Ad Placeholder Image

Ini Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar yang Menyegarkan

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   09 Juni 2026

“Saat cuaca panas pilihan camilan tidak melulu es krim. Es pisang ijo juga bisa jadi pilihan untuk menyegarkan tenggorokan.”

Ini Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar yang MenyegarkanIni Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar yang Menyegarkan

DAFTAR ISI


Es pisang ijo merupakan salah satu kuliner tradisional yang sangat populer di Indonesia, terutama saat bulan Ramadan. Rasanya yang manis, teksturnya yang lembut, dan sensasi dingin yang menyegarkan membuatnya menjadi primadona takjil. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya, sebenarnya es pisang ijo berasal dari mana dan bagaimana sejarah di balik kelezatannya?

Mengetahui asal-usul suatu makanan tidak hanya memuaskan rasa ingin tahu, tetapi juga membantu kita memahami nilai budaya dan komposisi bahan yang digunakan. Secara medis, memahami bahan-bahan dalam makanan tradisional sangat penting untuk memantau asupan nutrisi harian kita, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes atau gangguan pencernaan.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas sejarah, filosofi, hingga aspek kesehatan dari sajian khas Sulawesi ini. Memahami profil nutrisi dari setiap komponen es pisang ijo akan membantu kamu dalam mengontrol porsi agar tetap bisa menikmati kelezatannya tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.

Nah, mau tahu apa saja ulasan mendalam mengenai asal-usul dan sisi kesehatan dari es pisang ijo? Berikut ulasannya!

Sejarah dan Asal-Usul Es Pisang Ijo

Es pisang ijo berasal dari daerah Makassar, Sulawesi Selatan. Kuliner ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya suku Makassar dan Bugis selama puluhan tahun. Di daerah asalnya, kudapan ini tidak hanya dianggap sebagai pencuci mulut biasa, tetapi seringkali hadir dalam acara-acara adat, perayaan keluarga, hingga menjadi menu wajib saat berbuka puasa.

Keunikan utama dari hidangan ini terletak pada pisang yang dibalut dengan adonan tepung beras berwarna hijau, yang kemudian disajikan bersama bubur sumsum (vla), sirup merah khas Makassar (biasanya sirup DHT), dan es serut. Penggunaan pisang raja atau pisang kepok yang sudah matang sempurna memberikan rasa manis alami yang khas, yang berpadu sempurna dengan gurihnya santan pada bubur sumsum.

Meskipun kini es pisang ijo telah menyebar ke seluruh pelosok Nusantara, cita rasa otentiknya tetap merujuk pada resep tradisional dari tanah Daeng. Di Jakarta, Surabaya, hingga Medan, pedagang es pisang ijo mudah ditemukan, membuktikan bahwa kuliner lokal ini memiliki daya tarik universal yang disukai oleh berbagai kalangan masyarakat.

Filosofi di Balik Warna Hijau Es Pisang Ijo

Warna hijau yang menyelimuti pisang bukanlah tanpa makna. Dalam budaya masyarakat Sulawesi Selatan, warna hijau melambangkan kesucian, harapan, kedamaian, dan kerukunan. Secara tradisional, warna hijau ini didapatkan dari pewarna alami yakni perasan daun suji atau daun pandan.

Penggunaan daun pandan tidak hanya memberikan warna hijau yang cantik, tetapi juga aroma yang sangat harum dan menggugah selera. Dari sisi kesehatan, daun pandan mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel.

Pentingnya Pewarna Alami
  1. Pewarna alami seperti daun suji lebih aman bagi lambung dan ginjal dibandingkan pewarna sintetis.
  2. Aroma pandan dapat memberikan efek relaksasi yang menenangkan saraf.
  3. Daun suji mengandung klorofit yang baik untuk membantu proses detoksifikasi ringan dalam tubuh.

Analisis Kandungan Gizi Bahan Utama

Sebagai seorang apoteker, saya sering melihat bahwa masyarakat hanya fokus pada rasa manisnya saja. Namun, jika kita bedah secara farmakologis dan nutrisi, bahan-bahan dalam es pisang ijo memiliki profil yang cukup kompleks:

1. Pisang (Bahan Utama)

Pisang adalah sumber kalium (potasium) yang sangat baik. Kalium berfungsi untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah. Selain itu, pisang mengandung karbohidrat kompleks yang memberikan energi instan namun tahan lama, sehingga cocok dikonsumsi setelah beraktivitas atau setelah berpuasa seharian.

2. Tepung Beras dan Tepung Terigu

Lapisan hijau dan bubur sumsum terbuat dari tepung-tepungan yang merupakan sumber karbohidrat. Ini memberikan rasa kenyang. Namun, bagi penderita diabetes, bagian ini perlu diperhatikan karena memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

3. Santan Kelapa

Santan memberikan rasa gurih dan merupakan sumber lemak. Meskipun mengandung lemak jenuh, santan juga memiliki asam laurat yang memiliki sifat antimikroba. Namun, konsumsi santan yang berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori harian secara signifikan.

