Ad Placeholder Image

Ini 7 Manfaat Daun Mengkudu bagi Kesehatan dan Cara Menggunakannya

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

“Daun mengkudu digunakan dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk ekstrak, teh, bahkan sebagai bahan makanan. Manfaatnya, yaitu mencegah mengatasi peradangan hingga menjaga kesehatan jantung.”

Ini 7 Manfaat Daun Mengkudu bagi Kesehatan dan Cara MenggunakannyaIni 7 Manfaat Daun Mengkudu bagi Kesehatan dan Cara Menggunakannya

DAFTAR ISI


Mengkudu (Morinda citrifolia), atau yang di beberapa daerah Indonesia akrab disapa dengan sebutan buah pace, merupakan salah satu tanaman herbal yang sudah berabad-abad digunakan dalam pengobatan tradisional. Meski memiliki bentuk yang tidak terlalu menarik dan aroma yang cukup menyengat saat matang, buah ini menyimpan segudang nutrisi dan senyawa fitokimia yang luar biasa bagi tubuh.

Sayangnya, aroma tajam dan rasa pahit yang khas dari buah mengkudu seringkali menjadi penghalang utama bagi banyak orang untuk mengonsumsinya. Aroma ini sebenarnya berasal dari kandungan asam kaproat dan asam kaprilat yang terbentuk saat buah mulai matang. Padahal, jika kamu mengetahui cara pengolahan yang tepat, aroma tidak sedap ini bisa diminimalisir tanpa harus merusak kandungan nutrisi penting di dalamnya.

Sebagai apoteker, saya sering mendapat pertanyaan mengenai bagaimana cara yang paling aman dan efektif untuk mengonsumsi herbal ini, terutama untuk menjaga tekanan darah, gula darah, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Pengolahan yang salah tidak hanya membuat rasanya menjadi tidak karuan, tetapi juga berisiko menghilangkan senyawa aktif seperti scopoletin, proxeronine, dan antioksidan alami yang justru menjadi keunggulan utama dari mengkudu.

Nah, mau tahu apa saja pilihan cara mengolah mengkudu yang benar agar rasanya lebih enak dan manfaatnya tetap optimal? Berikut ulasan lengkap beserta panduan medis yang perlu kamu perhatikan!

Cara Mengolah Mengkudu yang Tepat dan Aman

Ada beberapa metode yang bisa kamu lakukan di rumah untuk mengolah buah maupun daun mengkudu menjadi minuman kesehatan yang layak konsumsi. Berikut adalah beberapa cara yang direkomendasikan:

1. Jus Mengkudu Segar

Membuat jus adalah cara paling umum dan paling mudah untuk mendapatkan ekstrak murni dari buah mengkudu. Cara ini mempertahankan sebagian besar enzim dan vitamin C yang peka terhadap panas.

Cara membuat:

  • Pilih buah mengkudu yang sudah menguning tetapi belum terlalu lembek (untuk menghindari aroma yang terlalu busuk).
  • Cuci bersih buah dengan air mengalir, lalu potong menjadi beberapa bagian.
  • Masukkan ke dalam blender. Kamu bisa menambahkan air matang secukupnya.
  • Blender hingga halus, lalu saring menggunakan kain bersih atau saringan kawat yang sangat rapat untuk memisahkan bijinya.
  • Untuk menyamarkan rasa pahit dan aroma menyengat, tambahkan perasan air lemon, sedikit jahe, atau madu murni.

Dosis yang dianjurkan untuk pemula adalah 30-50 ml per hari (sekitar 2-3 sendok makan), bisa dicampur dengan segelas air putih.

2. Rebusan Air Mengkudu

Bagi sebagian orang, merebus mengkudu dianggap lebih aman untuk perut dan ampuh menghilangkan bau menyengatnya, meskipun ada beberapa vitamin yang mungkin sedikit berkurang akibat pemanasan.

