Ad Placeholder Image

Ini Cara Membuat Nasi Kuning yang Pulen dan Gurih dengan Bahan Sederhana

2 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 Juni 2026

“Cara membuat nasi kuning yang tepat bisa membuat teksturnya menjadi lebih gurih. Makanan ini biasanya dinikmati dengan bahan pelengkap berupa ayam goreng, telur dadar, dan kerupuk.”

Ini Cara Membuat Nasi Kuning yang Pulen dan Gurih dengan Bahan SederhanaIni Cara Membuat Nasi Kuning yang Pulen dan Gurih dengan Bahan Sederhana

DAFTAR ISI


Nasi kuning adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang tidak hanya lezat, tetapi juga sarat akan nilai budaya. Biasanya, sajian ini selalu hadir memeriahkan berbagai momen perayaan penting, seperti ulang tahun, syukuran, hingga upacara adat tradisional. Warna kuning keemasannya yang melambangkan kemakmuran dan kekayaan, didapatkan dari penggunaan kunyit sebagai pewarna alami.

Di balik cita rasanya yang gurih dan aroma harumnya yang menggugah selera, nasi kuning tradisional umumnya dimasak menggunakan santan kental dalam jumlah banyak. Hal ini membuat tekstur nasi menjadi pulen dan rasanya sangat kaya. Sayangnya, penggunaan santan kental secara berlebihan juga berarti peningkatan kadar lemak jenuh dan kalori. Bagi kamu yang sedang menjaga berat badan atau memiliki riwayat kolesterol tinggi, mengonsumsi nasi kuning dalam porsi besar tentu bisa menjadi kekhawatiran tersendiri.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara masak nasi kuning yang lebih sehat tanpa harus mengorbankan kelezatan aslinya. Dengan sedikit penyesuaian pada bahan dasar dan metode memasak, kamu bisa menciptakan hidangan nasi kuning yang ramah di perut, rendah kolesterol, dan tetap memiliki rasa autentik yang nikmat.

Nah, mau tahu apa saja bahan pengganti dan tips memasaknya? Berikut ulasan lengkap mengenai resep sehat dan panduan lengkapnya!

Pentingnya Memperhatikan Nutrisi Nasi Kuning

Sebelum kita membahas langkah-langkah memasaknya, mari kita bedah terlebih dahulu profil nutrisi dari sepiring nasi kuning tradisional. Secara umum, satu porsi nasi kuning (sekitar 150-200 gram) tanpa lauk pauk bisa mengandung antara 200 hingga 250 kalori. Kandungan karbohidratnya cukup tinggi karena menggunakan beras putih sebagai bahan utama.

Masalah utama dari hidangan ini sebenarnya terletak pada santan. Santan memang memberikan rasa gurih yang khas, tetapi santan mengandung asam lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah jika dikonsumsi berlebihan. Peningkatan kolesterol LDL merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

Jika kamu atau anggota keluargamu memiliki riwayat kolesterol tinggi, hipertensi, atau diabetes, memperhatikan takaran santan dan jenis beras adalah hal yang krusial. Jika butuh panduan khusus mengenai pola makan harian, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter spesialis gizi dapat membantu menghitung kebutuhan kalori harianmu dengan tepat.

Rekomendasi Cara Masak Nasi Kuning yang Sehat

Mengubah resep tradisional menjadi hidangan yang lebih menyehatkan sangatlah mungkin dilakukan. Kuncinya ada pada substitusi bahan-bahan yang tinggi lemak dengan alternatif yang lebih rendah kalori, serta memperkaya penggunaan rempah-rempah alami. Berikut adalah tahapan dan cara masak nasi kuning versi sehat yang bisa kamu praktikkan di rumah.

1. Pilih Jenis Beras yang Tepat

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengganti atau mencampur beras putih biasa dengan beras yang memiliki Indeks Glikemik (IG) lebih rendah. Beras merah, beras cokelat, atau beras basmati merupakan pilihan yang sangat baik. Beras merah kaya akan serat yang dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tiba-tiba.

