Ad Placeholder Image

Ini Bakteri Baik yang Menguntungkan Kehidupan Manusia

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

“Meski identik dengan penyakit, tidak semua bakteri bersifat jahat. Terdapat berbagai jenis bakteri baik yang menguntungkan bagi kesehatan manusia seperti bakteri streptomyces, E. coli, dan lactobacillus.”

Ini Bakteri Baik yang Menguntungkan Kehidupan ManusiaIni Bakteri Baik yang Menguntungkan Kehidupan Manusia

DAFTAR ISI


Ketika mendengar kata bakteri, hal pertama yang mungkin terlintas di pikiran kamu adalah penyakit, infeksi, dan kondisi kotor. Padahal, faktanya tidak demikian. Tubuh manusia adalah rumah bagi triliunan mikroorganisme, termasuk bakteri, virus, dan jamur, yang membentuk suatu ekosistem yang dikenal sebagai mikrobioma. Di antara triliunan mikroba tersebut, terdapat sangat banyak bakteri menguntungkan yang justru memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan tubuh kita agar tetap berfungsi dengan optimal.

Bakteri menguntungkan, atau yang sering kita sebut sebagai probiotik, secara alami hidup di berbagai bagian tubuh manusia, terutama di sistem pencernaan (usus), kulit, mulut, dan saluran reproduksi. Kehadiran mereka sangat penting karena mereka bertugas membantu proses pencernaan makanan, menyerap nutrisi, memproduksi vitamin tertentu (seperti vitamin K dan beberapa jenis vitamin B), serta membangun benteng pertahanan alami tubuh untuk melawan bakteri patogen (bakteri jahat) penyebab penyakit.

Sayangnya, gaya hidup modern, pola makan yang buruk, stres yang tidak terkelola, hingga penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma ini. Ketika jumlah bakteri baik menurun drastis, bakteri jahat akan mengambil alih, menyebabkan kondisi yang disebut disbiosis. Hal ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari diare, sembelit, sindrom iritasi usus (IBS), hingga penurunan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, menjaga populasi bakteri baik di dalam tubuh adalah sebuah keharusan.

Bagi kamu yang merasa sistem pencernaannya sering bermasalah atau ingin meningkatkan daya tahan tubuh, mengonsumsi suplemen probiotik bisa menjadi solusi praktis. Kebutuhan nutrisi ini bisa dipenuhi dengan beli suplemen probiotik di aplikasi kesehatan terpercaya. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk suplemen bakteri menguntungkan yang aman dan efektif? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen Bakteri Menguntungkan yang Ampuh

Untuk membantu mengembalikan dan menjaga keseimbangan mikroflora di dalam usus, berikut adalah beberapa rekomendasi suplemen probiotik yang aman dikonsumsi. Produk-produk ini dapat dibeli secara bebas dan sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan kamu dan keluarga.

1. Lacto-B Sachet

Lacto-B adalah suplemen probiotik yang sangat populer di Indonesia, terutama untuk mengatasi masalah pencernaan pada anak-anak. Produk ini mengandung kultur bakteri asam laktat yang menguntungkan, seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus. Selain itu, Lacto-B juga diperkaya dengan vitamin C, vitamin B kompleks, dan zinc yang sangat baik untuk mempercepat masa pemulihan.

Cara kerja bakteri dalam Lacto-B adalah dengan menghasilkan asam laktat di dalam usus. Asam laktat ini akan menurunkan pH usus, menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi pertumbuhan bakteri patogen (bakteri penyebab diare dan infeksi). Manfaat utamanya adalah untuk mengobati diare, mencegah intoleransi laktosa, serta menjaga keseimbangan flora normal usus pasca penggunaan antibiotik.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-12 tahun: 3 sachet per hari.
  • Dapat dikonsumsi langsung atau dicampur dengan makanan pendamping ASI (MPASI), air putih, maupun susu (pastikan suhunya tidak panas agar bakteri baik tidak mati).

