Ad Placeholder Image

Ini 7 Manfaat Daun Putri Malu yang Jarang Diketahui

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

“Daun putri malu memiliki berbagai kandungan yang dapat memberikan beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh. Contohnya sebagai agen antikolesterol, antikejang, dan membantu mengatasi hipertensi.”

Ini 7 Manfaat Daun Putri Malu yang Jarang DiketahuiIni 7 Manfaat Daun Putri Malu yang Jarang Diketahui

DAFTAR ISI


Ketika mendengar kata bunga, sebagian besar orang akan membayangkan kelopak berwarna merah, merah muda, kuning, atau putih yang cerah. Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak bunga warna hijau di sekitar kita yang tidak hanya unik secara visual, tetapi juga menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh? Beberapa di antaranya bahkan merupakan sayuran yang rutin kita konsumsi sehari-hari.

Dari sudut pandang gizi dan farmakologi, pigmen hijau pada tanaman dan bunga berasal dari klorofil. Zat ini dikenal kaya akan antioksidan, vitamin, serta mineral esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain klorofil, bunga yang berwarna hijau juga kerap mengandung fitonutrien spesifik seperti glukosinolat, flavonoid, dan cynarin yang memiliki sifat antiinflamasi serta hepatoprotektif (melindungi organ hati).

Mengintegrasikan bunga-bungaan hijau yang dapat dimakan (edible flowers) ke dalam menu diet harian adalah salah satu langkah cerdas untuk mencegah berbagai penyakit kronis, mulai dari gangguan pencernaan hingga masalah kardiovaskular. Sayangnya, banyak orang yang belum menyadari potensi luar biasa dari tanaman jenis ini.

Nah, mau tahu apa saja pilihan bunga warna hijau yang bermanfaat bagi kesehatan dan bagaimana cara kerjanya di dalam tubuh? Berikut ulasan lengkapnya!

Ragam Bunga Warna Hijau dan Manfaatnya

Meskipun sering dianggap sebagai sayuran, beberapa tanaman hijau yang kita konsumsi sebenarnya merupakan struktur bunga yang belum mekar (kuncup) atau perbungaan. Berikut adalah ragam bunga berwarna hijau yang paling direkomendasikan untuk kesehatan:

1. Brokoli (Brassica oleracea var. italica)

Brokoli adalah salah satu contoh bunga warna hijau yang paling populer. Bagian hijau bergerombol yang kita makan sebenarnya adalah kumpulan kuncup bunga yang belum mekar. Brokoli sangat padat nutrisi, menjadikannya salah satu superfood terbaik untuk kesehatan tubuh.

Kandungan aktif utama dalam brokoli adalah sulforaphane, sebuah senyawa sulfur yang terbukti memiliki sifat antikanker dan antiinflamasi yang sangat kuat. Selain itu, brokoli juga kaya akan vitamin C, vitamin K1, asam folat, potasium, dan serat larut yang baik untuk metabolisme.

Manfaat brokoli antara lain membantu melancarkan pencernaan, menurunkan risiko kanker lambung dan usus, serta menjaga elastisitas pembuluh darah. Kandungan vitamin K yang tinggi di dalamnya juga berperan krusial dalam proses pembekuan darah dan metabolisme tulang.

2. Artichoke (Cynara cardunculus var. scolymus)

Artichoke merupakan kuncup bunga dari keluarga Thistle yang dipanen sebelum bunganya mekar secara penuh. Bentuknya menyerupai sisik hijau yang bertumpuk. Tanaman ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Eropa untuk mengatasi masalah empedu dan pencernaan.

Senyawa aktif yang menonjol dari artichoke adalah cynarin dan luteolin. Cynarin merangsang produksi empedu di hati, yang mana sangat membantu proses pemecahan lemak dan penyerapan vitamin larut lemak (A, D, E, K). Sementara itu, luteolin adalah antioksidan yang mencegah pembentukan kolesterol pada tubuh.

Mengonsumsi ekstrak artichoke atau bagian pangkal daun bunganya terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), menjaga fungsi hati, dan meredakan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) seperti perut kembung dan nyeri lambung.

3. Bunga Krisan Hijau (Green Chrysanthemum)

Krisan hijau atau green pompom mum adalah varietas bunga krisan yang kelopaknya berwarna hijau cerah. Di wilayah Asia Timur, seduhan bunga krisan telah menjadi obat herbal yang dipercaya sejak ribuan tahun lalu.

Krisan hijau kaya akan senyawa polifenol, glikosida, dan vitamin A. Dalam farmakologi tradisional, krisan dikenal memiliki sifat cooling atau mendinginkan, yang sangat berguna untuk meredakan panas dalam, peradangan tenggorokan, dan mata merah akibat kelelahan menatap layar.

