Ad Placeholder Image

Ini Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar yang Menyegarkan

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

“Saat cuaca panas pilihan camilan tidak melulu es krim. Es pisang ijo juga bisa jadi pilihan untuk menyegarkan tenggorokan.”

Ini Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar yang MenyegarkanIni Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar yang Menyegarkan

DAFTAR ISI


Es pisang, terutama varian es pisang ijo atau es pallu butung, merupakan kudapan khas Nusantara yang sangat digemari berkat perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur pisang yang lembut. Di balik kesegarannya, es pisang menyimpan berbagai manfaat nutrisi yang berasal dari buah pisang sebagai bahan utamanya. Namun, seperti halnya hidangan manis lainnya, cara pengolahan dan porsi konsumsi menjadi kunci agar kudapan ini tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

Pisang sendiri dikenal sebagai superfood lokal yang kaya akan kalium, serat, dan vitamin. Ketika disajikan dalam bentuk es dengan tambahan sirup, santan, dan bubur sumsum, profil nutrisinya berubah menjadi lebih padat kalori. Bagi kamu yang sedang menjalani diet tertentu atau memiliki kondisi medis khusus seperti diabetes, memahami komposisi nutrisi dalam seporsi es pisang sangatlah penting untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

Mengabaikan asupan gula yang tinggi dari sirup dan kental manis dalam es pisang dapat memicu lonjakan glukosa darah. Selain itu, penggunaan santan yang berlebihan juga perlu diperhatikan oleh mereka yang memiliki masalah kolesterol. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara menikmati hidangan ini dengan cara yang lebih bijak tanpa harus kehilangan kenikmatannya.

Jika kamu merasakan keluhan pencernaan atau gejala tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan manis, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Nah, mau tahu lebih lanjut mengenai fakta kesehatan es pisang? Berikut ulasannya!

Manfaat Nutrisi Pisang Sebagai Bahan Utama

Kekuatan utama dari es pisang terletak pada buah pisang itu sendiri. Pisang yang umum digunakan adalah jenis pisang raja atau pisang kepok karena teksturnya yang tetap kokoh setelah dikukus. Secara farmakologis, pisang mengandung berbagai zat aktif yang mendukung fungsi fisiologis tubuh manusia.

Pertama, kandungan kalium (potasium) yang tinggi pada pisang berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah. Kalium bekerja sebagai vasodilator yang membantu pembuluh darah tetap elastis, sehingga menurunkan risiko hipertensi dan stroke. Selain itu, kalium juga dibutuhkan untuk transmisi impuls saraf dan kontraksi otot yang optimal.

Kedua, pisang mengandung serat larut berupa pektin dan pati resisten (resistant starch). Serat ini berfungsi sebagai prebiotik yang memberi makan bakteri baik di usus besar. Pektin juga membantu memperlambat pengosongan lambung, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengontrol penyerapan gula ke dalam aliran darah, meskipun efek ini bisa tertutupi jika es pisang ditambahi terlalu banyak sirup.

Ketiga, vitamin B6 yang melimpah dalam pisang sangat krusial untuk metabolisme protein dan pembentukan hemoglobin. Vitamin ini juga berperan dalam produksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin yang memengaruhi suasana hati (mood). Maka tidak heran jika mengonsumsi es pisang di siang hari yang terik dapat memberikan efek menyegarkan sekaligus meningkatkan perasaan bahagia secara alami.

Dampak Konsumsi Es Pisang Berlebih bagi Kesehatan

Meskipun bahan utamanya sehat, komponen pendukung dalam es pisang seperti bubur sumsum dari tepung beras, santan kelapa, sirup merah (biasanya rasa cocopandan), dan susu kental manis menyumbangkan angka kalori dan gula yang signifikan. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan beberapa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Kandungan gula sederhana dari sirup dapat menyebabkan lonjakan insulin yang cepat. Jika hal ini terjadi terus-menerus, risiko resistensi insulin dan diabetes tipe 2 akan meningkat. Selain itu, bagi penderita gastritis atau GERD, kombinasi santan yang berlemak dan makanan dingin terkadang dapat memicu kekambuhan gejala seperti perut kembung atau rasa panas di dada (heartburn).

