Ad Placeholder Image

Ini Manfaat dan Cara Luluran yang Tepat agar Kulit Cantik dan Sehat

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

“Luluran adalah salah satu perawatan kulit yang bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Lakukanlah perawatan kulit ini dengan cara yang tepat untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal.”

Ini Manfaat dan Cara Luluran yang Tepat agar Kulit Cantik dan SehatIni Manfaat dan Cara Luluran yang Tepat agar Kulit Cantik dan Sehat

DAFTAR ISI


Memiliki kulit yang sehat, cerah, dan lembut tentu menjadi dambaan banyak orang. Namun, paparan polusi, debu, sinar matahari, hingga keringat yang menumpuk setiap hari dapat membuat kulit tampak kusam dan kasar. Secara alami, tubuh manusia meregenerasi sel kulit setiap 28 hari sekali. Sayangnya, proses pelepasan sel kulit mati ini terkadang tidak berjalan sempurna, sehingga tumpukan sel kulit mati tersebut menyumbat pori-pori dan membuat kulit kehilangan kilau alaminya.

Untuk membantu proses regenerasi tersebut, perawatan kulit secara rutin sangatlah dibutuhkan. Salah satu metode perawatan tradisional yang masih menjadi primadona hingga saat ini adalah luluran atau eksfoliasi tubuh. Tidak hanya sekadar wangi, lulur bekerja secara mekanik untuk mengangkat sisa-sisa kotoran dan sel kulit mati yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan sabun mandi biasa.

Meski begitu, masih banyak orang yang keliru dalam mengaplikasikan lulur. Penggunaan yang terlalu kasar atau dilakukan setiap hari justru bisa merusak skin barrier (pelindung kulit alami), memicu kemerahan, hingga menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui teknik eksfoliasi yang tepat agar nutrisi dari lulur bisa menyerap maksimal ke dalam lapisan kulit.

Nah, mau tahu apa saja langkah-langkah serta cara luluran yang benar untuk mendapatkan hasil yang optimal? Berikut ulasan lengkapnya!

Langkah dan Cara Luluran yang Benar

Untuk mendapatkan kulit yang bersih bersinar tanpa memicu iritasi, kamu tidak bisa asal menggosokkan lulur ke tubuh. Ada urutan dan teknik khusus yang perlu diperhatikan. Berikut adalah panduan cara luluran yang benar:

1. Mandi dengan Air Hangat Terlebih Dahulu

Banyak yang langsung mengaplikasikan lulur pada kulit yang kering, padahal cara ini kurang tepat. Langkah pertama yang ideal adalah mandi terlebih dahulu menggunakan sabun dan air hangat. Air hangat berfungsi untuk membuka pori-pori kulit serta melunakkan sel-sel kulit mati dan kotoran. Dengan begitu, proses eksfoliasi nanti akan jauh lebih mudah dan meminimalisir gesekan kasar yang bisa melukai kulit.

2. Keringkan Tubuh Setengah Kering

Setelah mandi bersih, jangan langsung menggunakan lulur saat kulit masih basah kuyup karena lulur akan mudah luntur dan tidak menempel. Keringkan tubuh dengan handuk secara perlahan dengan cara ditepuk-tepuk, biarkan kulit dalam kondisi lembap atau setengah kering. Kondisi ini adalah waktu paling ideal agar butiran scrub pada lulur dapat bekerja maksimal mengangkat kotoran.

3. Aplikasikan Lulur dengan Gerakan Memutar

Ambil lulur secukupnya dan oleskan ke seluruh area tubuh, mulai dari leher, dada, lengan, perut, punggung, hingga ujung kaki. Fokuskan pada area lipatan atau bagian kulit yang cenderung lebih kasar dan gelap, seperti siku, lutut, dan tumit. Gosok perlahan dengan gerakan melingkar (memutar) dari bawah ke atas. Gerakan memutar ini tidak hanya efektif mengangkat daki, tetapi juga melancarkan sirkulasi darah ke permukaan kulit.

