
Ini 5 Penyebab Sering Kentut dan Cara Ampuh Mengatasinya
Kentut terus menerus bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Buang Angin Terus
- Buang Angin Terus Kenapa? Ini Berbagai Penyebab Utamanya
- Cara Alami Mengatasi Sering Buang Angin
- Studi Terkait Gas pada Saluran Cerna
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Buang angin atau kentut merupakan mekanisme alami tubuh yang menunjukkan bahwa sistem pencernaan kamu berfungsi dengan baik. Rata-rata orang dewasa akan buang angin sekitar 14 hingga 23 kali dalam sehari. Gas ini utamanya terbentuk dari dua hal: udara yang tanpa sengaja tertelan saat kita makan atau minum (aerofagia), dan gas yang dihasilkan oleh bakteri baik di usus besar saat mereka memecah sisa-sisa makanan yang tidak tercerna dengan sempurna.
Meskipun merupakan hal yang normal, kondisi di mana kamu buang angin terus-menerus dengan frekuensi yang jauh melebihi batas normal bisa menjadi tanda adanya ketidakseimbangan pada sistem pencernaan. Mungkin kamu sering bertanya-tanya, “buang angin terus kenapa?” Kondisi ini, yang dalam istilah medis dikenal sebagai flatulensi berlebih, sering kali disertai dengan gejala lain yang mengganggu, seperti perut kembung, begah, rasa penuh di ulu hati, hingga kram perut. Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman secara fisik, tetapi juga bisa memicu rasa malu atau menurunkan rasa percaya diri saat kamu sedang berada di tempat umum atau lingkungan sosial.
Penting untuk ditangani karena gas yang terperangkap dan diproduksi secara berlebihan dapat mengindikasikan adanya intoleransi makanan, sindrom iritasi usus besar (IBS), gangguan mikrobioma usus, atau sekadar efek dari kebiasaan makan yang terlalu cepat. Untuk meringankan gejala ini, penyesuaian gaya hidup dan pola makan tentu diperlukan. Namun, sebagai pertolongan pertama yang efektif untuk memecah gelembung gas di perut, penggunaan obat-obatan over-the-counter (OTC) yang aman sangat dianjurkan. Kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar langsung ke rumahmu.
Nah, mau tahu apa saja pilihan obat dan suplemen yang ampuh untuk mengatasi perut kembung dan buang angin terus-menerus? Berikut ulasan lengkap dan rekomendasi produknya!
Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Buang Angin Terus
Ketika produksi gas di saluran cerna sedang tinggi-tingginya, kamu membutuhkan bantuan agen karminatif, antiflatulen, atau probiotik untuk mengembalikan keseimbangan perut. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang tersedia di apotek dan aman untuk digunakan secara mandiri:
1. Polysilane Sirup 100 ml
Polysilane Sirup adalah obat maag dan anti-kembung yang sangat populer. Obat ini mengandung kombinasi bahan aktif Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simethicone. Aluminium dan Magnesium Hidroksida bekerja sebagai antasida untuk menetralkan asam lambung yang berlebih. Sementara itu, kandungan Simethicone bertindak sebagai agen antiflatulen yang bekerja menurunkan tegangan permukaan gelembung gas di dalam lambung dan usus. Dengan begitu, gelembung gas kecil akan bergabung menjadi gelembung besar yang lebih mudah dikeluarkan dari tubuh, baik melalui sendawa maupun buang angin, sehingga perut kembung cepat mereda.
Manfaat spesifik dari Polysilane Sirup adalah meredakan gejala mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, dan perasaan begah atau penuh pada lambung akibat penumpukan gas yang berlebihan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 ml), diminum 3-4 kali sehari.
- Anak-anak 6-12 tahun: 1/2-1 sendok takar (2,5-5 ml), diminum 3-4 kali sehari.
- Dikonsumsi 1-2 jam sebelum atau setelah makan dan menjelang tidur malam.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Polysilane Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Promag 10 Tablet
Promag merupakan salah satu obat lambung andalan masyarakat Indonesia. Setiap tabletnya mengandung Hydrotalcite 200 mg, Magnesium Milk 150 mg, dan Simethicone 50 mg. Kombinasi antasida (Hydrotalcite dan Magnesium) efektif untuk menetralkan pH asam lambung secara cepat dan melindungi mukosa lambung dari iritasi. Tambahan Simethicone di dalamnya sangat efektif untuk mengatasi keluhan buang angin terus-menerus dan perut kembung dengan cara memecah gas yang terperangkap di saluran pencernaan.
Produk ini sangat bermanfaat bagi kamu yang sering mengalami dispepsia, gastritis, atau kembung yang disertai dengan rasa perih di area ulu hati setelah mengonsumsi makanan tertentu atau telat makan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak >12 tahun: 1-2 tablet kunyah, diminum 3-4 kali sehari.