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lacto-B Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Interlac Probiotics Oral Drops 5 ml

Interlac Probiotics Oral Drops adalah suplemen probiotik premium yang diformulasikan dalam bentuk tetes (drops). Kandungan aktif utamanya adalah bakteri Lactobacillus reuteri Protectis, salah satu strain bakteri menguntungkan yang efektivitas dan keamanannya telah teruji secara klinis di seluruh dunia. Bentuk sediaan tetes ini menjadikannya sangat praktis, terutama untuk bayi baru lahir (newborn) hingga anak-anak.

Bakteri L. reuteri bekerja secara efektif dengan menempel pada dinding usus dan membentuk koloni bakteri baik yang kuat. Manfaat spesifik dari Interlac sangat beragam, mulai dari meredakan kolik infantil (bayi menangis terus-menerus karena perut kembung/sakit), mengatasi gumoh, mencegah konstipasi (sembelit), hingga membantu mengatasi diare akibat rotavirus atau penggunaan antibiotik.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi dan anak-anak: 5 tetes, 1 kali sehari.
  • Kocok botol dengan baik sebelum digunakan. Teteskan langsung ke dalam mulut, atau bisa juga dicampurkan ke dalam susu/makanan yang tidak panas.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Interlac Probiotics Oral Drops 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

3. Liprolac Sachet

Liprolac adalah suplemen sinbiotik, yang artinya produk ini memadukan probiotik (bakteri baik) dan prebiotik (makanan untuk bakteri baik) di dalam satu kemasan. Liprolac mengandung multi-strain probiotik yang kuat, yaitu Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus rhamnosus, Bifidobacterium longum, Bifidobacterium bifidum, serta Streptococcus thermophilus. Untuk prebiotiknya, Liprolac menggunakan Fructooligosaccharides (FOS).

Kombinasi probiotik dan prebiotik ini memastikan bahwa bakteri menguntungkan tidak hanya masuk ke dalam usus, tetapi juga memiliki “bekal makanan” yang cukup untuk berkembang biak dengan cepat. Liprolac sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan saluran cerna anak, meningkatkan respons sistem imun tubuh, serta meredakan berbagai gangguan pencernaan seperti perut kembung, diare, dan sembelit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-3 tahun: 1 sachet per hari.
  • Anak usia di atas 3 tahun: 1-2 sachet per hari.
  • Dapat dikonsumsi langsung atau dilarutkan ke dalam sedikit air minum.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Liprolac Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Blackmores Probiotics+ Daily Health 30 Kapsul

Berbeda dengan rekomendasi sebelumnya yang lebih fokus pada anak-anak, Blackmores Probiotics+ Daily Health dirancang khusus untuk orang dewasa yang ingin menjaga kesehatan pencernaan sehari-hari. Suplemen ini menggunakan teknologi dual-action yang mengandung lima strain bakteri yang teruji klinis dengan total 30 miliar CFU (Colony Forming Units) bakteri baik, dikombinasikan dengan prebiotik inulin.

Produk ini bekerja dengan cara menjaga keragaman bakteri sehat di mikrobioma usus dan membantu menormalkan kembali sistem pencernaan yang terganggu akibat stres, pola makan tak sehat, atau faktor penuaan. Manfaatnya termasuk melancarkan buang air besar, mengurangi rasa tidak nyaman di perut, mendukung penyerapan nutrisi makanan, dan secara langsung meningkatkan fungsi daya tahan tubuh orang dewasa.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul per hari setelah makan, atau sesuai petunjuk dokter.
  • Kapsul harus ditelan utuh, tidak boleh dikunyah.

Obat ini termasuk golongan suplemen. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Probiotics+ Daily Health 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Kematian Bakteri Menguntungkan di Usus

Terkadang, tanpa disadari kebiasaan sehari-hari dapat merusak keseimbangan flora usus kita. Hindari beberapa faktor berikut untuk menjaga bakteri baik tetap hidup:

  1. Konsumsi antibiotik sembarangan: Antibiotik tidak bisa membedakan bakteri jahat dan bakteri baik, sehingga penggunaannya membunuh keduanya secara bersamaan.
  2. Makanan tinggi gula dan pemanis buatan: Gula berlebih memicu pertumbuhan jamur dan bakteri patogen yang dapat mengalahkan bakteri menguntungkan.
  3. Kurang konsumsi serat: Serat (prebiotik) adalah makanan utama bagi probiotik. Tanpa serat, bakteri baik akan kelaparan dan mati.
  4. Stres kronis dan kurang tidur: Stres menghasilkan hormon kortisol yang berdampak negatif langsung pada lingkungan usus dan keberlangsungan hidup mikroba baik.