4. Diamkan Selama 10 hingga 15 Menit

Setelah seluruh tubuh selesai digosok, jangan langsung dibilas. Diamkan lulur menempel di kulit selama kurang lebih 10 sampai 15 menit. Tujuannya agar kandungan vitamin, minyak esensial, dan ekstrak pencerah di dalam lulur (seperti bengkoang, kunyit, atau zaitun) dapat meresap sempurna ke dalam lapisan epidermis kulit.

5. Bilas Hingga Bersih dan Akhiri dengan Air Dingin

Setelah lulur agak mengering, bilas tubuh menggunakan air mengalir. Kamu bisa memulai bilasan dengan air suam-suam kuku untuk meluruhkan sisa scrub, lalu akhiri dengan guyuran air dingin. Air dingin sangat bermanfaat untuk menutup kembali pori-pori kulit yang terbuka selama proses eksfoliasi tadi.

6. Kunci Kelembapan dengan Body Lotion

Langkah terakhir yang sangat penting namun sering dilewatkan adalah mengaplikasikan body lotion, body butter, atau pelembap kulit lainnya segera setelah mandi. Setelah dieksfoliasi, kulit akan berada dalam kondisi paling rentan sekaligus paling responsif terhadap nutrisi. Mengoleskan pelembap akan mengunci hidrasi kulit, mencegah kekeringan, dan membuat kulit terasa jauh lebih kenyal dan halus.

Tips Keamanan Saat Luluran
  1. Hindari area kulit yang sedang mengalami luka terbuka, iritasi, eksim, atau terbakar sinar matahari (sunburn).
  2. Lakukan eksfoliasi maksimal 1-2 kali saja dalam seminggu. Over-exfoliation bisa mengikis minyak alami tubuh.
  3. Bagi pemilik kulit sensitif, pilihlah tekstur scrub yang sangat halus seperti lulur berbahan dasar oatmeal atau gula halus.

Jenis-jenis Bahan Lulur Berdasarkan Tipe Kulit

Tidak semua lulur diciptakan sama. Untuk mendapatkan hasil terbaik, sebaiknya sesuaikan bahan dasar lulur dengan kondisi atau tipe kulitmu.

1. Lulur Bengkoang dan Kunyit (Untuk Mencerahkan Kulit)

Kandungan bengkoang kaya akan vitamin C dan antioksidan yang terbukti mampu menghambat produksi melanin. Dipadukan dengan kunyit yang memiliki sifat anti-inflamasi, perpaduan ini sangat cocok bagi kamu yang ingin mengatasi kulit belang atau hiperpigmentasi ringan.

2. Lulur Kopi (Untuk Mengurangi Selulit)

Kopi tidak hanya nikmat diminum, tetapi kafein di dalamnya sangat baik untuk kulit. Lulur kopi membantu merangsang aliran darah dan melebarkan pembuluh darah, yang secara perlahan dapat menyamarkan tampilan selulit (kulit jeruk) jika digunakan secara rutin dengan pijatan yang benar.

3. Lulur Gula atau Oatmeal (Untuk Kulit Sensitif)

Gula, terutama brown sugar, mudah meleleh saat bergesekan dengan kulit yang lembap, sehingga gesekannya sangat minim. Oatmeal juga memiliki sifat soothing (menenangkan) yang aman untuk kulit sensitif. Kedua bahan ini ampuh membersihkan sel kulit mati tanpa memicu kemerahan.

Jika kamu membutuhkan perlengkapan mandi, pelembap, atau scrub untuk eksfoliasi kulitmu di rumah, kamu bisa langsung cari dan beli produk perawatan kulit atau lulur secara online di Halodoc dengan mudah tanpa perlu keluar rumah.

