
Ini Ciri-ciri Orang dengan Tipe Kepribadian Sanguinis
“Orang yang memiliki tipe kepribadian sanguinis disebut paling dapat diandalkan. Orang dengan tipe kepribadian ini memiliki ciri-ciri cepat memaafkan, humoris, dan energik.”

DAFTAR ISI
- Memahami Apa Itu Sanguinis
- Karakteristik Utama Kepribadian Sanguinis
- Kelebihan dan Kekurangan Tipe Sanguinis
- Dampak Sanguinis pada Kesehatan Mental
- Tips Menjaga Keseimbangan Emosi bagi Sanguinis
- Studi Terkait Kepribadian
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Setiap manusia terlahir dengan sifat dan karakter yang unik. Dalam dunia psikologi, kepribadian manusia sejak zaman kuno sering kali dikelompokkan ke dalam empat temperamen utama: sanguinis, koleris, melankolis, dan plegmatis. Di antara keempatnya, tipe sanguinis sering kali menjadi pusat perhatian karena pembawaannya yang ceria dan penuh energi. Namun, tahukah kamu apa makna sebenarnya di balik kepribadian ini?
Secara sederhana, sanguinis artinya adalah tipe kepribadian yang cenderung ekstrovert, optimis, ramah, dan sangat menyukai interaksi sosial. Kata “sanguinis” sendiri berasal dari bahasa Latin “sanguis” yang berarti darah. Berdasarkan teori humorisme dari zaman Yunani Kuno oleh Hippocrates, orang dengan dominasi “darah” diyakini memiliki sifat yang hangat, aktif, dan penuh semangat.
Mengenali tipe kepribadian sangat penting bukan hanya untuk kehidupan sosial atau karir, tetapi juga untuk kesehatan mentalmu. Orang yang memahami dirinya sendiri dapat mengelola stres dengan lebih baik, mengetahui batasan emosionalnya, dan memahami cara terbaik untuk memulihkan energi. Bagi seorang sanguinis, kebosanan atau kesepian bisa memicu penurunan suasana hati yang drastis.
Jika kamu ingin tahu lebih dalam mengenai kepribadianmu dan bagaimana hal tersebut memengaruhi kesehatan mentalmu sehari-hari, jangan ragu untuk konsultasi ke psikolog atau psikiater di Halodoc yang tersedia kapan saja. Dengan bantuan profesional, kamu bisa memetakan kekuatan dan kelemahan emosionalmu. Nah, mau tahu lebih detail tentang apa itu sanguinis dan ciri-cirinya? Berikut ulasan lengkapnya!
Memahami Apa Itu Sanguinis
Dalam teori kepribadian klasik, temperamen dibagi menjadi empat. Tipe sanguinis adalah individu yang hidupnya digerakkan oleh kegembiraan dan interaksi sosial. Mereka adalah “life of the party” sejati. Mereka tidak merasa takut untuk berada di lingkungan baru; sebaliknya, mereka justru mendapatkan energi dari bertemu dengan orang-orang baru.
Orang dengan tipe kepribadian ini sangat ekspresif. Mereka cenderung berbicara dengan tangan, memiliki ekspresi wajah yang hidup, dan nada suara yang dinamis. Kepribadian ini sangat erat kaitannya dengan sifat ekstrovert dalam teori kepribadian modern seperti *Big Five Personality Traits* atau MBTI (sering kali dikaitkan dengan tipe ESFP atau ENFP).
Karakteristik Utama Kepribadian Sanguinis
Untuk memahami sanguinis secara menyeluruh, kita perlu melihat ciri-ciri dominan yang biasanya muncul dalam perilaku mereka sehari-hari. Berikut adalah karakteristik utamanya:
1. Sangat Suka Bersosialisasi (Sociable)
Orang sanguinis tidak suka sendirian. Mereka berkembang pesat dalam lingkungan komunal dan selalu mencari peluang untuk berinteraksi. Mereka mudah berteman dengan siapa saja dan sering kali memiliki lingkaran pertemanan yang sangat luas, meskipun mungkin tidak semuanya adalah teman mendalam.
2. Optimis dan Positif
Bagi seorang sanguinis, gelas selalu terlihat setengah penuh. Mereka memiliki kemampuan alami untuk melihat sisi baik dari suatu kejadian, bahkan dalam situasi yang menantang. Optimisme ini membuat mereka tangguh dalam menghadapi penolakan ringan atau kegagalan sehari-hari.
3. Ekspresif dan Banyak Bicara
Mereka memproses informasi dan emosi dengan cara membicarakannya. Seorang sanguinis bisa bercerita panjang lebar tentang kejadian kecil yang mereka alami di hari itu dengan antusiasme yang menular.
