Ad Placeholder Image

Ini 5 Penyebab Bercak Merah pada Mata yang Perlu Diwaspadai

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Bercak merah pada mata bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari iritasi ringan hingga masalah kesehatan yang lebih serius.

Ini 5 Penyebab Bercak Merah pada Mata yang Perlu DiwaspadaiIni 5 Penyebab Bercak Merah pada Mata yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Kondisi saat mata ada bercak merah, yang secara medis dikenal dengan istilah perdarahan subkonjungtiva (subconjunctival hemorrhage), sering kali membuat penderitanya panik. Bercak merah ini bisa muncul secara tiba-tiba tanpa rasa sakit yang signifikan. Hal ini terjadi karena pembuluh darah kecil di bawah lapisan bening mata (konjungtiva) pecah, sehingga darah terperangkap di bawahnya dan tidak bisa langsung diserap oleh tubuh.

Meskipun terlihat menyeramkan seperti mata berdarah, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan tidak memengaruhi penglihatan sama sekali. Layaknya memar pada kulit, bercak merah pada mata ini biasanya akan memudar dan hilang dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua minggu. Namun, pada beberapa kasus, bercak merah ini bisa disertai dengan sensasi mengganjal atau iritasi ringan yang membuat mata terasa kurang nyaman saat berkedip.

Penanganan utama untuk perdarahan subkonjungtiva sebenarnya hanyalah observasi dan menunggu darah terserap secara alami oleh tubuh. Namun, jika kamu merasakan sensasi kering, perih, atau mengganjal, menggunakan obat tetes mata air mata buatan (artificial tears) sangat direkomendasikan untuk melumasi mata dan memberikan kenyamanan. Di sisi lain, jika bercak merah disertai nyeri hebat, gangguan penglihatan, atau tak kunjung hilang, kamu sangat disarankan untuk segera lakukan konsultasi ke dokter spesialis mata di Halodoc guna mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan diagnosis yang tepat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat tetes untuk meredakan rasa tidak nyaman saat mata ada bercak merah? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat untuk Mata Ada Bercak Merah yang Ampuh

Jika bercak merah di mata menimbulkan sensasi kering atau mengganjal, kamu bisa beli obat tetes mata secara online di Halodoc. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang aman dan efektif untuk melumasi mata serta meredakan iritasi ringan:

1. Cendo Lyteers Tetes Mata 15 ml

Cendo Lyteers adalah sediaan tetes mata yang berfungsi sebagai air mata buatan (artificial tears). Obat ini mengandung Sodium Chloride dan Potassium Chloride yang sangat baik untuk melumasi dan menyejukkan mata yang kering.

Saat terjadi perdarahan subkonjungtiva, konjungtiva mungkin sedikit terangkat oleh darah, sehingga memicu rasa mengganjal. Cendo Lyteers bekerja dengan cara membentuk lapisan pelumas di atas permukaan mata, sehingga gesekan saat berkedip berkurang dan kenyamanan mata kembali terjaga.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang sakit.
  • Gunakan 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Lyteers Tetes Mata 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Insto Regular Tetes Mata 7.5 ml

Insto Regular merupakan obat tetes mata yang mengandung bahan aktif Tetrahydrozoline HCl dan Benzalkonium Chloride. Produk ini sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia untuk mengatasi mata merah akibat iritasi ringan.

Kandungan Tetrahydrozoline HCl bekerja sebagai vasokonstriktor yang membantu mengecilkan pembuluh darah yang membesar. Meskipun perdarahan subkonjungtiva tidak bisa hilang seketika hanya dengan obat ini (karena darah sudah keluar dari pembuluh), Insto dapat membantu meredakan kemerahan di sekitarnya dan mengurangi rasa perih akibat debu atau asap yang mungkin memperparah kondisi mata.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada setiap mata.
  • Dapat digunakan 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Insto Regular Tetes Mata 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Mata Ada Bercak Merah
  1. Batuk atau bersin yang terlalu keras.
  2. Menggosok mata dengan kasar dan terlalu kuat.
  3. Mengejan terlalu keras saat buang air besar atau mengangkat beban berat.
  4. Tekanan darah tinggi (hipertensi) atau penggunaan obat pengencer darah.

3. Rohto Cool Tetes Mata 7 ml

Rohto Cool hadir dengan sensasi dingin yang menyegarkan berkat kandungan L-Menthol di dalamnya. Selain itu, obat tetes ini juga mengandung Nafazolin HCl yang efektif mengatasi kemerahan pada mata akibat iritasi ringan.

Sensasi dingin dari Rohto Cool memberikan efek cooling yang menenangkan bagi mata yang terasa pegal atau gatal saat mengalami bercak merah. Obat ini sangat cocok untuk kamu yang sering bekerja di depan layar atau terpapar angin, karena selain meredakan iritasi, juga memberikan kesegaran instan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang bermasalah.
  • Gunakan 3 sampai 4 kali dalam sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rohto Cool Tetes Mata 7 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Y-Rins Cuci Mata 2 Botol 120 ml

Berbeda dengan tetes mata biasa, Y-Rins adalah cairan pencuci mata (eye wash) yang diformulasikan dengan Distilled Witch Hazel. Produk ini dirancang khusus untuk membersihkan, menyegarkan, dan meredakan mata lelah serta iritasi.