Jika kamu merasa tekstur beras merah terlalu keras untuk dijadikan nasi kuning, kamu bisa mencoba mencampurnya dengan perbandingan 1:1 (satu takar beras putih dan satu takar beras merah). Dengan begitu, kamu tetap mendapatkan tekstur pulen dari beras putih sekaligus serat tambahan dari beras merah.

2. Ganti Santan dengan Alternatif Rendah Lemak

Ini adalah kunci utama untuk memangkas asupan lemak jenuh. Kamu bisa mengganti santan kelapa kental dengan beberapa bahan berikut:

  • Susu Skim atau Susu Rendah Lemak: Memberikan rasa gurih yang mirip tanpa tambahan lemak jenuh yang berlebihan.
  • Fiber Creme: Krimer serbaguna tinggi serat yang terbuat dari oligosakarida. Produk ini memberikan sensasi creamy seperti santan, namun aman untuk pencernaan dan bebas kolesterol.
  • Santan Encer: Jika kamu tetap ingin mempertahankan cita rasa kelapa asli, gunakanlah santan yang sangat encer. Perbanyak takaran air atau kaldu ayam asli (tanpa lemak) untuk merebus beras.
Tips Tambahan untuk Penderita Diabetes
  1. Pastikan untuk menggunakan beras dengan Indeks Glikemik rendah.
  2. Hindari menambahkan pemanis atau gula pasir ke dalam bumbu halus nasi kuning.
  3. Perbanyak lauk kaya serat dan protein seperti tempe kukus, dada ayam panggang, dan sayuran segar.

3. Perbanyak Bumbu dan Rempah-rempah

Ketika kamu mengurangi takaran santan, kompensasikan rasa gurih yang hilang dengan memperbanyak bumbu aromatik. Bumbu adalah kunci kenikmatan nasi kuning. Gunakan lebih banyak kunyit segar, serai yang dimemarkan, daun jeruk purut, daun salam, dan lengkuas. Kunyit segar tidak hanya memberikan warna yang lebih cantik daripada kunyit bubuk instan, tetapi juga memiliki aroma tanah (earthy) yang khas dan sangat menggugah selera.

Jangan lupa untuk menambahkan sedikit merica hitam (black pepper) saat menghaluskan kunyit. Kandungan piperine dalam lada hitam dapat meningkatkan penyerapan kurkumin (zat aktif pada kunyit) oleh tubuh hingga 2000%.

4. Gunakan Metode Memasak yang Tepat

Untuk metode memasak, menggunakan rice cooker adalah cara paling praktis. Namun, jika kamu menginginkan nasi yang lebih tahan lama dan tidak mudah basi, metode tradisional dengan cara diaron dan dikukus (dandang) adalah yang terbaik. Mengukus nasi kuning juga membantu mempertahankan nutrisi dan aroma rempah agar tidak banyak menguap dibandingkan jika dimasak dengan api besar.

Apabila kamu membutuhkan vitamin tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh keluarga, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Manfaat Kesehatan dari Rempah Nasi Kuning

Kelebihan utama dari hidangan ini terletak pada bumbu halusnya. Tidak hanya sekadar penyedap masakan, rempah-rempah yang menjadi bahan dasar cara masak nasi kuning memiliki sifat farmakologis yang luar biasa.

1. Kunyit sebagai Anti-Inflamasi

Kunyit adalah bintang utama dalam resep ini. Kandungan aktifnya, yaitu kurkumin, merupakan senyawa antioksidan dan anti-inflamasi (anti-peradangan) yang sangat kuat. Banyak ahli kesehatan merekomendasikan konsumsi kurkumin untuk membantu meredakan gejala nyeri sendi (osteoarthritis) dan meningkatkan fungsi endotel pembuluh darah.