4. Impulsif dan Spontan
Tipe ini lebih suka mengikuti arus daripada membuat rencana yang kaku. Mereka sangat fleksibel, tetapi di sisi lain, hal ini membuat mereka sering kali mengambil keputusan secara impulsif, baik dalam hal keuangan, asmara, maupun pekerjaan.
Mitos Seputar Kepribadian Sanguinis
- Mereka selalu bahagia: Ini tidak benar. Sanguinis bisa merasakan kesedihan mendalam, namun mereka lebih cepat mengalihkan fokus atau menggunakan humor sebagai mekanisme pertahanan.
- Mereka tidak bisa serius: Walaupun suka bercanda, seorang sanguinis bisa sangat fokus dan berdedikasi jika mereka mengerjakan sesuatu yang benar-benar memicu minat dan *passion* mereka.
- Mereka ekstrovert 100%: Kepribadian adalah spektrum. Seorang sanguinis tetap membutuhkan waktu istirahat (meski lebih singkat) setelah interaksi sosial yang sangat intens.
Kelebihan dan Kekurangan Tipe Sanguinis
Seperti halnya dua sisi mata uang, kepribadian sanguinis memiliki kekuatan yang luar biasa sekaligus titik buta yang perlu diwaspadai.
1. Kelebihan Sanguinis
Di tempat kerja atau dalam organisasi, sanguinis adalah penyemangat. Mereka sangat baik dalam *networking*, penjualan (*sales*), *public relations*, dan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas serta negosiasi. Kemampuan komunikasi mereka yang luwes membuat mereka mudah disukai. Mereka juga mudah memaafkan dan jarang menyimpan dendam dalam waktu lama, membuat mereka menjadi rekan kerja atau pasangan yang tidak kaku.
2. Kekurangan Sanguinis
Tantangan terbesar bagi seorang sanguinis adalah konsistensi dan disiplin. Karena mereka mudah tertarik pada hal-hal baru (mudah bosan), mereka sering memulai banyak proyek tetapi kesulitan menyelesaikannya. Perhatian mereka mudah teralihkan (*easily distracted*). Selain itu, keinginan kuat mereka untuk disukai (people pleaser) bisa membuat mereka kesulitan berkata “tidak”, yang pada akhirnya berujung pada kelelahan atau *burnout*.
Dampak Sanguinis pada Kesehatan Mental
Meskipun tampak selalu ceria, kepribadian sanguinis memiliki kerentanan psikologis tersendiri. Memahami dinamika ini sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan mental.
1. Rentan Terhadap FOMO (Fear of Missing Out)
Karena kebutuhan sosialnya yang tinggi, tipe sanguinis sangat rentan mengalami FOMO. Mereka merasa cemas atau gelisah jika tidak ikut serta dalam acara sosial atau tren terbaru. Hal ini bisa memicu kecemasan (*anxiety*) ringan hingga sedang.
2. Menghindari Emosi Negatif (Toxic Positivity)
Sanguinis cenderung tidak nyaman dengan emosi negatif seperti kesedihan atau kemarahan mendalam. Mereka sering kali menekan emosi tersebut atau mengalihkan perhatian dengan mencari hiburan. Dalam jangka panjang, emosi yang tidak diproses ini bisa menumpuk dan meledak menjadi depresi tersembunyi (*smiling depression*).
3. Risiko Adiksi dan Perilaku Impulsif
Karena mereka selalu mencari sensasi kesenangan (dorongan dopamin), tipe sanguinis yang tidak bisa mengelola stres memiliki risiko lebih tinggi terjebak dalam *coping mechanism* yang tidak sehat. Ini bisa berupa belanja impulsif (*shopping addiction*), makan berlebihan (*emotional eating*), atau bahkan masalah adiksi lainnya.
Penting untuk mengenali tanda-tanda ketika sifat aslimu mulai merugikan diri sendiri. Segera jadwalkan sesi konsultasi mental di Halodoc jika kamu merasa perilaku impulsifmu mulai tidak terkendali atau jika keceriaanmu hanya sekadar topeng untuk menutupi rasa lelah secara mental.
Tips Menjaga Keseimbangan Emosi bagi Sanguinis
Jika kamu adalah seorang sanguinis, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan agar hidupmu lebih seimbang, produktif, dan sehat secara emosional:
1. Latih Manajemen Waktu dan Rutinitas
Gunakan agenda, aplikasi pengingat, atau teknik *time-blocking* (*Pomodoro*). Cobalah untuk disiplin pada satu tugas sebelum beralih ke tugas lain. Tidak masalah bekerja dengan cara yang dinamis, selama target harian tetap terselesaikan.
