Ad Placeholder Image

Ini Cara Mudah Membuat Pasta yang Menggugah Selera

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

“Cara membuat pasta creamy yang enak cukup mudah, sehingga kamu bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah. Selain enak, makanan khas Itali ini juga rendah kalori dan menyehatkan.”

Ini Cara Mudah Membuat Pasta yang Menggugah SeleraIni Cara Mudah Membuat Pasta yang Menggugah Selera

DAFTAR ISI


Siapa yang tidak menyukai makanan pasta? Hidangan asal Italia ini telah menjadi favorit masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Namun, sering kali pasta dianggap sebagai “musuh” bagi mereka yang sedang menjalani program diet atau ingin menjaga kadar gula darah karena kandungan karbohidratnya yang dianggap tinggi.

Padahal, sebagai seorang ahli kesehatan, saya perlu meluruskan bahwa pasta tidak selamanya buruk. Kunci utama dalam menikmati makanan pasta terletak pada pemilihan jenis bahan baku, porsi yang tepat, serta cara pengolahannya. Jika dikonsumsi dengan benar, pasta bisa menjadi sumber energi yang stabil dan memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas sehari-hari.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa nutrisi dalam pasta sangat bergantung pada apakah pasta tersebut terbuat dari gandum utuh atau tepung olahan biasa. Selain itu, pendamping pasta seperti saus dan protein tambahan juga memegang peranan krusial dalam menentukan nilai gizi secara keseluruhan dari hidangan tersebut.

Nah, mau tahu apa saja ulasan lengkap mengenai makanan pasta serta bagaimana cara menikmatinya tanpa rasa bersalah? Berikut ulasannya!

Mengenal Makanan Pasta dan Nutrisinya

Makanan pasta pada dasarnya terbuat dari adonan tidak beragi yang terdiri dari tepung gandum durum yang dicampur dengan air atau telur. Gandum durum dipilih karena memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan jenis gandum lainnya, sehingga memberikan tekstur kenyal yang khas. Di pasar global, terdapat ratusan bentuk pasta, mulai dari spaghetti, fusilli, penne, hingga lasagne.

Secara nutrisi, pasta merupakan sumber karbohidrat kompleks. Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat oleh tubuh dibandingkan karbohidrat sederhana (seperti gula), sehingga memberikan energi yang lebih tahan lama. Selain karbohidrat, pasta juga mengandung sejumlah kecil serat, protein, serta vitamin B kompleks, zat besi, dan magnesium.

Namun, nilai gizi ini bisa berubah drastis jika kamu memilih pasta yang sudah melalui proses pemurnian (refined pasta). Pasta jenis ini biasanya kehilangan sebagian besar serat dan mikronutriennya selama proses penggilingan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memperhatikan label nutrisi sebelum membeli.

Jenis Pasta yang Paling Sehat untuk Dikonsumsi

Tidak semua pasta diciptakan sama. Berikut adalah beberapa pilihan yang lebih sehat yang bisa kamu pertimbangkan:

1. Pasta Gandum Utuh (Whole Wheat Pasta)

Pasta ini terbuat dari seluruh bagian biji gandum, termasuk dedak dan lembaga. Hasilnya, pasta gandum utuh memiliki kandungan serat yang jauh lebih tinggi dibandingkan pasta putih biasa. Serat sangat penting untuk kesehatan pencernaan dan membantu kamu merasa kenyang lebih lama.

2. Pasta Berbasis Legum (Kacang-kacangan)

Kini mulai populer pasta yang terbuat dari buncis, kacang merah, atau lentil. Jenis ini sangat baik bagi mereka yang ingin meningkatkan asupan protein nabati dan serat tanpa menambah terlalu banyak karbohidrat.

3. Pasta Bebas Gluten (Gluten-Free)

Bagi individu dengan penyakit celiac atau intoleransi gluten, pasta yang terbuat dari tepung beras, jagung, atau quinoa menjadi alternatif yang aman. Namun, pastikan tetap memperhatikan kandungan kalorinya, karena pasta bebas gluten terkadang memiliki indeks glikemik yang tinggi.

