Ad Placeholder Image

Ini 9 Manfaat Telur Puyuh yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Juni 2026

Telur puyuh memiliki berbagai keistimewaan untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ini 9 Manfaat Telur Puyuh yang Baik untuk Kesehatan TubuhIni 9 Manfaat Telur Puyuh yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Telur puyuh sering kali dianggap sebagai “superfood” dalam ukuran kecil. Meskipun ukurannya hanya sepertiga dari telur ayam biasa, telur puyuh menyimpan kepadatan nutrisi yang luar biasa. Di Indonesia, telur ini sangat populer sebagai bahan tambahan dalam soto, bubur ayam, hingga diolah menjadi sate telur puyuh yang lezat. Namun, di balik kelezatannya, banyak orang yang masih ragu mengonsumsinya karena kekhawatiran akan kadar kolesterol.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa telur puyuh, jika dikonsumsi dalam batas yang wajar, memberikan manfaat yang signifikan bagi metabolisme, kesehatan otak, hingga pemulihan jaringan tubuh. Telur ini kaya akan protein berkualitas tinggi, asam lemak esensial, serta berbagai vitamin dan mineral yang mungkin sulit didapatkan dalam jumlah cukup dari sumber makanan lain. Mengingat fungsinya yang vital bagi kesehatan, edukasi mengenai porsi dan manfaatnya menjadi sangat penting.

Memasukkan telur puyuh ke dalam menu diet harian bisa menjadi langkah praktis untuk memenuhi kebutuhan mikronutrisi, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan lansia yang membutuhkan asupan nutrisi padat dalam volume kecil. Jika kamu memiliki kekhawatiran medis tertentu, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan saran pola makan yang tepat.

Nah, mau tahu apa saja manfaat luar biasa dari si kecil ini bagi kesehatan tubuhmu? Berikut ulasannya!

Kandungan Nutrisi Telur Puyuh yang Melimpah

Sebelum membahas manfaatnya secara mendalam, mari kita bedah apa saja yang ada di dalam satu butir telur puyuh (sekitar 9 gram). Telur puyuh mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, serta mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, kalium, dan magnesium. Selain itu, ia merupakan sumber vitamin A, vitamin B kompleks (terutama B12 dan Riboflavin), serta vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang.

Salah satu keunggulan telur puyuh adalah kandungan kolinnya yang tinggi. Kolin adalah nutrisi penting yang berperan dalam sintesis asetilkolin, sebuah neurotransmiter yang mendukung fungsi memori dan pengaturan suasana hati. Selain itu, telur puyuh mengandung antioksidan seperti selenium yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

9 Manfaat Telur Puyuh yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Berikut adalah rincian manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi telur puyuh secara rutin namun tetap terkontrol:

1. Meningkatkan Fungsi Otak dan Memori

Kandungan kolin dan vitamin B12 dalam telur puyuh bekerja sinergis untuk menjaga kesehatan sistem saraf pusat. Kolin membantu dalam pembentukan membran sel saraf, sementara B12 penting untuk pembentukan mielin (lapisan pelindung saraf). Konsumsi rutin dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan mencegah penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

2. Mendukung Pertumbuhan Anak

Anak-anak membutuhkan asupan protein dan asam amino esensial untuk pembentukan otot dan jaringan tubuh. Telur puyuh menyediakan protein yang mudah dicerna oleh sistem pencernaan anak. Selain itu, kandungan zat besi di dalamnya membantu mencegah anemia defisiensi besi yang sering menghambat pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.

3. Mempercepat Proses Pemulihan

Setelah sakit atau operasi, tubuh membutuhkan asam amino untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Telur puyuh mengandung senyawa yang bersifat imunomodulator, yang berarti dapat membantu mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi dan mempercepat regenerasi sel-sel baru.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Meski mengandung kolesterol, telur puyuh juga kaya akan asam lemak HDL (High-Density Lipoprotein) atau kolesterol “baik”. HDL membantu mengangkut kolesterol jahat (LDL) keluar dari arteri menuju hati untuk diproses. Kalium dalam telur puyuh juga berfungsi sebagai vasodilator yang membantu melemaskan pembuluh darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

5. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Vitamin B kompleks dalam telur puyuh berperan penting dalam proses konversi makanan menjadi energi. Riboflavin (B2) dan vitamin B6 membantu enzim dalam tubuh melakukan tugasnya, mulai dari memecah karbohidrat hingga membantu fungsi hormonal, sehingga metabolisme tubuh tetap aktif dan efisien.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan Vitamin A dalam telur puyuh cukup signifikan untuk membantu melindungi kornea dan meningkatkan penglihatan dalam kondisi cahaya rendah. Antioksidan di dalamnya juga berperan dalam mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak di masa depan.

