Advertisement

Ini 4 Jenis Makanan yang Rentan Terinfeksi Salmonella

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   10 November 2022

“Terdapat beberapa makanan yang diketahui rentan untuk menjadi terkontaminasi dan terinfeksi salmonella. Salah satunya adalah daging mentah atau tidak benar-benar matang, baik yang berasal dari unggas, maupun sapi.”

Ini 4 Jenis Makanan yang Rentan Terinfeksi SalmonellaIni 4 Jenis Makanan yang Rentan Terinfeksi Salmonella

Halodoc, Jakarta – Salmonella merupakan bakteri penyebab infeksi pada saluran usus yang mengakibatkan diare. Perlu diketahui bahwa infeksi bakteri tersebut dikenal dengan istilah medis salmonellosis. Penyakit ini dapat menular melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi oleh bakteri Salmonella. Selain itu, seseorang juga dapat terinfeksi bakteri ini jika memasak makanan tertentu secara sembarangan. 

Nah, karena hingga saat ini salmonellosis masih menjadi momok yang perlu diwaspadai di dunia, penting untuk mengetahui jenis makanan yang rentan terinfeksi bakteri ini. Tujuannya tentu saja agar kamu dapat lebih berhati-hati dalam mengolah dan mengonsumsi makanan tertentu tersebut.  Berikut beberapa jenis makanan yang rentan terinfeksi bakteri Salmonella

Jenis Makanan yang Rentan Terinfeksi Salmonella 

Terdapat beberapa makanan yang diketahui rentan untuk menjadi terkontaminasi dan terinfeksi bakteri Salmonella, yaitu: 

1. Daging

Makanan pertama yang dianggap rentan terinfeksi bakteri Salmonella adalah daging. Namun, daging yang dimaksud adalah daging mentah atau yang dimasak kurang matang. Baik yang berasal unggas, atau hewan ternak lainnya seperti sapi. 

Perlu diketahui bahwa daging mentah mengandung berbagai bakteri, salah satunya adalah Salmonella. Selain itu, daging mentah juga mengandung bakteri berbahaya lainnya seperti E. coli dan Yersinia. Selain dari daging, hewan ternak seperti ayam juga dapat menyebarkan Salmonella melalui fesesnya. Karena itu, pastikan untuk memastikan kalau daging yang dikonsumsi bersih, dan memasaknya hingga benar-benar matang. 

2. Produk olahan susu

Makanan yang rentan akan bakteri Salmonella selanjutnya adalah produk olahan susu. Namun, secara spesifik produk olahan susu tersebut adalah produk susu yang dibuat dengan susu yang tidak dipasteurisasi. Misalnya seperti es krim, yoghurt, keju feta, yang sama sekali tidak dipasteurisasi. 

Perlu diingat bahwa pasteurisasi adalah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri. Maka dari itu, pastikan untuk memilih produk olahan susu yang bersertifikasi dan sudah dipasteurisasi terlebih dahulu. 

3. Telur

Telur juga merupakan makanan yang rentan terinfeksi bakteri Salmonella, meskipun telur terlihat segar dan memiliki cangkang yang bersih. Sebab, Salmonella dapat menginfeksi telur dengan berbagai cara. Salah satunya seperti kontaminasi akibat kotoran ayam yang hinggap pada cangkang telur. Oleh sebab itu, hindari mengonsumsi telur secara mentah atau setengah matang. Penting untuk mengonsumsinya dengan memasaknya hingga benar-benar matang. 

4. Sayuran hijau

Sayuran hijau merupakan salah satu penyebab umum keracunan makanan, terutama jika dimakan mentah. Sebab, sayuran rentan terkontaminasi berbagai bakteri berbahaya, salah satunya seperti bakteri Salmonella

Risiko tersebut dapat meningkat akibat berbagai faktor, seperti tahapan pengiriman yang kurang higienis. Selain itu, kontaminasi juga dapat terjadi dari air yang tidak bersih yang merembes ke dalam tanah, sehingga air dan bakteri yang mengontaminasi air diserap oleh sayuran dan buah yang ditanam. Karena itu, pastikan untuk membersihkan sayuran sampai benar-benar bersih sebelum mengolahnya. 

Itulah beberapa makanan yang diketahui rentan akan infeksi bakteri Salmonella. Mulai dari daging mentah atau setengah matang, produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi, telur mentah, hingga sayuran hijau. 

Namun, hal yang perlu diingat, infeksi bakteri Salmonella juga tak hanya terjadi melalui makanan. Sebab, bakteri ini juga dapat masuk ke tubuh akibat higienitas yang kurang baik. Jika kamu merasakan gejala salmonellosis setelah mengonsumsi makanan tertentu, seperti diare disertai mual dan muntah, segeralah periksakan dirimu. Penanganan yang dilakukan sedari dini tentunya dapat meminimalkan risiko komplikasi serius. 

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa membuat janji rumah sakit untuk memeriksakan kondisimu. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi: 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Is Any Food Safe? Salmonella Shows Up in Surprising Places. 
CDC.gov. Diakses pada 2022. Salmonella and Food. 
Healthline. Diakses pada 2022. Top 9 Foods Most Likely to Cause Food Poisoning.