2. Belajar Berkata “Tidak”
Pahami bahwa kamu tidak harus hadir di setiap acara sosial. Memberi batasan (*boundaries*) adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri (*self-care*). Tubuh dan pikiranmu tetap membutuhkan waktu jeda untuk memulihkan energi.
3. Latih *Mindfulness*
Karena pikiran sanguinis sering kali melompat dari satu hal ke hal lain, praktik *mindfulness* seperti meditasi pernapasan sangat dianjurkan. Ini membantu memusatkan pikiran agar kamu lebih sadar dengan apa yang terjadi di masa kini (*present moment*) dan tidak bertindak sekadar berdasarkan impuls.
4. Hadapi Emosi Negatif
Izinkan dirimu untuk merasa sedih, marah, atau kecewa. Jangan buru-buru mencari distraksi. Menulis jurnal (*journaling*) adalah cara yang baik bagi seorang sanguinis untuk menuangkan perasaannya yang bergejolak tanpa harus selalu membagikannya kepada orang lain.
Studi Terkait Kepribadian
Journal of Happiness Studies menerbitkan sebuah penelitian psikologis yang mengkaji hubungan antara temperamen dasar manusia dan tingkat kepuasan hidup. Studi tersebut menjelaskan bahwa individu dengan skor ekstraversi tinggi (yang sangat identik dengan kepribadian sanguinis) secara konsisten melaporkan tingkat kebahagiaan subjektif yang lebih tinggi.
Hal ini karena mereka secara proaktif mencari pengalaman positif dan memiliki dukungan sosial yang luas. Namun, studi yang sama juga menyoroti bahwa kesejahteraan mereka dapat menurun drastis saat terjadi isolasi sosial (seperti saat pandemi), membuktikan bahwa interaksi sosial bukan sekadar preferensi bagi mereka, melainkan sebuah kebutuhan dasar psikologis yang berdampak langsung pada regulasi sistem saraf dan produksi hormon endorfin.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Memahami temperamen dan kepribadian adalah langkah awal yang sangat baik untuk mencintai diri sendiri (*self-love*). Menjadi seorang sanguinis adalah sebuah anugerah, karena dunia membutuhkan keceriaan, antusiasme, dan kehangatan yang kamu bawa.
Namun, jika kamu merasa kesulitan mengelola emosi, mengalami stres karena beban interaksi sosial, atau sifat impulsif mulai memengaruhi aktivitas harian, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.
Kamu bisa mendapatkan berbagai vitamin dan suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh dengan praktis di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter atau psikolog terkait masalah kesehatan mental yang sedang dialami melalui Halodoc kapan saja dan di mana saja.
Referensi:
Verywell Mind. Diakses pada 2024. The 4 Temperaments: Sanguine, Phlegmatic, Choleric, and Melancholic.
Psychology Today. Diakses pada 2024. Extroversion and the Sanguine Personality.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Personality Traits and Mental Health: A Review.
American Psychological Association (APA). Diakses pada 2024. Dictionary of Psychology: Temperament.
FAQ
1. Sanguinis artinya apa dalam bahasa sederhana?
Sanguinis artinya tipe kepribadian yang ceria, aktif, sangat suka bergaul, optimis, dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Mereka adalah tipe ekstrovert sejati yang mendapatkan energi dari berkumpul bersama orang lain.
2. Apakah seorang sanguinis bisa mengalami depresi?
Tentu bisa. Meskipun terlihat selalu ceria, sanguinis rentan mengalami kelelahan mental atau depresi tersembunyi (*smiling depression*) karena mereka sering kali menutupi kesedihan mereka dengan tawa atau sibuk mencari kesenangan agar tidak perlu memproses emosi negatif.
3. Pekerjaan apa yang cocok untuk orang sanguinis?
Karena kemampuan komunikasi dan *people skills* mereka yang sangat baik, sanguinis sangat cocok bekerja di bidang *public relations* (humas), penjualan (*sales*), pembawa acara (*MC*), dunia hiburan, *marketing*, serta *event organizer*.
4. Bagaimana cara menghadapi pasangan yang sanguinis?
Berikan mereka ruang untuk bersosialisasi dan berekspresi. Pahami bahwa mereka mungkin pelupa atau kurang terorganisir, jadi bantu mereka dengan pengingat yang lembut. Komunikasi yang terbuka dan tidak kaku sangat disukai oleh tipe kepribadian ini.
Konsultasi dengan Psikolog Klinis via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Psikolog Klinis terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.


