Ad Placeholder Image

Ini Cara Membuat Piscok Lumer Renyah untuk Teman Minum Teh

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

“Piscok lumer memang merupakan camilan yang enak, apalagi bila mengonsumsinya bersama segelas teh hangat. Namun, mengingat jumlah kalori camilan satu ini cukup tinggi, sebaiknya hindari mengonsumsinya terlalu banyak.”

Ini Cara Membuat Piscok Lumer Renyah untuk Teman Minum TehIni Cara Membuat Piscok Lumer Renyah untuk Teman Minum Teh

DAFTAR ISI


Pisang cokelat, atau yang lebih populer dengan singkatan piscok, adalah salah satu jajanan atau camilan favorit masyarakat Indonesia. Perpaduan antara manis alaminya buah pisang, lelehan cokelat yang pekat, serta tekstur kulit lumpia yang digoreng renyah membuat camilan ini sulit untuk ditolak. Tidak heran jika piscok sering dijadikan teman setia saat minum teh di sore hari atau sebagai camilan saat bersantai bersama keluarga.

Meskipun rasanya sangat lezat, mengonsumsi piscok yang dibeli sembarangan di pinggir jalan terkadang menimbulkan kekhawatiran tersendiri dari segi kesehatan. Penggunaan minyak goreng yang dipakai berulang kali, tambahan gula pasir yang berlebihan, hingga kualitas cokelat dan pisang yang digunakan bisa berdampak pada asupan kalori dan lemak trans harianmu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara bikin piscok sendiri di rumah agar kebersihan dan nutrisinya lebih terkontrol.

Dengan membuat piscok secara mandiri, kamu memiliki kebebasan penuh untuk memodifikasi resepnya menjadi lebih menyehatkan. Kamu bisa memilih metode memanggang alih-alih menggoreng, menggunakan jenis pisang yang kaya serat, serta memilih cokelat hitam (dark chocolate) yang tinggi antioksidan. Cara ini tidak hanya mempertahankan cita rasa lezat dari piscok, tetapi juga meminimalkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh jangka panjang.

Nah, mau tahu apa saja bahan yang dibutuhkan dan bagaimana langkah-langkah pembuatannya? Berikut ulasan lengkap mengenai cara bikin piscok yang lumer, renyah, namun tetap bisa disesuaikan dengan gaya hidup sehatmu!

Kandungan Gizi di Balik Lezatnya Piscok

Sebelum masuk ke cara bikin piscok, ada baiknya kamu mengetahui profil nutrisi dari bahan-bahan utamanya. Bahan dasar piscok yang terdiri dari pisang dan cokelat sebenarnya membawa sejumlah manfaat kesehatan, asalkan diolah dengan cara yang tepat.

Pisang adalah sumber karbohidrat alami yang sangat baik dan kaya akan potasium (kalium), vitamin B6, vitamin C, serta serat makanan (pektin). Kalium dalam pisang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengatur tekanan darah, dan mendukung fungsi kontraksi otot yang normal. Konsumsi pisang yang cukup dapat membantu mencegah kram otot dan menjaga kesehatan jantung.

Sementara itu, cokelat—terutama jika kamu menggunakan jenis dark chocolate dengan kandungan kakao di atas 70 persen—merupakan sumber antioksidan flavonoid yang sangat kuat. Flavonoid ini diketahui dapat membantu melebarkan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan dalam tubuh. Sayangnya, pada piscok konvensional, jenis cokelat yang digunakan seringkali berupa meses atau cokelat kental manis yang tinggi akan gula tambahan (sukrosa) dan minyak nabati, sehingga manfaat antioksidannya tertutupi oleh tingginya kalori kosong.

Cara Bikin Piscok Lumer dan Renyah (Versi Klasik)

Bagi kamu yang ingin menikmati cita rasa piscok autentik ala pedagang kaki lima namun dengan jaminan kebersihan yang lebih baik, resep klasik ini bisa kamu coba di rumah. Kunci dari piscok yang lumer adalah pemilihan jenis pisang yang tepat dan pembungkusan yang rapat.