Jika kamu memerlukan asupan pendukung untuk menjaga kesehatan pencernaan setelah makan besar, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan praktis. Mempersiapkan suplemen serat atau enzim pencernaan terkadang diperlukan bagi mereka yang memiliki perut sensitif terhadap makanan bersantan.

Tips Menikmati Es Pisang dengan Aman
  1. Gunakan pisang yang sudah matang sempurna secara alami agar rasa manisnya keluar tanpa perlu banyak tambahan gula.
  2. Kurangi porsi kental manis dan sirup hingga setengah dari takaran standar.
  3. Ganti santan kental dengan susu rendah lemak atau santan encer untuk mengurangi asupan lemak jenuh.

Tips Membuat Es Pisang yang Lebih Sehat

Membuat sendiri es pisang di rumah memberi kamu kendali penuh atas bahan-bahan yang digunakan. Kamu bisa mengganti tepung terigu pada kulit pisang ijo dengan campuran tepung gandum atau tepung oat untuk meningkatkan kadar serat. Pewarna hijau tradisional dari daun suji dan pandan jauh lebih baik daripada pewarna makanan sintetis karena mengandung antioksidan klorofil.

Untuk bagian bubur sumsum, kamu bisa menggunakan pemanis alami seperti stevia atau sedikit madu sebagai pengganti gula pasir. Penggunaan buah-buahan tambahan seperti potongan buah nangka atau alpukat juga bisa memperkaya tekstur dan vitamin tanpa menambah beban gula rafinasi yang tinggi. Dengan modifikasi ini, es pisang tidak hanya menjadi pelepas dahaga, tetapi juga camilan bergizi.

Studi Mengenai Nutrisi Pisang dan Kesehatan

Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry menerbitkan studi di tahun 2017 yang menjelaskan bahwa pisang memiliki aktivitas antioksidan dan antidiabetes yang signifikan karena kandungan senyawa fenolik di dalamnya. Namun, pengolahan dengan panas yang ekstrem dan penambahan gula tinggi dapat menurunkan efektivitas senyawa ini dalam tubuh.

Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun buah asli memiliki manfaat protektif, cara penyajian dalam kuliner tradisional seperti es pisang harus memperhatikan keseimbangan makronutrien. Serat dalam pisang memang membantu, namun tidak bisa sepenuhnya menetralkan efek negatif dari gula tambahan jika dosisnya berlebihan.

Penting untuk diingat bahwa menjaga kesehatan dimulai dari apa yang kita konsumsi sehari-hari. Jika kamu mengalami keluhan setelah mencoba resep baru atau merasa ada masalah kesehatan yang mengganggu produktivitas, segeralah mencari saran profesional.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan pendukung di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan tertentu, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. 11 Evidence-Based Health Benefits of Bananas.
WebMD. Diakses pada 2026. Health Benefits of Bananas.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia: Pisang.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Nutrition and Healthy Eating: Added Sugar.

FAQ

1. Apakah es pisang aman untuk penderita asam lambung?

Penderita asam lambung sebaiknya membatasi konsumsi es pisang yang terlalu banyak menggunakan santan kental dan suhu yang terlalu dingin, karena dapat memicu kontraksi lambung dan refluks. Gunakan porsi kecil dan amati reaksi tubuh.

2. Bolehkah anak-anak makan es pisang setiap hari?

Tidak disarankan setiap hari karena kandungan gula tambahannya yang tinggi dapat merusak kesehatan gigi dan meningkatkan risiko obesitas anak. Sebaiknya diberikan sebagai camilan sesekali dengan porsi sirup yang dikurangi.

3. Jenis pisang apa yang terbaik untuk membuat es pisang?

Pisang Raja atau Pisang Kepok adalah pilihan terbaik karena memiliki kadar pati yang stabil sehingga tidak hancur saat dikukus dan memberikan rasa manis yang legit alami.

4. Bagaimana cara menyimpan es pisang agar tidak cepat basi?

Pisahkan bagian pisang ijo, bubur sumsum, dan kuah santannya dalam wadah kedap udara yang berbeda, lalu simpan di dalam kulkas. Santan adalah komponen yang paling cepat basi, sebaiknya segera dihabiskan dalam waktu 24 jam.