Cara membuat:

  • Siapkan 1-2 buah mengkudu yang sudah matang, cuci bersih dan iris tipis-tipis.
  • Rebus irisan buah mengkudu dengan 3 gelas air bersih.
  • Biarkan mendidih dengan api kecil hingga air menyusut dan tersisa sekitar 1 gelas saja.
  • Saring air rebusan tersebut dan diamkan hingga hangat.
  • Kamu bisa meminumnya langsung atau menambahkan sedikit gula batu maupun madu agar lebih nikmat.
Tips Mengurangi Bau Menyengat Mengkudu
  1. Campurkan dengan Buah Lain: Memblender mengkudu bersama apel, nanas, atau anggur sangat efektif menutupi rasa aslinya.
  2. Gunakan Suhu Dingin: Menyajikan jus atau rebusan mengkudu dalam keadaan dingin (dari kulkas) dapat menumpulkan sensor penciuman dan pengecapan terhadap bau tajamnya.
  3. Tambahkan Rempah: Jahe, kayu manis, dan kapulaga adalah agen aromatik yang kuat untuk menetralkan bau asam dari mengkudu.

3. Teh Daun Mengkudu

Tidak hanya buahnya, daun mengkudu juga kaya akan manfaat, terutama sebagai sumber antioksidan pencegah radikal bebas. Daun mengkudu jauh lebih ramah di hidung karena tidak memiliki bau seperti buahnya.

Cara membuat:

  • Petik beberapa lembar daun mengkudu yang masih muda (berwarna hijau terang dan tidak terlalu kaku).
  • Cuci bersih, lalu jemur di bawah sinar matahari secara tidak langsung atau keringkan dengan cara diangin-anginkan hingga benar-benar layu dan kering.
  • Setelah kering, hancurkan daun kasar-kasar.
  • Seduh 1 sendok teh remahan daun mengkudu dengan secangkir air panas, biarkan selama 5-10 menit.
  • Saring dan teh daun mengkudu siap dinikmati.

4. Fermentasi Tradisional Mengkudu

Ini adalah metode asli dari kepulauan Polinesia yang telah dipraktikkan selama ribuan tahun. Fermentasi akan menghasilkan jus mengkudu yang kaya akan probiotik alami.

Cara membuat:

  • Pilih mengkudu matang, cuci bersih, dan biarkan kering sepenuhnya (tidak boleh ada air mentah yang menempel).
  • Masukkan buah utuh ke dalam stoples kaca yang sudah disterilkan. Tutup rapat.
  • Letakkan stoples di tempat yang terkena sinar matahari hangat (bukan terik langsung) selama 4 hingga 8 minggu.
  • Buah akan secara alami mengeluarkan cairan kehitaman.
  • Setelah proses fermentasi selesai, saring cairannya. Jus fermentasi ini sangat pekat dan cukup dikonsumsi 1 sendok makan per hari.

Manfaat Mengkudu untuk Kesehatan Tubuh

Setelah mengetahui cara mengolahnya, penting juga bagi kamu untuk memahami berbagai manfaat medis yang bisa didapatkan dari herbal ini. Di dalam dunia farmasi dan farmakognosi, mengkudu dikenal mengandung senyawa aktif scopoletin yang berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah, sehingga sangat baik untuk penderita hipertensi.

Selain itu, mengkudu mengandung proxeronine yang di dalam tubuh akan diubah menjadi xeronine, suatu alkaloid yang penting untuk memperbaiki fungsi sel-sel tubuh yang rusak dan merangsang sistem kekebalan tubuh.

Manfaat lainnya meliputi:

  • Menurunkan Gula Darah: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mengkudu dapat bertindak seperti insulin basal yang membantu mengontrol kadar glukosa darah pada penderita diabetes tipe 2.
  • Meredakan Nyeri Sendi (Arthritis): Sifat analgesik (pereda nyeri) dan anti-inflamasi alami pada mengkudu terbukti dapat mengurangi rasa sakit pada persendian.
  • Meningkatkan Stamina: Kandungan antioksidan yang sangat tinggi terbukti mampu melawan stres oksidatif otot saat berolahraga, sehingga mengurangi rasa lelah.