Manfaat Bakteri Menguntungkan bagi Tubuh

1. Mengoptimalkan Sistem Pencernaan dan Penyerapan Nutrisi

Peran paling dasar dari bakteri menguntungkan adalah membantu saluran pencernaan dalam memecah makanan yang sulit dicerna oleh tubuh manusia, seperti karbohidrat kompleks dan serat nabati. Melalui proses fermentasi, bakteri ini menghasilkan asam lemak rantai pendek (seperti butirat) yang menjadi sumber energi utama bagi sel-sel dinding usus, sekaligus memaksimalkan penyerapan mineral penting seperti kalsium, zat besi, dan magnesium.

2. Menjaga Fungsi Sistem Imunitas Tubuh

Tahukah kamu bahwa sekitar 70% sel dari sistem kekebalan tubuh kita berada di dalam usus? Bakteri baik berperan sebagai “pelatih” bagi sel-sel imun ini. Mereka merangsang produksi antibodi dan mengatur respons peradangan, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit infeksi seperti flu, batuk, dan infeksi saluran napas, namun juga tidak bereaksi berlebihan (yang memicu alergi atau penyakit autoimun).

3. Menjaga Kesehatan Mental (Gut-Brain Axis)

Saluran cerna dan otak terhubung oleh jaringan saraf yang disebut gut-brain axis. Menariknya, bakteri menguntungkan di usus bertanggung jawab memproduksi lebih dari 90% serotonin (hormon kebahagiaan) dalam tubuh. Keseimbangan bakteri yang baik telah terbukti secara klinis dapat menurunkan tingkat stres, mengurangi gejala kecemasan (anxiety), serta mencegah depresi. Jadi, perut yang sehat benar-benar bisa menciptakan pikiran yang bahagia.

Jenis Bakteri Menguntungkan yang Paling Umum

1. Lactobacillus

Ini adalah jenis probiotik yang paling banyak ditemukan dalam produk suplemen dan makanan fermentasi seperti yogurt. Lactobacillus hidup dominan di usus kecil bagian atas dan area vagina pada wanita. Salah satu kemampuannya yang luar biasa adalah memproduksi enzim laktase, yang membantu orang mencerna laktosa (gula alami dalam susu), sehingga sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa.

2. Bifidobacterium

Berbeda dengan Lactobacillus, bakteri Bifidobacterium lebih banyak bermukim di usus besar (kolon). Populasi bakteri ini sangat tinggi pada bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif dan cenderung menurun seiring bertambahnya usia manusia. Bakteri jenis ini sangat ampuh dalam mencegah pertumbuhan bakteri patogen (seperti E. coli), serta meredakan gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus besar.

3. Saccharomyces boulardii

Meskipun secara taksonomi ini adalah jenis ragi (jamur bersel tunggal) dan bukan murni sebuah “bakteri”, Saccharomyces boulardii dimasukkan ke dalam golongan probiotik karena fungsi dan sifatnya yang sama persis dengan bakteri menguntungkan. Mikroorganisme ini sangat tangguh dalam bertahan melewati asam lambung dan terbukti sangat ampuh dalam mencegah serta mengobati diare, terutama diare yang diakibatkan oleh penggunaan antibiotik.

Cara Alami Menjaga Keseimbangan Mikrobioma

1. Konsumsi Makanan Fermentasi

Selain suplemen, kamu bisa mendapatkan bakteri baik dari makanan utuh. Makanan khas Indonesia seperti tempe adalah sumber probiotik yang sangat baik. Selain tempe, kamu juga bisa rutin mengonsumsi yogurt murni tanpa tambahan gula, kefir, kimchi, sauerkraut (kol asam), miso, dan kombucha. Proses fermentasi pada makanan-makanan ini menghasilkan koloni bakteri hidup yang akan memperkaya keragaman mikrobioma di pencernaanmu.