Manfaat Pasta bagi Kesehatan Tubuh

Mengonsumsi makanan pasta dalam porsi yang wajar dapat memberikan manfaat kesehatan, di antaranya:

  • Sumber Energi Stabil: Sebagai karbohidrat kompleks, pasta membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, yang sangat penting bagi performa fisik dan otak.
  • Mendukung Kesehatan Pencernaan: Pasta gandum utuh kaya akan serat tidak larut yang dapat mencegah sembelit dan menjaga kesehatan mikrobiota usus.
  • Membantu Menjaga Berat Badan: Serat dalam pasta gandum utuh memberikan rasa kenyang yang lebih lama, sehingga mencegah kamu untuk makan berlebihan atau mengonsumsi camilan tidak sehat.
  • Menjaga Kesehatan Jantung: Konsumsi gandum utuh secara teratur telah lama dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke.
Tips Memilih Bahan Pendamping Pasta
  1. Gunakan minyak zaitun (olive oil) sebagai pengganti mentega untuk lemak sehat.
  2. Tambahkan banyak sayuran seperti brokoli, bayam, atau tomat untuk menambah volume tanpa banyak kalori.
  3. Pilih protein rendah lemak seperti dada ayam, ikan, atau tahu sebagai pelengkap.

Tips Memasak Pasta yang Rendah Kalori

Metode memasak sangat mempengaruhi indeks glikemik pasta. Salah satu tips terbaik adalah memasak dengan teknik Al Dente. Al dente berarti pasta dimasak hingga matang namun masih memiliki tekstur sedikit keras saat digigit. Pasta yang dimasak terlalu lunak (overcooked) akan lebih cepat dipecah oleh tubuh menjadi gula, yang dapat menyebabkan lonjakan insulin.

Selain itu, perhatikan sausnya. Saus berbasis krim seperti Carbonara atau Alfredo cenderung sangat tinggi lemak jenuh dan kalori. Sebagai gantinya, cobalah saus berbasis tomat (Marinara) atau saus berbahan dasar minyak zaitun dan bawang putih (Agli Olio). Jika kamu membutuhkan asupan nutrisi tambahan seperti vitamin pendukung metabolisme, kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk menemukan berbagai suplemen kesehatan berkualitas.

Kapan Harus Waspada Terhadap Konsumsi Pasta?

Meskipun menyehatkan, beberapa kondisi medis memerlukan perhatian khusus saat mengonsumsi pasta. Misalnya, penderita diabetes perlu mengontrol porsi dengan sangat ketat agar tidak terjadi lonjakan gula darah mendadak. Selain itu, jika kamu sering merasakan perut kembung, diare, atau kram perut hebat setiap kali setelah makan pasta, ada kemungkinan kamu mengalami intoleransi gluten atau sensitivitas gandum.

Jika gejala-gejala tersebut muncul secara konsisten, jangan mengabaikannya. Sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut, diagnosis yang akurat, atau tes alergi jika diperlukan.

Studi Terkait Konsumsi Karbohidrat Kompleks

The BMJ menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi gandum utuh (termasuk pasta gandum utuh) berhubungan signifikan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular dan kanker.

Penelitian ini menegaskan bahwa tidak semua karbohidrat harus dihindari. Sebaliknya, mengganti karbohidrat olahan dengan biji-bijian utuh memberikan proteksi jangka panjang bagi kesehatan organ vital manusia. Hal ini sejalan dengan pola makan Mediterania yang menempatkan pasta sebagai salah satu komponen penting dalam piramida makanan mereka.

Jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu dan ingin menyusun menu makan yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli gizi. Penanganan medis yang tepat sejak dini sangat berpengaruh pada kualitas hidup kamu di masa depan.

Bingung Mengatur Pola Makan Sehat? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengatur porsi makanan pasta yang pas untuk dietmu? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Whole grains: Hearty options for a healthy diet.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Carbohydrates and Blood Sugar.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Is Pasta Healthy? How To Choose the Best Kind for You.
Medical News Today. Diakses pada 2026. Is pasta healthy or unhealthy?

FAQ

1. Apakah penderita diabetes boleh makan pasta?

Boleh, asalkan memilih pasta gandum utuh dan dimasak al dente untuk menjaga indeks glikemik tetap rendah. Porsi juga harus diperhatikan sesuai anjuran dokter.

2. Apa perbedaan pasta putih dan pasta gandum utuh?

Pasta putih terbuat dari tepung yang sudah dimurnikan sehingga rendah serat, sedangkan pasta gandum utuh mengandung seluruh bagian biji gandum yang kaya nutrisi dan serat.

3. Bagaimana cara mencegah kembung setelah makan pasta?

Pastikan pasta matang sempurna dan tidak berlebihan dalam menggunakan saus yang mengandung produk susu (dairy) jika kamu sensitif terhadap laktosa.

4. Apakah pasta bisa membantu menurunkan berat badan?

Bisa, jika pasta digunakan sebagai pengganti karbohidrat olahan lainnya dan disajikan dengan banyak sayuran serta protein tanpa lemak dalam porsi yang terkontrol.