Efek Samping dan Perhatian Khusus

Meskipun mengkudu adalah bahan alami, bukan berarti ia bebas dari risiko, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan atau oleh orang dengan kondisi medis tertentu.

1. Penderita Penyakit Ginjal

Mengkudu sangat kaya akan kalium (potassium). Bagi penderita gagal ginjal kronis, ginjal tidak mampu lagi menyaring kelebihan kalium dalam darah. Konsumsi mengkudu pada kondisi ini bisa memicu hiperkalemia yang berakibat fatal pada irama jantung.

2. Keracunan Organ Hati (Hepatotoksisitas)

Terdapat beberapa laporan medis mengenai kerusakan hati akibat konsumsi jus mengkudu dalam dosis sangat tinggi dan jangka panjang. Oleh karena itu, penderita hepatitis atau sirosis hati dilarang keras mengonsumsi obat herbal ini tanpa pengawasan medis.

3. Interaksi dengan Obat-obatan

Jika kamu sedang mengonsumsi obat penurun darah tinggi (antihipertensi) atau obat pengencer darah, mengkudu dapat meningkatkan efek obat tersebut secara berlebihan. Jika muncul reaksi alergi atau masalah pencernaan yang tak kunjung mereda, segera hentikan konsumsi dan lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Bila kamu merasa repot membuat racikan sendiri atau tidak tahan dengan rasa dan baunya, kamu bisa mencari alternatif suplemen yang lebih praktis. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, di mana produk dijamin 100% asli dan diantar langsung ke rumah, baik itu berupa kapsul ekstrak mengkudu maupun vitamin herbal lainnya.

Studi Mengenai Khasiat Mengkudu

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi komprehensif mengenai sifat terapeutik Morinda citrifolia. Penelitian tersebut mengonfirmasi bahwa jus mengkudu memiliki aktivitas antioksidan yang kuat yang dapat mengurangi radikal bebas pada perokok berat.

Studi klinis ini juga menunjukkan bahwa konsumsi jus mengkudu sebanyak 30-118 ml per hari selama 1 bulan secara signifikan memperbaiki profil lipid (menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida) serta menstabilkan tekanan darah pada individu dengan rentang usia pertengahan.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

FAQ

1. Berapa kali sehari sebaiknya minum rebusan mengkudu?

Untuk pemeliharaan kesehatan umum, minum 1 gelas kecil (sekitar 50-100 ml) rebusan atau jus mengkudu sebanyak satu kali sehari sudah cukup. Jangan mengonsumsinya secara berlebihan untuk menghindari risiko iritasi lambung.

2. Apakah ibu hamil boleh minum jus mengkudu?

Secara historis, mengkudu pernah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk memicu menstruasi. Oleh karena itu, konsumsi mengkudu sangat TIDAK disarankan bagi ibu hamil karena berisiko memicu kontraksi rahim dan keguguran.

3. Kapan waktu terbaik minum jus mengkudu?

Waktu terbaik adalah di pagi hari saat perut masih kosong, setidaknya 30 menit sebelum sarapan. Hal ini membantu tubuh menyerap nutrisi dan senyawa aktifnya secara lebih maksimal. Namun, bagi penderita asam lambung, sebaiknya dikonsumsi setelah makan.

4. Apakah mengkudu bisa menyembuhkan asam urat?

Mengkudu memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri sendi akibat peradangan asam urat. Namun, ini bersifat sebagai terapi pendamping (komplementer), bukan sebagai pengganti obat penurun kadar asam urat yang diresepkan oleh dokter.

Referensi:
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2024. Noni.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2024. Noni juice improves serum lipid profiles and other risk markers in cigarette smokers.
WebMD. Diakses pada 2024. Noni – Uses, Side Effects, and More.
Memorial Sloan Kettering Cancer Center. Diakses pada 2024. Noni.
WHO. Diakses pada 2024. Traditional, Complementary and Integrative Medicine.