2. Serai dan Daun Salam untuk Pencernaan

Serai memiliki efek diuretik alami yang membantu tubuh membuang kelebihan cairan dan natrium. Minyak atsiri di dalam serai juga membantu meredakan perut kembung. Sementara itu, daun salam mengandung senyawa polifenol yang berperan dalam mengatur kadar gula darah dan trigliserida, sehingga sangat baik dipadukan dengan karbohidrat dari nasi.

3. Bawang Putih dan Merah sebagai Antibakteri

Bumbu halus nasi kuning selalu melibatkan bawang putih dan bawang merah. Bawang putih kaya akan allicin, sebuah senyawa yang terbukti efektif meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit, serta membantu menurunkan tekanan darah. Bawang merah sendiri tinggi akan quercetin, antioksidan yang efektif melawan radikal bebas.

Studi Mengenai Rempah dan Kesehatan Metabolik

Foods Journal menerbitkan studi di tahun 2017 yang menjelaskan bahwa kurkumin dalam kunyit memiliki kemampuan yang signifikan dalam mengelola kondisi oksidatif dan inflamasi, sindrom metabolik, artritis, hingga kecemasan.

Penelitian tersebut juga menegaskan bahwa penambahan lada hitam bersamaan dengan kunyit dalam masakan harian (seperti saat mengolah bumbu kuning) adalah cara paling efektif untuk mengoptimalkan penyerapan kurkumin ke aliran darah. Hal ini selaras dengan metode masak tradisional Indonesia yang sering mencampurkan lada dalam bumbu halusnya.

Dengan menerapkan cara masak nasi kuning yang telah dijelaskan di atas, kamu tetap bisa melestarikan tradisi kuliner nusantara sekaligus menjaga kesehatan tubuh dari ancaman kolesterol dan lonjakan gula darah. Kuncinya ada pada pemilihan bahan yang bijak dan takaran yang pas.

Apabila kamu mengalami gejala seperti pusing berkepanjangan, rasa berat di tengkuk setelah makan makanan bersantan, jangan tunda untuk memeriksakan diri. Gejala tersebut bisa jadi merupakan indikasi tingginya kadar kolesterol dalam darah.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Nutrition and healthy eating: How to cut the fat and calories in recipes.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2024. Curcumin: A Review of Its Effects on Human Health.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. The Health Benefits of Turmeric.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Healthy diet fact sheet.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Panduan Gizi Seimbang.

FAQ

1. Apakah cara masak nasi kuning menggunakan fiber creme mengubah rasa aslinya?

Tidak secara drastis. Fiber creme memberikan tekstur kental dan rasa gurih yang menyerupai santan, namun dengan sensasi yang sedikit lebih ringan di mulut. Aroma rempah yang kuat dari kunyit dan serai akan tetap mendominasi, sehingga cita rasa nasi kuning tetap lezat dan autentik.

2. Berapa lama nasi kuning sehat ini bisa bertahan pada suhu ruang?

Nasi kuning yang dimasak tanpa santan kental dan diaron dengan sempurna umumnya lebih tahan lama dibandingkan nasi bersantan biasa. Pada suhu ruang yang sejuk dan wadah tertutup, nasi kuning ini dapat bertahan antara 12 hingga 15 jam tanpa menjadi basi atau berlendir.

3. Bisakah saya menggunakan kunyit bubuk sebagai pewarna praktis?

Bisa, namun kualitas aroma dan rasa tidak akan sekuat kunyit segar. Selain itu, kunyit segar mengandung minyak esensial alami yang memberikan lapisan aroma khas. Jika terpaksa menggunakan kunyit bubuk, pastikan produk tersebut 100% kunyit murni tanpa tambahan pewarna buatan.

4. Lauk pendamping apa yang paling sehat untuk hidangan ini?

Untuk menyeimbangkan gizi, hidangkan nasi kuning sehat dengan protein panggang atau kukus seperti ayam bakar tanpa kulit, ikan pepes, atau telur rebus. Lengkapi juga dengan serat tambahan dari sayuran segar seperti urap sayur, mentimun, dan tomat untuk asupan vitamin maksimal.