1. Persiapan Bahan

Untuk membuat piscok versi klasik, kamu akan membutuhkan bahan-bahan berikut:

  • 5 buah pisang kepok atau pisang uli yang sudah matang sempurna (potong memanjang menjadi 2 atau 4 bagian).
  • 10-20 lembar kulit lumpia siap pakai.
  • Cokelat meses, selai cokelat, atau potongan cokelat batang (secukupnya).
  • 1 sendok makan tepung terigu yang dilarutkan dengan sedikit air (sebagai perekat).
  • Minyak goreng kelapa sawit segar secukupnya untuk menggoreng.

2. Langkah Pembuatan

Ikuti langkah-langkah berikut untuk menghasilkan piscok yang renyah dan tidak bocor:

  • Ambil selembar kulit lumpia, letakkan perlahan di atas piring atau talenan yang datar.
  • Taruh satu potong pisang di bagian bawah kulit lumpia (sisakan ruang di pinggirnya).
  • Tambahkan 1-2 sendok teh meses, selai cokelat, atau potongan cokelat di atas pisang tersebut.
  • Lipat bagian bawah kulit lumpia ke atas menutupi pisang, lalu lipat sisi kanan dan kirinya ke arah dalam (seperti melipat amplop).
  • Gulung perlahan ke arah atas hingga rapat. Di ujung gulungan, oleskan sedikit larutan tepung terigu agar kulit lumpia menempel sempurna dan tidak terbuka saat digoreng.
  • Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Pastikan minyak cukup banyak (metode deep frying) agar piscok matang merata.
  • Goreng piscok hingga warnanya berubah menjadi kuning keemasan. Angkat dan tiriskan di atas tisu dapur untuk menyerap sisa minyak.
Tips Agar Piscok Tidak Bocor dan Tidak Menyerap Banyak Minyak
  1. Gunakan kulit lumpia ganda (dua lapis) jika kulit lumpia yang kamu beli terlalu tipis.
  2. Pastikan ujung lipatan benar-benar merekat kuat dengan bantuan cairan tepung terigu, bukan sekadar air biasa.
  3. Goreng saat minyak sudah benar-benar panas dengan api sedang. Memasukkan piscok saat minyak belum panas akan membuatnya menyerap minyak lebih banyak.

Cara Bikin Piscok Versi Sehat dan Rendah Kalori

Jika kamu sedang menjalani program diet atau memiliki kondisi medis tertentu seperti pradiabetes yang mengharuskanmu mengontrol asupan kalori dan lemak jenuh, kamu tetap bisa menikmati camilan ini. Cara bikin piscok versi sehat melibatkan teknik memasak tanpa minyak berlebih dan pemilihan bahan yang lebih padat nutrisi.

1. Mengganti Bahan Utama

Gantilah kulit lumpia biasa dengan *rice paper* (kertas beras) yang dipanggang atau tetap menggunakan kulit lumpia namun diolah tanpa digoreng. Untuk isian cokelatnya, hindari meses atau susu kental manis. Gunakan dark chocolate batangan dengan persentase kakao minimal 70 persen. Cokelat jenis ini jauh lebih rendah gula dan kaya akan antioksidan. Kamu juga bisa menambahkan taburan kayu manis bubuk (cinnamon) yang bermanfaat untuk membantu menstabilkan kadar gula darah.

2. Metode Memanggang atau Air Fryer

Alih-alih merendam piscok di dalam wajan berisi minyak panas, gunakan metode air fryer atau pemanggang oven. Caranya:

  • Bungkus pisang dan dark chocolate menggunakan kulit lumpia seperti biasa.
  • Oleskan sedikit saja minyak zaitun (olive oil) atau margarin rendah lemak di seluruh permukaan luar kulit lumpia menggunakan kuas.
  • Masukkan ke dalam keranjang air fryer dan atur suhu di angka 180 derajat Celcius selama 8-10 menit. Jangan lupa untuk membalik piscok di pertengahan waktu agar renyahnya merata.
  • Jika menggunakan oven, panggang pada suhu 190 derajat Celcius selama 15-20 menit hingga kulit luar berwarna kecokelatan.

Hasilnya, kamu akan mendapatkan piscok yang tetap lumer di dalam dan renyah di luar, namun dengan pemangkasan kalori dan lemak trans yang sangat signifikan.