Teh bunga krisan hijau sering disarankan untuk menurunkan tekanan darah ringan, mengurangi kecemasan, serta mendukung detoksifikasi tubuh berkat efek diuretik ringannya.

Tips Memilih dan Mengolah Bunga Hijau
  1. Perhatikan Kesegaran: Pilih brokoli atau artichoke dengan warna hijau yang tajam dan merata. Hindari yang sudah menguning karena kadar vitamin dan antioksidannya mulai menurun.
  2. Metode Memasak: Untuk mempertahankan senyawa sulforaphane pada brokoli, cara terbaik adalah dengan mengukusnya selama 3-5 menit saja, bukan merebusnya terlalu lama.
  3. Persiapan Teh: Jika menggunakan krisan hijau, pastikan bunga yang diseduh food-grade atau bebas dari pestisida komersial.

Efek Samping dan Kapan Harus Waspada

Secara umum, mengonsumsi sayuran atau bunga berwarna hijau sangatlah aman dan dianjurkan. Namun, sebagai apoteker, ada beberapa interaksi dan peringatan medis yang perlu kamu perhatikan:

1. Interaksi dengan Obat Pengencer Darah

Bunga hijau seperti brokoli mengandung kadar Vitamin K yang sangat tinggi. Vitamin K bekerja membantu pembekuan darah. Jika kamu sedang dalam terapi obat pengencer darah (seperti Warfarin), perubahan drastis dalam konsumsi sayuran/bunga hijau dapat mengganggu efektivitas obat tersebut. Pastikan asupan sayur hijau kamu konsisten dan selalu diskusikan dengan dokter.

2. Masalah Tiroid (Goitrogenik)

Brokoli mentah mengandung zat goitrogen yang dapat mengganggu penyerapan yodium pada kelenjar tiroid jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat berlebihan. Proses pemanasan (pengukusan) dapat merusak zat goitrogen ini sehingga aman dikonsumsi.

3. Reaksi Alergi

Bagi sebagian orang, bunga dari keluarga Asteraceae/Compositae (seperti krisan dan artichoke) dapat memicu reaksi alergi ringan hingga sedang, seperti gatal, ruam kulit, atau bersin. Jika kamu mengalami gejala alergi yang menetap, segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi antioksidan harianmu, jika kamu kesulitan mendapatkan sayuran atau bunga segar, kamu juga bisa beli suplemen berbahan dasar ekstrak sayuran hijau secara praktis.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Studi Mengenai Bunga Warna Hijau dan Ekstraknya

Journal of Nutrition and Metabolism menerbitkan studi di tahun 2015 yang menjelaskan bahwa suplementasi dengan ekstrak daun dan bunga artichoke secara signifikan memperbaiki profil lipid dan melindungi hati dari stres oksidatif.

Studi ini menyoroti bahwa kandungan antioksidan spesifik pada tanaman hijau tidak hanya berperan sebagai pelindung sel dari kerusakan akibat radikal bebas, tetapi juga berperan aktif meregenerasi jaringan hepatosit (sel hati) yang mulai rusak akibat diet tinggi lemak.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Healthy Diet Fact Sheet.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Nutrition and healthy eating: How much should you eat?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Artichoke Extract: Benefits, Side Effects and Dosage.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2026. Sulforaphane and Its Effects on Cancer, Mortality, Aging, Brain and Behavior.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.

FAQ

1. Apa saja contoh sayuran yang sebenarnya adalah bunga warna hijau?

Brokoli dan artichoke adalah contoh paling umum dari kuncup bunga warna hijau yang kita konsumsi sebagai sayuran harian. Mereka dipanen sebelum bunganya mekar menjadi kelopak.

2. Apakah teh bunga krisan warna hijau aman diminum setiap hari?

Ya, seduhan bunga warna hijau seperti krisan aman diminum 1-2 cangkir sehari. Minuman ini baik untuk meredakan panas dalam dan menenangkan sistem saraf berkat antioksidannya.

3. Bagaimana cara menyimpan bunga warna hijau agar nutrisinya tidak hilang?

Simpan sayuran berbunga hijau di dalam kompartemen sayur pada kulkas. Jangan mencucinya sebelum disimpan agar tidak lembap dan cepat busuk. Cuci bersih tepat sebelum dimasak.

4. Apakah ada efek samping jika mengonsumsi bunga warna hijau terlalu banyak?

Konsumsi berlebihan, terutama sayur mentah dari keluarga kubis, dapat menyebabkan perut kembung karena tingginya gas dan serat. Selain itu, pasien yang menggunakan obat pengencer darah harus menjaga asupan hijau-hijauan agar kadar vitamin K tetap stabil.