Advertisement

Ini Cara Mengenali Gejala Kanker Payudara dan Menanganinya

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   02 Februari 2022

Semakin cepat gejala kanker payudara dideteksi, semakin cepat cara penanganan bisa dilakukan. Dengan begitu, risiko kondisi memburuk atau munculnya komplikasi bisa diturunkan. Sayangnya, kanker payudara seringkali terlambat disadari dan ditangani karena tanda yang muncul kerap diabaikan.

Ini Cara Mengenali Gejala Kanker Payudara dan MenanganinyaIni Cara Mengenali Gejala Kanker Payudara dan Menanganinya

Halodoc, Jakarta – Gejala kanker payudara seringkali tidak dikenali di awal perkembangannya. Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah seseorang mengidap penyakit ini atau tidak. Kanker payudara adalah penyakit yang terjadi karena tumbuhnya sel kanker di jaringan payudara. 

Kondisi ini terjadi saat sel-sel pada jaringan payudara tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali. Semakin lama, sel-sel tersebut mulai mengambil alih jaringan payudara yang sehat dan jaringan yang ada di sekitarnya. Kondisi ini sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja, tetapi kanker payudara paling sering terjadi pada wanita. 

Pemeriksaan untuk Memastikan Gejala Kanker Payudara 

Kanker bisa terbentuk di jaringan payudara, termasuk di kelenjar lobulus yang menghasilkan susu dan di saluran ductus yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara. Selain itu, sel kanker juga bisa terbentuk di jaringan lemak atau jaringan ikat di dalam payudara. Sayangnya, terbentuknya sel kanker pada awalnya tidak disadari karena jarang menunjukkan gejala. 

Seringnya, ukuran tumor pada payudara terlalu kecil sehingga tidak disadari dan tidak terasa saat permukaan kulit diraba. Inilah mengapa gejala kanker payudara seringkali tidak terdeteksi di awal. Benjolan tanda kanker biasanya barus bisa diketahui melalui pemeriksaan penunjang, seperti mammografi. Setelah pemeriksaan, baru bisa diketahui apakah benjolan yang muncul merupakan kanker payudara atau bukan. 

Namun secara umum, ada beberapa cara mengetahui atau mengenali tanda kanker payudara yang bisa dilakukan, antara lain: 

  1. Muncul benjolan atau penebalan jaringan di payudara. Biasanya benjolan akan terasa ketika diraba. 
  2. Terjadi perubahan tekstur dan warna kulit payudara. Pengelupasan kulit juga bisa terjadi. 
  3. Nyeri dan pembengkakan pada payudara. 
  4. Keluar darah dari puting atau puting payudara tertarik ke dalam. 
  5. Muncul benjolan atau bengkak di bawah ketiak. 

Ciri-ciri tersebut biasanya bisa dikenali melalui pemeriksaan sendiri di rumah. Namun perlu diketahui, nyeri atau benjolan di payudara tidak selalu menandakan kanker. Kondisi ini juga bisa muncul sebagai tanda kista payudara. Maka dari itu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut, terutama jika memiliki faktor risiko kanker payudara. 

Bagaimana Cara Menanganinya? 

Munculnya gejala mirip kanker payudara harus segera ditangani dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Tujuannya untuk memastikan apakah benjolan yang muncul merupakan kanker atau bukan. Jika pemeriksaan menunjukkan bahwa benjolan tersebut merupakan kanker, maka dokter biasanya akan mulai merencanakan tindakan pengobatan. 

Secara umum, kanker payudara bisa diobati dengan beberapa cara. Pengobatan kanker harus disesuaikan dengan kondisi pasien, jenis kanker, dan tingkat keparahan kanker payudara yang terjadi. Semakin cepat ditangani, risiko terjadinya kondisi yang lebih buruk hingga komplikasi bisa dihindari. Kanker payudara bisa ditangani dengan terapi radiasi, terapi hormon, kemoterapi, dan prosedur bedah. 

Cari tahu lebih lanjut seputar kanker payudara dan cara pengobatannya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Berikut ini rekomendasi dokter yang bisa dihubungi untuk bertanya seputar kanker payudara di aplikasi Halodoc

  1. dr. Dedy Hermansyah, Sp.B(K)Onk

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di Columbia Asia Hospital Medan. Dokter Dedy Hermansyah, Sp.B(K)Onk mendapatkan gelar kedokterannya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Sumatera Utara, Medan.

  1. dr. Denni Joko Purwanto, Sp.B (K) Onk, MM

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dan RS Omni Alam Sutera. Dokter Denni Joko Purwanto mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok pada tahun 2006.

  1. dr. Denny Rifsal Siregar, Sp.B(K)Onk

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di Columbia Asia Hospital Medan. Dokter Denny Rifsal Siregar, Sp.B(K)Onk mendapatkan gelar kedokterannya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Sumatera Utara, Medan.

Download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play untuk mulai berbicara terkait kanker payudara dengan dokter-dokter berkualitas! 

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Breast Cancer.
American Cancer Society. Diakses pada 2022. Guidelines for the Early Detection of Cancer.
Healthline. Diakses pada 2022. A Comprehensive Guide to Breast Cancer.