Ad Placeholder Image

Ini 7 Jenis Penyakit Hati yang Perlu Diwaspadai

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Penyakit hati terdiri dari beberapa jenis dengan risiko dan dampaknya masing-masing terhadap kesehatan.

Ini 7 Jenis Penyakit Hati yang Perlu DiwaspadaiIni 7 Jenis Penyakit Hati yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Organ hati atau liver adalah salah satu organ internal terbesar dan paling kompleks dalam tubuh manusia. Fungsinya sangat krusial, mulai dari menyaring racun dalam darah, memproduksi empedu untuk pencernaan lemak, menyimpan cadangan energi berupa glikogen, hingga memproduksi protein pembekuan darah. Mengingat fungsinya yang sangat vital, masalah hati sekecil apa pun dapat berdampak sistemik pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sayangnya, penyakit atau masalah hati sering kali dijuluki sebagai “silent killer” karena pada tahap awal perkembangannya jarang menunjukkan gejala yang spesifik. Gejala khas seperti penyakit kuning (kulit dan bagian putih mata menguning), pembengkakan pada perut (asites), kelelahan kronis, hingga urine yang berwarna gelap biasanya baru muncul ketika kerusakan organ sudah berada pada tahap lanjut. Jika kamu mengalami gejala berat ini, sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan organ yang fatal, menjaga kesehatan hati melalui gaya hidup sehat sangatlah penting. Mengurangi konsumsi alkohol, menghindari makanan tinggi lemak jenuh, berolahraga teratur, dan mengonsumsi suplemen pelindung hati (hepatoprotektor) dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif. Bagi kamu yang ingin melakukan perawatan mandiri dari rumah, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen dan vitamin untuk memelihara kesehatan hati? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen dan Obat Pemelihara Fungsi Hati

Kesehatan organ hati dapat dijaga dengan asupan nutrisi yang tepat dan suplemen pelindung hati (hepatoprotektor). Suplemen ini umumnya terbuat dari bahan-bahan alami yang terbukti secara klinis mampu meregenerasi sel hati dan melindunginya dari paparan zat toksik. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang aman dan bisa kamu dapatkan tanpa resep dokter.

1. Curcuma FCT 10 Tablet

Curcuma FCT adalah suplemen herbal yang sangat populer di Indonesia untuk memelihara kesehatan fungsi hati serta membantu memperbaiki nafsu makan. Produk ini mengandung ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza) yang kaya akan senyawa kurkuminoid. Kurkuminoid bekerja sebagai antioksidan dan antiinflamasi yang kuat, membantu melindungi sel-sel hati dari kerusakan akibat radikal bebas dan racun.

Selain sebagai hepatoprotektor, Curcuma FCT juga memiliki manfaat melancarkan produksi cairan empedu, yang sangat penting untuk membantu proses pencernaan lemak di dalam usus. Suplemen ini sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang sedang dalam masa pemulihan dari sakit kuning atau kelelahan kronis akibat kerja organ hati yang berat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet, diminum 3 kali sehari.
  • Anak-anak: Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau gunakan sediaan sirup khusus anak.
  • Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk meminimalkan ketidaknyamanan pada lambung.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Curcuma FCT 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Heparmin 30 Kapsul

Heparmin merupakan suplemen hati berbahan dasar herbal yang didesain khusus untuk mendukung fungsi hati yang normal dan membantu proses regenerasi sel-sel hati yang rusak. Kandungan utamanya adalah ekstrak Curcuma xanthorrhiza (temulawak) dan Silymarin phytosome (ekstrak dari milk thistle). Silymarin dikenal di dunia medis sebagai salah satu hepatoprotektor terbaik karena kemampuannya dalam menstabilkan membran sel hati dan merangsang sintesis protein.

Manfaat spesifik dari Heparmin meliputi perlindungan terhadap hati dari paparan obat-obatan yang bersifat hepatotoksik (beracun bagi hati), bahan kimia industri, dan konsumsi alkohol. Obat ini juga kerap digunakan sebagai terapi suportif pada kondisi hepatitis akut maupun kronis, serta perlemakan hati.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul, diminum 3-4 kali sehari tergantung tingkat kebutuhan atau anjuran tenaga medis.
  • Obat ini dapat diminum sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Heparmin 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Gaya Hidup untuk Mencegah Masalah Hati
  1. Batasi Konsumsi Alkohol: Alkohol adalah musuh utama liver karena proses pemecahannya menghasilkan zat kimia beracun yang memicu peradangan.
  2. Jaga Berat Badan Ideal: Obesitas dapat memicu penyakit perlemakan hati non-alkoholik (NAFLD). Rutin berolahraga minimal 30 menit sehari sangat disarankan.
  3. Hindari Perilaku Berisiko: Gunakan jarum suntik yang steril, hindari berbagi alat kebersihan pribadi (seperti pisau cukur), dan lakukan hubungan intim yang aman untuk mencegah penularan Hepatitis B dan C.