Manfaat Rutin Menggunakan Lulur

Jika kamu mempraktikkan cara luluran yang benar dan teratur, ada berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan kulit yang akan kamu rasakan secara signifikan, antara lain:

  • Mencegah Jerawat Punggung (Bacne): Penumpukan sel kulit mati, keringat, dan sebum (minyak) berlebih sangat memicu jerawat di area punggung dan dada. Rutin eksfoliasi menjaga pori-pori tetap bersih.
  • Mencegah Ingrown Hair: Jika kamu sering melakukan proses mencukur (shaving) atau waxing, sel kulit mati bisa menjebak folikel rambut sehingga rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair). Luluran membebaskan folikel tersebut sehingga rambut bisa tumbuh normal.
  • Penyerapan Skincare Tubuh Lebih Optimal: Tanpa adanya dinding sel kulit mati yang menghalangi, produk seperti body serum atau body lotion yang harganya mahal sekalipun akan menyerap jauh lebih cepat dan menutrisi lapisan kulit terdalam.
  • Meredakan Stres: Proses menggosok dan memijat tubuh sambil menghirup aroma rempah atau wewangian dari lulur dapat memberikan efek aromaterapi yang merilekskan otot dan pikiran.

Studi Mengenai Eksfoliasi Kulit

Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa prosedur eksfoliasi, baik mekanik (menggunakan lulur/scrub) maupun kimiawi, secara efektif mampu memecah ikatan antar sel-sel kulit mati di stratum korneum (lapisan kulit terluar).

Studi tersebut menyimpulkan bahwa pengangkatan lapisan korneum yang menumpuk dapat merangsang pembelahan sel-sel baru di lapisan kulit bawahnya, sehingga meningkatkan ketebalan kulit sehat, mempercepat penyembuhan luka, serta membuat tampilan kulit tampak secara klinis lebih muda dan bercahaya.

Penting untuk diingat, jika setelah melakukan luluran kamu justru mengalami reaksi alergi ekstrem, ruam kemerahan yang perih, atau kondisi kulit memburuk secara signifikan, segera hentikan pemakaian. Jangan ragu untuk konsultasi ke dokter spesialis kulit di Halodoc guna mendapatkan penanganan medis yang tepat agar skin barrier kamu bisa pulih kembali.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala alergi, ruam, atau iritasi yang disebutkan di artikel ini setelah luluran, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
American Academy of Dermatology (AAD). Diakses pada 2024. How to Safely Exfoliate at Home.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. How To Exfoliate Your Skin Safely.
Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. Diakses pada 2024. Benefits of Exfoliation on Skin Texture and Tone.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Dry skin: Diagnosis and Treatment.

FAQ

1. Apakah boleh luluran setiap hari?

Tidak disarankan. Melakukan lulur setiap hari dapat menyebabkan over-exfoliation yang mengikis lapisan pelindung alami kulit (skin barrier). Akibatnya, kulit bisa menjadi sangat kering, iritasi, kemerahan, dan lebih sensitif terhadap sinar matahari. Lakukan cukup 1-2 kali seminggu.

2. Kapan waktu terbaik untuk luluran, sebelum atau sesudah mandi?

Waktu terbaik adalah saat proses mandi, tepatnya setelah tubuh dibersihkan dengan sabun dan dibilas air hangat, lalu dikeringkan sedikit hingga kondisinya setengah basah/lembap. Kulit yang bersih dan lembap akan membuat proses pengangkatan daki lebih maksimal.

3. Apakah lulur dan body scrub itu sama?

Secara fungsi keduanya sama-sama untuk eksfoliasi kulit mati. Namun, lulur biasanya identik dengan ramuan tradisional (berupa bubuk atau pasta bertekstur lebih halus) yang didiamkan beberapa saat agar meresap. Sementara body scrub umumnya memiliki butiran lebih kasar dan fokus utamanya langsung digosokkan tanpa perlu didiamkan lama.

4. Bagaimana jika kulit perih dan iritasi setelah luluran?

Segera bilas kulit dengan air bersih yang dingin untuk menenangkan kulit. Hentikan penggunaan produk yang memicu perih, dan segera oleskan soothing gel berbahan dasar aloe vera (lidah buaya) atau pelembap tanpa pewangi. Jika iritasi berlanjut, hubungi dokter spesialis kulit.