7. Membantu Mengatasi Alergi

Berbeda dengan telur ayam yang terkadang memicu alergi, telur puyuh mengandung protein ovomucoid yang justru sering digunakan sebagai bahan dalam obat antialergi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa telur puyuh dapat membantu meredakan gejala rhinitis alergi atau bersin-bersin akibat debu.

8. Mendetoksifikasi Tubuh secara Alami

Asam amino seperti metionin dan sistein dalam telur puyuh membantu hati dalam proses detoksifikasi. Selain itu, kandungan lesitin membantu memecah timbunan lemak di hati, sehingga organ vital ini dapat berfungsi maksimal dalam menyaring racun dari dalam darah.

9. Kesehatan Kulit dan Rambut

Protein dan lemak sehat dalam telur puyuh memberikan nutrisi bagi folikel rambut dan elastisitas kulit. Konsumsi rutin dapat membuat rambut tampak lebih berkilau dan kulit terasa lebih lembap karena asupan kolagen alami yang didukung oleh profil asam amino yang lengkap.

Tips Mengonsumsi Telur Puyuh yang Aman
  1. Batasi konsumsi maksimal 3-5 butir per hari bagi orang dewasa sehat.
  2. Masak telur puyuh hingga matang sempurna untuk menghindari risiko bakteri Salmonella.
  3. Hindari menggoreng telur puyuh dengan minyak berlebih; lebih baik direbus atau dikukus.

Perbandingan Telur Puyuh dan Telur Ayam

Banyak yang bertanya-tanya, mana yang lebih sehat antara telur puyuh dan telur ayam? Secara proporsional, telur puyuh memiliki kandungan lemak dan protein yang sedikit lebih tinggi dibandingkan telur ayam per gramnya. Namun, karena ukurannya yang kecil, kita cenderung makan lebih dari satu butir.

Kadar kolesterol dalam satu butir telur puyuh adalah sekitar 76 mg, sedangkan telur ayam sekitar 200 mg. Ini berarti makan 3 butir telur puyuh setara dengan makan 1 butir telur ayam dalam hal asupan kolesterol. Keunggulan utama telur puyuh terletak pada kandungan Vitamin B12 dan Zat Besi yang lebih tinggi jika dibandingkan berat yang sama dengan telur ayam.

Studi Mengenai Konsumsi Telur

The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi telur dalam batas wajar tidak secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung pada individu sehat. Penelitian tersebut menekankan bahwa keseimbangan diet secara keseluruhan lebih berpengaruh dibandingkan hanya melihat satu jenis makanan.

Studi lain dalam jurnal Food Chemistry menunjukkan bahwa protein dalam telur puyuh memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif. Hal ini memperkuat alasan mengapa telur puyuh layak dimasukkan dalam menu makanan sehat harian untuk pencegahan penyakit kronis.

FAQ

1. Apakah penderita kolesterol tinggi boleh makan telur puyuh?

Penderita kolesterol tinggi sebaiknya membatasi konsumsi telur puyuh atau berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Jika ingin mengonsumsi, disarankan hanya bagian putihnya saja atau maksimal 1-2 butir per minggu.

2. Berapa jumlah telur puyuh yang aman dimakan dalam sehari?

Untuk individu dewasa tanpa masalah kesehatan kronis, mengonsumsi 3 sampai 5 butir telur puyuh per hari dianggap aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan mikronutrisi harian.

3. Apakah telur puyuh lebih baik daripada telur ayam untuk anak?

Telur puyuh sangat baik untuk anak karena ukurannya yang pas untuk porsi makan anak dan kandungan zat besinya yang tinggi, yang sangat dibutuhkan untuk mencegah anemia pada masa pertumbuhan.

4. Bolehkah makan telur puyuh setiap hari?

Boleh saja, asalkan jumlahnya tidak berlebihan dan diimbangi dengan asupan serat dari sayur dan buah, serta gaya hidup aktif untuk menjaga profil lemak darah tetap stabil.

Jika kamu merasa memerlukan dukungan nutrisi tambahan selain dari makanan alami, kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan suplemen vitamin yang 100% asli dan diantar langsung ke rumah.

Menjaga kesehatan dimulai dari apa yang kamu konsumsi. Telur puyuh adalah pilihan nutrisi yang padat dan terjangkau, namun tetaplah bijak dalam porsinya. Jika muncul gejala alergi atau keluhan kesehatan lainnya, segera konsultasikan dengan tenaga medis profesional.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Quail Egg Nutrition: Benefits and Precautions.
WebMD. Diakses pada 2026. Health Benefits of Quail Eggs.
Journal of Food Chemistry. Diakses pada 2026. Antioxidant Properties of Quail Egg Proteins.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Egg Consumption and Cardiovascular Risk.

## Punya Pertanyaan Seputar Diet dan Nutrisi? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengatur porsi makan yang tepat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.