• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Pola Hidup Sehat Setelah Mendonorkan Ginjal
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Pola Hidup Sehat Setelah Mendonorkan Ginjal

Ini 6 Pola Hidup Sehat Setelah Mendonorkan Ginjal

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 13 Desember 2022

“Menerapkan pola hidup sehat setelah mendonorkan ginjal penting agar kesehatan ginjal yang tersisa tetap terjaga. Pola hidup sehat tersebut meliputi minum air yang cukup, konsumsi makanan yang sehat, hingga menghindari olahraga kontak fisik."

Ini 6 Pola Hidup Sehat Setelah Mendonorkan GinjalIni 6 Pola Hidup Sehat Setelah Mendonorkan Ginjal

Halodoc, Jakarta – Bagi kamu yang mendonorkan ginjal tidak perlu khawatir, karena kamu masih bisa menjalani hidup sehat kok dengan satu ginjal. Setelah donor, ginjal kamu yang tersisa akan bertambah besar dan mengambil alih seluruh tubuh penyaringan darah dalam tubuh.

Sebagian besar pendonor ginjal masih hidup sangat baik. Bahkan, beberapa orang mendapati kualitas hidup mereka meningkat, karena mengetahui mereka sudah menyelamatkan nyawa seseorang melalui prosedur transplantasi ginjal

Meski begitu, pola hidup sehat tetap penting untuk diterapkan. Dengan begitu, kamu bisa menjaga kesehatan ginjal yang tersisa dan meringankan pekerjaannya. Yuk, ketahui pola hidup seperti apa yang perlu dilakukan oleh orang setelah mendonorkan ginjal di sini.

Pola Hidup Sehat untuk Pendonor Ginjal

Berikut beberapa pola hidup sehat setelah menjalani donor ginjal untuk memastikan kesehatan ginjal yang tersisa:

1. Minum cukup air setiap hari

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari penting bagi semua orang, terutama orang yang sudah mendonorkan ginjal. Hal ini bisa membantu ginjal yang tersisa agar tetap bisa berfungsi dengan baik.

2. Konsumsi makanan sehat

Sebenarnya tidak ada pola makan khusus yang diperlukan setelah menjalani donor ginjal. Namun, mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi akan membantu kamu menjaga berat badan dan menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes. Hal itu pada gilirannya akan menjaga kesehatan ginjal kamu.

Selain itu, beberapa ahli juga menganjurkan para pendonor ginjal untuk menghindari mengonsumsi terlalu banyak protein, terutama dari bubuk protein atau suplemen. Hal itu karena kelebihan protein bisa membuat ginjal kamu bekerja lebih keras.

3. Berolahraga secara teratur

Berolahraga secara teratur baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh pendonor ginjal. Namun, penting bagi kamu yang hanya memiliki satu ginjal untuk berhati-hati dan melindunginya dari cedera. Beberapa dokter menganjurkan untuk menghindari olahraga kontak fisik seperti sepak bola, tinju, hoki, sepak bola, seni bela diri, atau gulat. 

Selain itu, mengenakan alat pelindung seperti rompi empuk di bawah pakaian bisa membantu kamu melindungi ginjal dari cedera saat berolahraga. Namun, hal itu hanya bisa membantu mengurangi risiko, tetapi tidak menghilangkan risiko cedera. Jadi, bicaralah dengan dokter terlebih dahulu bila kamu ingin melakukan olahraga kontak fisik.

4. Hati-hati ketika ingin mengonsumsi obat

Sebaiknya beritahu dokter tentang semua obat yang kamu minum, termasuk pil dan suplemen yang dijual bebas. Pasalnya, beberapa obat umum, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), mungkin akan terasa berat bagi ginjal jika kamu meminumnya secara teratur atau dalam dosis tinggi. Bicarakan juga terlebih dahulu dengan dokter sebelum mulai mengonsumsi suplemen, vitamin atau obat baru.

5. Kurangi alkohol dan berhenti merokok

Konsumsilah alkohol dalam jumlah sedang atau kalau bisa berhenti minum sama sekali. Pasalnya, lebih dari dua sampai tiga minuman sehari bisa merusak ginjal dan meningkatkan risiko masalah, seperti tekanan darah tinggi. Selain itu, cobalah untuk berhenti merokok. Kebiasaan ini bisa merusak semua organ, termasuk ginjal kamu.

6. Temui dokter setahun sekali

Bagi pendonor ginjal, kamu juga perlu menemui dokter setidaknya setahun sekali. Dokter akan memeriksa urine dan darahmu untuk melihat kinerja ginjal. Selain itu, dokter juga bisa memeriksa masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, yang bisa menyebabkan penyakit ginjal.

Bila kamu melihat darah dalam urine atau pembengkakan yang tidak biasa, terutama di kaki dan pergelangan kaki, segera temui dokter. Itu mungkin pertanda ginjal kamu tidak berfungsi dengan baik.

Itulah pola hidup sehat yang perlu dilakukan setelah mendonorkan ginjal. Bila kamu punya keluhan kesehatan tertentu, hubungi saja dokter melalui aplikasi Halodoc

Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa tanya dokter dan minta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Google Play atau App Store. 

Referensi: 
WebMD. Diakses pada 2022. Your Life After Kidney Donation.
National Kidney Foundation. Diakses pada 2022. What to Expect After Donation.
Penn Medicine. Diakses pada 2022. Living with One Kidney.