalnya, kode E11.4 menunjukkan bahwa kamu perlu memberikan perhatian ekstra pada kesehatan kaki dan saraf. Diagnosis dini melalui pemeriksaan HbA1c dan gula darah sewaktu sangat dianjurkan bagi individu dengan faktor risiko seperti obesitas atau riwayat keluarga.

Selain mengandalkan suplemen, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc untuk memenuhi kebutuhan kesehatan rutinmu tanpa harus keluar rumah. Pastikan kamu selalu berkonsultasi mengenai penggunaan vitamin tambahan jika kamu sudah mengonsumsi obat pengencer darah atau obat diabetes oral lainnya untuk menghindari interaksi obat.

Studi Mengenai Manajemen Diabetes Tipe 2

Journal of Clinical Medicine menerbitkan studi di tahun 2018 yang menjelaskan bahwa pemberian suplementasi vitamin B kompleks, khususnya B12, sangat bermanfaat bagi pasien diabetes yang mengonsumsi Metformin dalam jangka panjang. Metformin diketahui dapat menurunkan penyerapan vitamin B12 di usus.

Elaborasi temuan ini menunjukkan bahwa defisiensi B12 dapat memperburuk gejala neuropati perifer yang sering dialami diabetesi. Oleh karena itu, konsumsi suplemen saraf seperti Neurobion seringkali menjadi bagian dari terapi suportif yang efektif untuk menjaga kualitas hidup pasien.

Jika kamu merasakan gejala seperti luka yang sulit sembuh, penglihatan kabur, atau sering haus dan buang air kecil di malam hari, segera lakukan pemeriksaan medis secara mendalam.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan suplemen di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatanmu.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Diabetes mellitus.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Type 2 diabetes: Symptoms & causes.
American Diabetes Association. Diakses pada 2026. Standards of Care in Diabetes.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian Diabetes Melitus.

FAQ

1. Apakah kode ICD 10 DM tipe 2 berbeda untuk setiap pasien?

Ya, kodenya berbeda tergantung ada tidaknya komplikasi. Kode dasar E11 akan diikuti angka di belakang titik untuk menunjukkan kondisi spesifik seperti gagal ginjal (E11.2) atau masalah saraf (E11.4).

2. Apakah suplemen vitamin B bisa menyembuhkan diabetes?

Tidak, vitamin B berfungsi untuk mendukung kesehatan saraf dan metabolisme, bukan menyembuhkan diabetes. Pengobatan utama tetap harus mengikuti resep dokter dan pengaturan pola makan.

3. Amankah mengonsumsi multivitamin setiap hari bagi diabetesi?

Umumnya aman dan bermanfaat untuk memenuhi nutrisi yang hilang. Namun, pastikan memilih multivitamin yang bebas gula (sugar-free) dan dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan.

4. Kenapa penderita diabetes sering merasa kesemutan?

Kesemutan adalah gejala neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama. Kondisi ini sering dicatat dengan kode ICD E11.4.


Punya Keluhan Gula Darah Tinggi atau Gejala Diabetes? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti sering lemas, kesemutan, atau ingin tahu lebih banyak tentang hasil lab gula darahmu, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.