3. HP Pro 30 Kapsul

HP Pro adalah suplemen pelindung hati yang mengandung ekstrak Schisandra chinensis (Fructus Schisandrae), sebuah tanaman herbal tradisional yang telah lama digunakan dalam pengobatan Tiongkok. Senyawa lignan yang terkandung dalam ekstrak Schisandra bekerja sangat efektif dalam menurunkan kadar enzim SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) yang sering kali melonjak tinggi ketika terjadi kerusakan atau peradangan pada sel hati.

Suplemen ini bermanfaat untuk mempercepat pemulihan penderita hepatitis virus, mencegah sirosis hati pada tahap awal, dan meningkatkan produksi antioksidan alami tubuh (glutathione) di dalam jaringan hati. Ini membuatnya menjadi perlindungan komprehensif bagi individu yang memiliki gaya hidup rentan terhadap kerusakan liver.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 kapsul, diminum 3 kali sehari.
  • Untuk pemeliharaan jangka panjang, dosis dapat diturunkan menjadi 1 kapsul, 2 kali sehari sesuai kondisi kesehatan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan HP Pro 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

4. Essentiale 300 mg 10 Kapsul

Essentiale adalah produk kesehatan yang mengandung Essential Phospholipids (EPL) yang diekstrak dari kacang kedelai. Phospholipid adalah komponen penyusun utama membran sel hati manusia. Ketika hati mengalami kerusakan akibat racun, virus, atau peradangan, membran sel hati akan robek atau hancur. Kandungan dalam Essentiale bekerja langsung menambal dan memperbaiki struktur membran sel yang rusak tersebut.

Manfaat Essentiale mencakup terapi penunjang untuk penyakit hati kronis, gangguan empedu, perlemakan hati (fatty liver), kerusakan hati akibat toksin/obat, hingga meringankan gejala penyakit hepatitis. Obat ini membantu mengembalikan kemampuan metabolisme organ hati ke tingkat yang normal dan mengurangi keluhan mual atau tidak nyaman di perut kanan atas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun: 2 kapsul, diminum 3 kali sehari.
  • Kapsul harus ditelan utuh dengan air putih dalam jumlah yang cukup, sebaiknya pada saat makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Essentiale 300 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

7 Jenis Penyakit Hati yang Perlu Diwaspadai

Ada banyak kondisi medis yang bisa merusak struktur dan fungsi hati. Mengetahui jenis-jenis penyakit hati sejak awal sangat penting agar penanganan medis bisa dilakukan sebelum terjadi gagal hati permanen. Berikut adalah 7 masalah hati utama yang kerap dialami masyarakat:

1. Hepatitis (Peradangan Hati)

Hepatitis adalah peradangan pada jaringan hati yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi virus (Hepatitis A, B, C, D, dan E). Hepatitis A dan E biasanya menular lewat makanan atau air yang terkontaminasi feses penderita. Sedangkan Hepatitis B, C, dan D menular melalui cairan tubuh, seperti darah dan kontak seksual. Jika tidak ditangani, Hepatitis B dan C dapat berkembang menjadi penyakit kronis.

2. Perlemakan Hati (Fatty Liver)

Kondisi ini terjadi akibat adanya penumpukan lemak berlebih pada sel-sel hati. Ada dua jenis utama: perlemakan hati alkoholik (disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebih) dan non-alkoholik (NAFLD). NAFLD saat ini sedang meningkat pesat seiring dengan tingginya angka obesitas, diabetes tipe 2, dan kolesterol tinggi di tengah masyarakat.

3. Sirosis Hati

Sirosis merupakan tahap lanjut dari kerusakan hati yang ditandai dengan terbentuknya jaringan parut (fibrosis) yang luas. Jaringan parut ini akan menggantikan sel-sel hati yang sehat, membuat organ tersebut mengeras dan tidak bisa berfungsi lagi. Sirosis biasanya merupakan komplikasi jangka panjang dari infeksi Hepatitis kronis atau kecanduan alkohol.