- Anak 6-12 tahun: 1/2-1 tablet kunyah, diminum 3-4 kali sehari.
- Tablet harus dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan, dan dianjurkan diminum segera saat timbul gejala atau 1 jam sebelum/sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Promag 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Kembung dan Buang Angin Terus
- Makan terlalu cepat: Mengunyah makanan terlalu cepat membuat lebih banyak udara yang ikut tertelan ke dalam saluran pencernaan.
- Konsumsi makanan tinggi FODMAP: Sayuran seperti brokoli, kubis, kembang kol, serta kacang-kacangan mengandung gula kompleks (raffinose) yang sulit dicerna dan menghasilkan banyak gas saat difermentasi oleh bakteri usus.
- Minuman berkarbonasi: Soda dan minuman bersoda mengandung gas karbon dioksida yang langsung menambah penumpukan udara di dalam lambung.
- Stres dan kecemasan: Stres dapat memengaruhi motilitas usus, memperlambat proses pencernaan, dan memicu produksi gas berlebih.
3. Disflatyl 40 mg 10 Tablet
Jika masalah utama kamu murni pada gas dan perut kembung tanpa disertai dengan keluhan asam lambung atau nyeri ulu hati, Disflatyl adalah pilihan yang sangat tepat. Obat ini mengandung bahan aktif tunggal yaitu Simethicone sebesar 40 mg. Cara kerja Simethicone murni terfokus secara fisik di dalam saluran cerna tanpa diserap ke dalam aliran darah, sehingga profil keamanannya sangat tinggi. Obat ini bertindak sebagai surfaktan yang menurunkan tegangan permukaan gelembung gas di usus, membuatnya pecah dan mudah dikeluarkan melalui sistem ekskresi normal.
Disflatyl sangat efektif untuk mengatasi penumpukan gas akibat makanan, masuk angin, gangguan pencernaan pasca operasi, atau untuk persiapan pemeriksaan rontgen/USG area perut agar organ terlihat jelas tanpa terhalang gas.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1-2 tablet kunyah, diberikan 3-4 kali sehari.
- Sebaiknya dikunyah secara perlahan setelah makan dan sebelum tidur malam.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Disflatyl 40 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Tolak Angin Cair 5 Sachet
Selain obat medis, pengobatan herbal juga menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia. Tolak Angin Cair diformulasikan dari ekstrak herbal terstandar seperti Jahe (Zingiberis Rhizoma), Daun Mint (Menthae Folium), Adas (Foeniculi Fructus), Kayu Ules (Isorae Fructus), Daun Cengkeh (Caryophylli Folium), dan madu alami. Kandungan jahe dan adas telah lama dikenal dalam farmakognosi sebagai zat karminatif alami yang mampu merelaksasi otot usus, mengurangi kram perut, dan membantu mengusir gas berlebih dari saluran pencernaan.
Manfaat utama Tolak Angin Cair adalah untuk meredakan gejala masuk angin, yang sering kali ditandai dengan perut kembung, mual, sering buang angin, meriang, dan pusing. Madu di dalamnya juga membantu memelihara daya tahan tubuh.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 sachet diminum 3 kali sehari sesudah makan.
- Bisa diminum langsung dari sachetnya atau diseduh dengan setengah gelas air hangat maupun teh manis hangat.
Obat ini termasuk golongan obat herbal/jamu (Obat bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tolak Angin Cair 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Interlac Tablet Kunyah Rasa Stroberi 30 Tablet
Sering kali, penyebab utama kamu buang angin terus-menerus adalah ketidakseimbangan mikrobioma (bakteri baik vs bakteri jahat) di dalam usus besar. Untuk mengatasi hal ini dari akarnya, suplemen probiotik sangat direkomendasikan. Interlac Tablet Kunyah mengandung probiotik *Lactobacillus reuteri Protectis*, yang merupakan strain bakteri baik yang secara klinis terbukti mampu bertahan hidup melewati asam lambung dan menetap di usus. Bakteri ini akan melawan bakteri patogen penghasil gas dan memperbaiki proses fermentasi sisa makanan.
Manfaat dari Interlac tidak hanya mengurangi produksi gas, kembung, dan diare, tetapi juga meningkatkan fungsi pencernaan secara keseluruhan dan mendukung sistem imunitas tubuh, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak-anak: 1-2 tablet kunyah per hari.
- Sebaiknya dikunyah perlahan, tidak dianjurkan diminum bersamaan dengan minuman panas karena dapat merusak kultur bakteri hidup di dalamnya.
Suplemen ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Interlac Tablet Kunyah Rasa Stroberi 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala perut kembung kronis, nyeri hebat, atau perubahan pola BAB yang menetap, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.