Manfaat Pisang bagi Kesehatan Tubuh

Pisang yang menjadi “bintang utama” dalam hidangan ini memiliki segudang manfaat medis. Pisang mengandung vitamin B6 yang berperan dalam metabolisme protein dan pembentukan sel darah merah. Selain itu, kandungan serat pektin dalam pisang matang membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit.

Bagi atlet atau orang yang aktif, konsumsi pisang sangat disarankan untuk mencegah kram otot berkat kandungan mineralnya. Dalam konteks es pisang ijo, pisang memberikan tekstur padat yang membantu menyeimbangkan komponen cair dari sirup dan es serut.

Risiko Konsumsi Berlebihan dan Dampak Kesehatan

Meskipun berasal dari bahan alami, es pisang ijo mengandung kadar gula yang tinggi dari sirup dan kental manis. Konsumsi gula berlebih secara rutin dapat memicu obesitas, resistensi insulin, dan karies gigi. Selain itu, suhu yang sangat dingin dari es serut kadang-kadang dapat memicu sensitivitas pada gigi atau menyebabkan kontraksi tiba-tiba pada otot lambung bagi mereka yang memiliki riwayat gastritis (maag).

Jika kamu merasakan keluhan pencernaan seperti perut kembung atau perih setelah mengonsumsi makanan manis dan dingin, kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan penanganan pertama seperti antasida atau suplemen enzim pencernaan yang tepat.

Tips Sehat Menikmati Es Pisang Ijo

Kamu tetap bisa menikmati kesegaran es pisang ijo khas Makassar ini dengan beberapa modifikasi sehat:

  • Kurangi Sirup: Mintalah untuk mengurangi takaran sirup dan kental manis guna menekan asupan gula tambahan.
  • Gunakan Santan Encer: Jika membuat sendiri di rumah, gunakan santan yang lebih encer atau ganti dengan susu rendah lemak untuk mengurangi kalori.
  • Porsi Sedang: Hindari mengonsumsi dalam porsi besar sekaligus, terutama jika kamu jarang berolahraga.
  • Perhatikan Waktu Konsumsi: Sebaiknya jangan mengonsumsi es saat perut benar-benar kosong jika kamu memiliki lambung sensitif. Isilah perut dengan sedikit air hangat terlebih dahulu.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Konsumsi makanan manis dan dingin secara terus-menerus bisa memberikan beban pada metabolisme tubuh. Jika kamu memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes mellitus, hipertensi, atau gangguan kolesterol, sangat penting untuk melakukan kontrol rutin. Jika muncul gejala seperti sering haus yang tidak wajar, pusing setelah makan manis, atau gangguan pencernaan kronis, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan saran medis yang akurat.

Studi Mengenai Kandungan Gizi Makanan Tradisional

Kementerian Kesehatan RI melalui berbagai literatur gizi masyarakat menjelaskan bahwa makanan tradisional Indonesia yang berbasis buah-buahan seperti pisang memiliki potensi besar dalam pemenuhan mikronutrien masyarakat. Studi menunjukkan bahwa pisang raja, yang sering digunakan dalam es pisang ijo, memiliki kadar beta-karoten yang lebih tinggi dibandingkan jenis pisang lainnya, yang sangat baik untuk kesehatan mata dan imunitas.

Namun, penelitian lain dalam jurnal gizi klinik mengingatkan bahwa penambahan gula sederhana dalam bentuk sirup pada jajanan tradisional dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik jika tidak dibatasi. Oleh karena itu, moderasi adalah kunci dalam menikmati kuliner warisan budaya ini.

Sebagai penutup, es pisang ijo bukan sekadar hidangan manis, melainkan simbol budaya Makassar yang kaya akan makna. Dengan memahami kandungan di dalamnya, kamu bisa lebih bijak dalam mengatur frekuensi konsumsinya.

Ingatlah untuk selalu menjaga pola makan seimbang dan tetap aktif bergerak. Jika gejala gangguan kesehatan muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, jangan ragu untuk mengambil langkah medis yang diperlukan.

Punya Keluhan Kesehatan setelah Kulineran tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti perut kembung atau kadar gula darah yang mulai naik, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia.
Healthline. Diakses pada 2026. Bananas 101: Nutrition Facts and Health Benefits.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Dietary Fats: Know Which to Choose.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Sugars Intake for Adults and Children.

FAQ

1. Es pisang ijo berasal dari daerah mana?

Es pisang ijo berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Ini merupakan kuliner khas suku Makassar yang kini sudah populer di seluruh Indonesia.

2. Apakah penderita diabetes boleh makan es pisang ijo?

Penderita diabetes harus sangat berhati-hati karena kandungan gula dan karbohidratnya yang tinggi. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai porsi yang aman atau pilihlah versi rendah gula.

3. Jenis pisang apa yang paling baik digunakan?

Secara tradisional, pisang raja atau pisang kepok yang sudah matang adalah pilihan terbaik karena memiliki tekstur yang kokoh dan rasa manis alami yang kuat.

4. Bagaimana cara membuat warna hijau alami pada pisang ijo?

Warna hijau alami didapatkan dari perasan daun suji untuk warna yang pekat dan daun pandan untuk aroma yang harum.