Jika bercak merah di mata kamu dicurigai karena ada benda asing yang masuk (seperti debu atau partikel halus) yang membuatmu menggosok mata terlalu keras hingga pembuluh darah pecah, mencuci mata menggunakan Y-Rins bisa menjadi langkah pertolongan pertama yang sangat baik untuk mengangkat sisa kotoran secara lembut tanpa memperburuk perdarahan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan eye cup (mangkuk pencuci mata) sebelum digunakan.
  • Tuangkan Y-Rins ke dalam mangkuk, lalu tempelkan pada mata.
  • Kedipkan mata beberapa kali saat mangkuk menempel agar cairan dapat membersihkan seluruh permukaan mata.
  • Gunakan secukupnya bila perlu.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Cek pada kemasan produk untuk detail pemakaian.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Y-Rins Cuci Mata 2 Botol 120 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Sanbe Tears Tetes Mata 8 ml

Sanbe Tears adalah tetes mata pelumas yang mengandung Dextran 70 dan Hydroxypropyl Methylcellulose. Kombinasi kedua zat aktif ini bekerja sinergis untuk meniru air mata alami dan mempertahankan kelembapan mata dalam waktu yang lebih lama.

Bagi kamu yang mengalami bercak merah pada mata akibat perdarahan subkonjungtiva dan sering merasa matanya perih atau kering saat berada di ruangan ber-AC, Sanbe Tears adalah pilihan yang ideal. Sifatnya yang sangat lembut membantu menjaga fungsi epitel mata tetap optimal selama proses penyembuhan alami pembuluh darah yang pecah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1 atau 2 tetes pada mata yang sakit.
  • Dapat diulang 3-4 kali sehari jika diperlukan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanbe Tears Tetes Mata 8 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab dan Cara Mengatasi Secara Alami

1. Kompres Dingin

Pada 24 hingga 48 jam pertama setelah bercak merah muncul, kamu bisa menerapkan kompres dingin pada mata yang tertutup. Suhu dingin akan membantu menyempitkan pembuluh darah yang pecah sehingga perdarahan tidak semakin meluas, serta memberikan efek relaksasi yang mengurangi rasa pegal pada mata.

2. Istirahatkan Mata dari Gadget

Paparan sinar biru dari layar gawai dapat membuat mata cepat kering dan lelah. Ketika sedang mengalami perdarahan subkonjungtiva, sebaiknya kurangi screen time atau terapkan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit, tatap objek sejauh 20 kaki, selama 20 detik) untuk mengistirahatkan otot-otot mata.

Studi Mengenai Perdarahan Subkonjungtiva

Journal of Optometry menerbitkan studi di tahun 2013 yang menjelaskan bahwa perdarahan subkonjungtiva spontan merupakan kejadian klinis yang sangat umum, sering kali tidak diketahui penyebab pastinya, dan bisa berkaitan dengan faktor sistemik seperti hipertensi.

Penelitian tersebut menyoroti bahwa walaupun kondisi ini membuat pasien sangat cemas karena penampilan mata yang berdarah, perdarahan subkonjungtiva secara inheren bersifat jinak (benign). Studi ini merekomendasikan edukasi yang baik kepada pasien untuk meredakan kepanikan, serta pemberian air mata buatan (artificial tears) sebagai pengobatan suportif untuk mempercepat kenyamanan visual selama masa pemulihan fisiologis.

Jika bercak merah di mata tidak memudar setelah lebih dari dua minggu, atau kamu mengalami nyeri, mata berair terus menerus, sensitif terhadap cahaya, hingga pandangan kabur, jangan tunda untuk memeriksakan diri.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Mata via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Subconjunctival hemorrhage (broken blood vessel in eye).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Subconjunctival Hemorrhage.
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2024. What Is a Subconjunctival Hemorrhage?
NCBI – Journal of Optometry. Diakses pada 2024. Spontaneous subconjunctival hemorrhage: A comprehensive review.

FAQ

1. Apakah mata ada bercak merah berbahaya?

Pada umumnya, bercak merah di mata (perdarahan subkonjungtiva) tidak berbahaya. Kondisi ini mirip dengan memar pada kulit dan akan sembuh atau terserap sendiri oleh tubuh dalam waktu 1 hingga 2 minggu tanpa memengaruhi kualitas penglihatan.

2. Apa penyebab mata ada bercak merah secara tiba-tiba?

Bercak merah bisa terjadi karena peningkatan tekanan pada pembuluh darah halus di mata secara tiba-tiba. Hal ini bisa dipicu oleh batuk atau bersin yang terlalu keras, mengejan, muntah, menggosok mata terlalu kuat, hingga trauma ringan pada mata.

3. Apakah obat tetes mata bisa menghilangkan bercak merah dengan cepat?

Obat tetes mata tidak bisa mempercepat penyerapan darah yang sudah terlanjur keluar dari pembuluh darah yang pecah. Namun, obat tetes mata seperti pelumas (artificial tears) sangat berguna untuk menghilangkan rasa mengganjal, kering, dan mencegah iritasi lebih lanjut selama masa penyembuhan alami.

4. Kapan saya harus periksa ke dokter jika mata ada bercak merah?

Segera kunjungi dokter jika bercak merah menyebar luas, disertai rasa nyeri yang hebat, terjadi penurunan tajam penglihatan, sensitivitas tinggi terhadap cahaya, keluarnya kotoran mata bernanah, atau jika bercak tersebut tidak kunjung hilang dalam waktu lebih dari dua minggu.