Buang Angin Terus Kenapa? Ini Berbagai Penyebab Utamanya
Banyak orang merasa khawatir dan bertanya-tanya mengenai kondisi pencernaannya. Jika intensitas buang angin kamu terasa meningkat drastis, ada beberapa faktor medis dan gaya hidup yang mungkin menjadi dalangnya:
1. Intoleransi Laktosa atau Fruktosa
Banyak orang Asia tidak memiliki cukup enzim laktase untuk mencerna laktosa (gula dalam susu). Saat susu atau produk olahan susu tidak tercerna di usus halus, mereka akan masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri, menghasilkan tumpukan gas hidrogen dan karbon dioksida. Hal yang sama juga berlaku pada fruktosa (gula buah).
2. Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)
Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah gangguan fungsional pada sistem pencernaan. Orang dengan IBS cenderung memiliki usus yang sangat sensitif. Gas dalam jumlah normal saja bisa menyebabkan perut mereka terasa sangat kembung, memicu kram, dan menyebabkan mereka ingin membuang angin terus-menerus.
3. Sembelit (Konstipasi)
Saat kotoran (feses) menumpuk dan tertahan terlalu lama di usus besar akibat sembelit, proses fermentasi oleh bakteri akan terus berlangsung. Semakin lama tinja berada di kolon, semakin banyak gas metana dan sulfur yang diproduksi, sehingga menyebabkan kentut menjadi lebih sering dan berbau tak sedap.
Cara Alami Mengatasi Sering Buang Angin
1. Modifikasi Diet (Low FODMAP)
Kurangi asupan karbohidrat rantai pendek yang sulit diserap usus (FODMAP). Hindari sementara waktu sayuran kol, bawang merah, bawang putih, gandum, dan kacang-kacangan. Fokuslah pada protein tanpa lemak dan buah-buahan yang mudah dicerna seperti pisang atau pepaya.
2. Aktivitas Fisik Ringan
Berjalan kaki santai selama 15-20 menit setelah makan besar sangat efektif membantu mempercepat gerak peristaltik usus. Hal ini mencegah gas terjebak terlalu lama di dalam rongga perut dan mempermudah pelepasannya.
Studi Terkait Gas pada Saluran Cerna
Gastroenterology Journal menerbitkan studi di tahun 2014 yang menjelaskan bahwa penerapan diet rendah FODMAP terbukti secara signifikan menurunkan produksi gas hidrogen di usus dan memperbaiki keluhan kembung serta flatulensi pada 70% pasien dengan IBS.
Studi ini menegaskan bahwa apa yang kita konsumsi memiliki korelasi langsung dan paling kuat terhadap volume gas yang dihasilkan tubuh. Pemilihan makanan dan bantuan probiotik dinilai sebagai intervensi paling aman untuk menyeimbangkan mikroflora usus dalam jangka panjang.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Jika perut kembung tidak kunjung mereda, disertai penurunan berat badan drastis, darah pada tinja, atau muntah hebat, segeralah konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan lebih lanjut.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc kapan saja dan di mana saja.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Gas and gas pains.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2023. Flatulence (Farting): Causes, Normal vs. Excessive.
National Institutes of Health (NIH) – NIDDK. Diakses pada 2023. Symptoms & Causes of Gas in the Digestive Tract.
World Gastroenterology Organisation. Diakses pada 2023. Irritable Bowel Syndrome: A Global Perspective.
PubMed Central. Diakses pada 2023. Management of Belching, Hiccups, and Aerophagia.
FAQ
1. Sebenarnya buang angin terus kenapa bisa terjadi saat saya sedang stres?
Saat stres atau cemas, kamu cenderung bernapas lebih cepat dan sering menelan ludah, sehingga banyak udara masuk ke saluran cerna (aerofagia). Selain itu, hormon stres dapat memengaruhi gerakan usus menjadi lebih tidak teratur dan memicu produksi gas.
2. Apakah bahaya jika menahan buang angin atau kentut?
Menahan buang angin tidak mengancam jiwa, tetapi dapat menyebabkan tekanan pada rongga usus. Hal ini bisa memicu rasa kembung yang parah, kram perut yang menyakitkan, dan rasa panas di dada (heartburn).
3. Makanan apa saja yang paling sering menyebabkan kentut berlebihan?
Makanan tinggi serat yang sulit dicerna adalah penyebab utamanya. Ini termasuk kacang-kacangan (polong), brokoli, kubis, kembang kol, bawang, produk olahan susu sapi, dan pemanis buatan seperti sorbitol.
4. Kapan saya harus khawatir dengan kondisi sering buang angin?
Kamu perlu waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter jika kondisi buang angin disertai gejala lain seperti diare kronis, sembelit parah, penurunan berat badan tanpa sebab, nyeri perut hebat, atau ditemukannya darah pada feses.