Batasan Konsumsi Camilan Manis untuk Kesehatan

Meskipun kamu sudah mengetahui cara bikin piscok yang sehat, porsi konsumsi tetap harus diperhatikan. Menurut rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas aman konsumsi gula tambahan per hari bagi orang dewasa adalah sekitar 50 gram (setara dengan 4 sendok makan). Mengonsumsi camilan manis secara berlebihan secara konsisten dapat memicu lonjakan kadar gula darah (glukosa) yang membebani kerja hormon insulin.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin, yang merupakan cikal bakal dari penyakit diabetes melitus tipe 2, serta memicu penumpukan lemak visceral (obesitas). Oleh karena itu, jadikanlah piscok sebagai treat sesekali, bukan sebagai pengganti makanan pokok atau lauk pauk yang padat nutrisi.

Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan kondisi diabetes atau kamu sendiri mengalami gejala seperti sering merasa haus, sering buang air kecil di malam hari, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas setelah rutin mengonsumsi makanan manis, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan medis. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan panduan medis yang tepat dan saran diet yang dipersonalisasi.

Selain mengontrol porsi makan, pastikan tubuhmu juga mendapatkan asupan mikronutrien yang memadai untuk menjaga sistem metabolisme. Apabila kebutuhan nutrisi harian dari makanan utuh dirasa kurang, kamu juga bisa beli vitamin, suplemen, atau produk kesehatan online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan sangat praktis.

Studi Mengenai Konsumsi Pisang dan Cokelat Hitam

Banyak penelitian medis yang telah membedah manfaat dari bahan baku pembuat piscok, yakni pisang dan cokelat hitam. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa diet yang memasukkan sumber antioksidan flavonoid tinggi, seperti yang ditemukan secara melimpah pada biji kakao murni (bahan dasar dark chocolate), memiliki korelasi positif terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan perbaikan elastisitas pembuluh darah endotel.

Lebih lanjut, riset klinis yang dicatat dalam Journal of the American College of Cardiology memaparkan bahwa asupan kalium yang memadai—yang salah satu sumber terbaiknya adalah buah pisang—berperan signifikan dalam menurunkan risiko penyakit stroke iskemik dan mendukung irama detak jantung yang normal. Temuan-temuan ini menguatkan fakta bahwa jika diolah dengan metode yang sehat (seperti dipanggang dan tidak menggunakan gula tambahan berlebih), camilan berbahan dasar pisang dan cokelat hitam bisa menjadi bagian dari diet sehat pencegah penyakit kardiovaskular.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Batasan Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Nutrition and healthy eating: Sweet treats and healthy alternatives.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2024. The Nutrition Source: Dark Chocolate.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Are Bananas Good for You? Health Benefits and Nutrition.
American Heart Association. Diakses pada 2024. Added Sugars: How Much is Too Much?

FAQ

1. Berapa kira-kira jumlah kalori dalam satu buah piscok goreng?

Satu buah piscok yang digoreng dengan metode deep frying dan menggunakan isian cokelat manis biasa umumnya mengandung sekitar 150 hingga 200 kalori, tergantung pada ukurannya. Sebagian besar kalori ini berasal dari karbohidrat, gula tambahan, serta lemak dari minyak goreng. Jika kamu mengubah cara bikin piscok menjadi dipanggang, kalorinya dapat ditekan secara signifikan.

2. Apakah penderita asam lambung (GERD) boleh makan piscok?

Penderita GERD disarankan untuk berhati-hati. Cokelat mengandung theobromine dan kafein yang dapat melemahkan otot sfingter esofagus bagian bawah, sehingga memicu asam lambung naik. Selain itu, makanan yang digoreng dalam minyak banyak (tinggi lemak) juga memperlambat pengosongan lambung yang memperburuk gejala asam lambung.

3. Jenis pisang apa yang paling cocok untuk membuat piscok lumer?

Pisang kepok, pisang uli, atau pisang raja adalah varietas yang paling direkomendasikan. Ketiga jenis pisang ini memiliki tekstur yang cukup padat dan tidak mudah hancur ketika terkena suhu panas saat digoreng atau dipanggang, namun tetap memberikan rasa manis yang pas dan lumer di mulut.

4. Apakah aman makan piscok setiap hari?

Mengonsumsi piscok goreng konvensional setiap hari tidak direkomendasikan karena tingginya asupan kalori, gula tambahan, dan lemak jenuh yang berisiko memicu obesitas dan lonjakan gula darah. Jika ingin menikmatinya lebih sering, terapkan cara bikin piscok versi memanggang tanpa minyak dan gunakan cokelat hitam murni (tanpa pemanis buatan).