2. Perbanyak Asupan Prebiotik

Prebiotik adalah serat makanan yang tidak bisa dicerna oleh manusia, namun menjadi “bahan bakar” utama bagi bakteri probiotik. Mengonsumsi bakteri baik tidak akan ada gunanya jika kamu tidak memberi mereka makan. Sumber alami prebiotik terbaik meliputi bawang putih, bawang bombay, pisang (terutama yang belum terlalu matang/masih sedikit hijau), asparagus, gandum utuh (oats), dan apel beserta kulitnya.

3. Tahu Kapan Harus ke Dokter

Bakteri menguntungkan memang membantu menjaga kesehatan, namun suplemen probiotik bukanlah obat ajaib untuk semua penyakit. Jika kamu mengalami diare kronis (lebih dari 3 hari), feses berdarah, dehidrasi berat, atau nyeri perut yang tak tertahankan, jangan hanya mengandalkan suplemen bebas. Dalam kondisi darurat seperti ini, kamu wajib segera konsultasi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis, diagnosis yang akurat, serta penanganan obat-obatan resep yang tepat sesuai kondisimu.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Studi Mengenai Bakteri Menguntungkan

Nutrients menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa mikrobiota usus, khususnya keberadaan probiotik yang sehat, memainkan peran langsung dalam meregulasi respons sel imun bawaan dan adaptif.

Studi tersebut menemukan bahwa populasi bakteri usus yang seimbang dapat menurunkan risiko terjadinya peradangan sistemik (inflamasi kronis) yang sering menjadi cikal bakal penyakit metabolik seperti obesitas dan diabetes tipe 2. Sebaliknya, penurunan drastis jumlah bakteri baik di usus berkorelasi kuat dengan kerentanan seseorang terhadap berbagai agen patogen lingkungan.

Jangan pernah sepelekan masalah pencernaan yang kamu atau anak kamu alami. Gangguan pencernaan yang dibiarkan bisa mengganggu penyerapan nutrisi hingga melemahkan sistem imun secara keseluruhan.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan suplemen probiotik di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan solusi medis terpercaya dari ahlinya.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Probiotics in food: health and nutritional properties.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Probiotics and prebiotics: What you should know.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Probiotics: How They Work, Benefits, and Sources.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2024. Health benefits of taking probiotics.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Gut Microbiota and the Immune System.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan bakteri menguntungkan?

Bakteri menguntungkan atau probiotik adalah mikroorganisme hidup, sebagian besar berupa bakteri, yang apabila dikonsumsi atau berada di dalam tubuh dalam jumlah yang cukup, akan memberikan dampak positif dan melindungi kesehatan sang inang (manusia) dari berbagai penyakit.

2. Apa perbedaan utama antara probiotik dan prebiotik?

Probiotik adalah bakteri baiknya itu sendiri (organisme hidup), sedangkan prebiotik adalah sejenis serat makanan yang tidak bisa dicerna tubuh manusia, namun berfungsi sebagai makanan atau nutrisi utama agar bakteri probiotik dapat hidup dan berkembang biak di dalam usus.

3. Apakah aman mengonsumsi suplemen probiotik setiap hari?

Bagi kebanyakan orang sehat, mengonsumsi probiotik setiap hari sangat aman dan justru disarankan untuk menjaga kesehatan pencernaan jangka panjang. Namun, bagi pasien dengan sistem imun yang sangat lemah (seperti pasien kanker atau HIV), konsumsi suplemen harus di bawah pengawasan dokter ketat.

4. Kapan waktu terbaik untuk minum suplemen bakteri baik?

Waktu terbaik untuk mengonsumsi suplemen probiotik umumnya adalah sesaat sebelum makan atau di sela-sela waktu makan, karena pada saat itu asam lambung sedang tidak terlalu tinggi, sehingga memperbesar kemungkinan bakteri tersebut dapat bertahan hidup hingga mencapai usus.