4. Kanker Hati

Kanker hati primer (Hepatocellular Carcinoma) adalah jenis kanker yang bermula langsung dari sel-sel organ liver. Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan riwayat pasien yang menderita sirosis hati atau Hepatitis B dan C. Deteksi dini sulit dilakukan karena gejalanya baru terasa sakit hebat saat tumor sudah berukuran besar.

5. Hemokromatosis

Hemokromatosis adalah kelainan genetik yang menyebabkan tubuh menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang dikonsumsi. Kelebihan zat besi ini akan menumpuk di berbagai organ, terutama hati, jantung, dan pankreas, yang lambat laun dapat meracuni organ tersebut dan memicu terjadinya sirosis atau gagal hati.

6. Penyakit Wilson

Mirip dengan hemokromatosis, Penyakit Wilson juga merupakan kelainan bawaan yang diturunkan secara genetik. Bedanya, pada penyakit ini, tubuh tidak mampu membuang kelebihan zat tembaga (copper). Penumpukan tembaga yang masif di dalam hati akan menyebabkan kerusakan hati parah, serta berpotensi menyebar hingga merusak jaringan otak dan mata.

7. Hepatitis Autoimun

Ini adalah suatu kondisi medis di mana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melawan kuman justru berbalik menyerang sel-sel hati yang sehat. Serangan autoimun ini menyebabkan peradangan kronis yang bila dibiarkan terus-menerus tanpa terapi imunosupresan akan merusak fungsi hati dan memicu gagal liver.

Studi Mengenai Gangguan Fungsi Hati

Journal of Hepatology menerbitkan studi di tahun 2022 yang menjelaskan bahwa prevalensi Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) atau perlemakan hati non-alkoholik terus meningkat secara global dan telah menjadi penyebab utama penyakit hati kronis.

Studi ini menekankan bahwa sekitar 25-30% populasi dunia saat ini memiliki lemak berlebih di organ hatinya tanpa menyadarinya. Peneliti menegaskan bahwa modifikasi gaya hidup radikal, seperti penurunan berat badan bertahap sekitar 7-10% dari total berat tubuh, modifikasi diet rendah karbohidrat sederhana, dan konsumsi pelindung hati terbukti ampuh membalikkan kerusakan organ hati pada fase awal.

Jika kamu merasakan gejala tak lazim seperti nyeri perut kanan atas, kelelahan yang tidak kunjung hilang, atau perubahan warna kulit, jangan ragu untuk segera mencari bantuan medis profesional.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan, vitamin, dan suplemen pendukung fungsi hati di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Liver diseases.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Liver disease – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Liver Disease: Types, Symptoms, Causes & Treatments.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Waspadai Bahaya Penyakit Hepatitis.
NCBI / Journal of Hepatology. Diakses pada 2024. Global burden of NAFLD and NASH: trends, predictions, risk factors and prevention.

FAQ

1. Apa saja ciri-ciri awal masalah hati?

Pada tahap awal, masalah hati sering tidak bergejala. Namun, seiring waktu, penderita bisa merasakan kelelahan ekstrem, urine berwarna gelap seperti teh, feses berwarna pucat, mual, kehilangan nafsu makan, dan rasa begah atau nyeri tumpul di perut bagian kanan atas.

2. Apakah penyakit liver bisa disembuhkan?

Penyakit liver yang terdeteksi sejak awal, seperti perlemakan hati atau infeksi virus hepatitis akut, dapat disembuhkan atau dikendalikan dengan gaya hidup sehat dan obat-obatan. Namun, jika sudah mencapai tahap sirosis (pengerasan jaringan hati), kerusakan tersebut bersifat permanen dan fokus pengobatan adalah mencegah kerusakan lebih lanjut.

3. Pantangan makanan apa saja untuk penderita gangguan fungsi hati?

Penderita gangguan hati harus menghindari konsumsi alkohol secara total. Selain itu, batasi makanan tinggi garam (natrium) untuk mencegah penumpukan cairan di perut, kurangi gorengan atau makanan tinggi lemak jenuh, dan hindari makanan olahan serta pemanis buatan yang dapat membebani kerja organ hati.

4. Apakah suplemen hati aman dikonsumsi setiap hari?

Sebagian besar suplemen hati seperti ekstrak temulawak atau silymarin relatif aman dikonsumsi sebagai pencegahan selama mengikuti dosis pada kemasan. Namun, bagi kamu yang memiliki penyakit kronis, sedang mengonsumsi obat resep, atau wanita hamil, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi suplemen.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang