Ad Placeholder Image

Ini Obat Varises dan Penanganan Lain yang Bisa Dilakukan

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Varises adalah pelebaran vena yang bisa menimbulkan nyeri, bengkak, dan perubahan warna kulit, namun bisa dikendalikan dengan penanganan tepat.

Ini Obat Varises dan Penanganan Lain yang Bisa DilakukanIni Obat Varises dan Penanganan Lain yang Bisa Dilakukan

DAFTAR ISI


Varises adalah kondisi medis di mana pembuluh darah vena mengalami pembesaran, pembengkakan, dan sering kali tampak berkelok-kelok menyerupai tali kebiruan atau ungu gelap di bawah permukaan kulit. Kondisi ini paling sering terjadi pada area tungkai bawah dan betis. Hal ini disebabkan oleh tekanan ekstra pada vena di area tersebut saat kamu berdiri atau berjalan dalam waktu yang lama. Katup kecil di dalam pembuluh vena yang berfungsi mencegah darah mengalir mundur menjadi lemah atau rusak, sehingga darah menumpuk dan menyebabkan pembuluh darah meregang.

Bagi sebagian orang, varises mungkin hanya dianggap sebagai masalah kosmetik yang mengganggu penampilan. Namun, bagi banyak orang lainnya, varises dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang signifikan. Gejala yang sering dikeluhkan meliputi kaki terasa berat, pegal, otot mudah kram terutama di malam hari, sensasi berdenyut, rasa panas, hingga pembengkakan di area pergelangan kaki. Jika tidak ditangani dengan baik, varises yang parah bisa memicu komplikasi seperti perubahan warna kulit, peradangan (flebitis), hingga terbentuknya luka terbuka (ulkus vena) yang sulit sembuh.

Melihat potensi komplikasi yang bisa terjadi, mencari cara menyembuhkan varises menjadi sebuah prioritas, terutama jika gejala sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganan varises tidak selalu harus melalui prosedur operasi. Untuk kasus yang masih ringan hingga sedang, modifikasi gaya hidup, penggunaan alat bantu seperti stoking kompresi, serta konsumsi obat-obatan atau suplemen pelindung vena (venotonic) yang dijual bebas bisa menjadi langkah awal yang sangat efektif untuk meredakan gejala dan mencegah perburukan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat, suplemen, dan produk kesehatan yang aman untuk membantu mengatasi masalah varises? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat dan Suplemen Varises yang Ampuh

Untuk meredakan gejala pembengkakan, nyeri, dan menjaga elastisitas pembuluh darah vena, kamu bisa menggunakan beberapa produk yang tersedia secara bebas di apotek. Berikut adalah rekomendasi produk yang aman untuk penggunaan mandiri.

1. Venaron 300 mg 10 Kapsul

Venaron adalah obat herbal terstandar yang diformulasikan khusus untuk mengatasi gangguan pembuluh darah vena, seperti varises dan wasir (ambeien). Produk ini mengandung ekstrak Sophora japonica, yang kaya akan senyawa flavonoid, khususnya rutin. Cara kerja senyawa ini adalah sebagai venotonik (penguat vena), yang membantu meningkatkan tonus pembuluh darah vena dan mengurangi permeabilitas atau kebocoran kapiler. Dengan demikian, penumpukan cairan yang menyebabkan kaki bengkak dapat dikurangi.

Manfaat spesifik dari Venaron meliputi kemampuannya dalam meredakan gejala berat dan pegal pada kaki yang disebabkan oleh pelebaran vena, melancarkan sirkulasi darah di area tungkai, serta mengurangi peradangan lokal pada pembuluh darah yang terkena varises.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul, diminum 2 hingga 3 kali sehari.
  • Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk mencegah iritasi pada lambung.

Obat ini termasuk golongan obat tradisional/herbal yang aman dikonsumsi. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Venaron 300 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Thrombophob Gel 20 g

Thrombophob Gel merupakan obat topikal (oles) yang sangat sering direkomendasikan untuk mengatasi masalah pembuluh darah superfisial (dekat permukaan kulit), memar, serta varises. Kandungan aktif utamanya adalah Heparin sodium. Heparin bekerja sebagai antikoagulan (pencegah pembekuan darah) yang, ketika dioleskan pada kulit, mampu menembus jaringan dan mencegah terbentuknya gumpalan darah di dalam vena yang bengkak. Selain itu, obat ini memiliki sifat anti-inflamasi lokal yang kuat.

Manfaat utama dari gel ini adalah meredakan rasa sakit, kemerahan, dan pembengkakan pada area varises. Gel ini juga sangat berguna jika varises memicu kondisi flebitis (peradangan pada vena). Sensasi dingin dari sediaan gelnya memberikan efek menenangkan secara instan pada kaki yang pegal dan panas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang mengalami varises atau memar sebanyak 2 hingga 3 kali sehari.
  • Jangan digosok atau dipijat terlalu keras pada area varises, cukup oleskan dengan lembut. Jangan oleskan pada luka yang terbuka.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Thrombophob Gel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

3. Blackmores Natural E 250 IU 50 Kapsul

Selain obat yang spesifik menargetkan pembuluh darah, asupan nutrisi untuk menjaga elastisitas jaringan juga penting dalam manajemen varises. Blackmores Natural E 250 IU adalah suplemen yang mengandung Vitamin E alami (d-alpha-tocopherol). Vitamin E dikenal sebagai antioksidan poten yang larut dalam lemak. Cara kerjanya adalah dengan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif.

Manfaat spesifik Vitamin E untuk penderita varises adalah membantu melancarkan sirkulasi darah, mencegah pembekuan darah abnormal (agregasi trombosit), dan yang terpenting, menjaga integritas dan elastisitas dinding pembuluh darah. Pembuluh vena yang elastis akan lebih kuat dalam menahan tekanan darah dan tidak mudah merenggang atau menonjol.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul per hari, atau sesuai petunjuk ahli kesehatan.
  • Sebaiknya dikonsumsi bersama dengan makanan agar penyerapannya lebih optimal.

Suplemen ini aman dikonsumsi sebagai perawatan jangka panjang untuk memelihara kesehatan kardiovaskular dan kulit.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Natural E 250 IU 50 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Varises yang Perlu Dihindari

Selain melakukan pengobatan, mengetahui faktor pemicu adalah kunci pencegahan agar varises tidak bertambah parah:

  1. Duduk atau Berdiri Terlalu Lama: Posisi statis membuat otot kaki tidak berkontraksi, sehingga darah sulit dipompa kembali ke jantung.
  2. Kelebihan Berat Badan (Obesitas): Memberikan tekanan ekstra yang sangat besar pada pembuluh vena di area kaki.
  3. Penggunaan Sepatu Hak Tinggi (High Heels): Sepatu ini membatasi pergerakan otot betis yang berfungsi sebagai “pompa” alami aliran darah vena.
  4. Faktor Hormonal: Kehamilan, menstruasi, atau menopause dapat mengendurkan dinding pembuluh darah.

Penanganan Mandiri dan Gaya Hidup untuk Varises

Mengandalkan obat-obatan saja sering kali tidak cukup jika tidak diimbangi dengan perubahan kebiasaan. Berikut adalah beberapa langkah esensial yang bisa kamu terapkan setiap hari:

1. Gunakan Stoking Kompresi (Compression Stockings)

Stoking kompresi adalah lini pertama penanganan varises non-bedah. Stoking ini dirancang khusus untuk memberikan tekanan paling kuat di area pergelangan kaki dan berangsur melonggar ke arah paha. Tekanan ini membantu vena dan otot kaki mendorong darah ke atas secara lebih efisien, mencegah darah menggenang di kaki, serta mengurangi bengkak secara signifikan.

2. Elevasi Kaki secara Rutin

Untuk melawan gaya gravitasi, angkat kakimu (elevasi) lebih tinggi dari posisi jantung selama 15-20 menit, sebanyak 3 hingga 4 kali sehari. Kamu bisa berbaring dan mengganjal kaki dengan 3-4 bantal yang empuk. Cara sederhana ini sangat efektif mengurangi tekanan pada vena kaki bagian bawah dan meredakan rasa pegal dengan cepat.

3. Olahraga Ringan namun Konsisten

Aktivitas fisik yang melibatkan otot betis sangat dianjurkan. Jalan kaki, bersepeda, atau berenang adalah pilihan olahraga terbaik bagi penderita varises. Otot betis yang aktif bergerak akan memompa darah vena kembali ke jantung, sehingga beban pada katup vena akan sangat berkurang.

Studi Mengenai Efektivitas Flavonoid untuk Varises

National Center for Biotechnology Information (NCBI) mencatat berbagai ulasan sistematis yang menjelaskan bahwa penggunaan obat golongan venoaktif, seperti flavonoid (rutin/diosmin), sangat bermanfaat bagi penderita penyakit vena kronis termasuk varises.

Studi klinis menunjukkan bahwa pasien yang rutin mengonsumsi suplemen berbahan dasar ekstrak tumbuhan yang kaya flavonoid mengalami perbaikan signifikan pada gejala subjektif seperti rasa berat di kaki, nyeri berdenyut, dan pembengkakan. Senyawa ini bekerja dengan mengurangi inflamasi di sekitar dinding vena dan meningkatkan fungsi endotel pembuluh darah. Temuan ini mendukung penggunaan obat herbal terstandar sebagai terapi suportif varises.

Jika kamu sudah mencoba berbagai obat bebas dan perubahan gaya hidup, namun nyeri varises semakin hebat, kulit di sekitar kaki berubah menjadi gelap (kecokelatan/kebiruan), atau muncul luka lecet yang tidak kunjung sembuh, segera konsultasikan dengan dokter bedah vaskular. Dokter mungkin akan menyarankan tindakan medis invasif minimal seperti skleroterapi (penyuntikan zat khusus ke dalam vena) atau terapi laser untuk menutup pembuluh darah yang rusak.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan, salep topikal, maupun vitamin yang disebutkan di atas dengan praktis, aman, dan dijamin asli di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis pasti dan panduan perawatan varises yang paling sesuai dengan kondisimu melalui aplikasi Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Varicose veins – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Varicose Veins: Causes, Symptoms & Treatment.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Medical management of varicose veins.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Chronic Venous Disease Management Guidelines.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pencegahan dan Penanganan Varises di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

FAQ

1. Apakah varises bisa sembuh total tanpa operasi?

Untuk varises ringan, perubahan gaya hidup, pemakaian stoking kompresi, dan obat venotonik bisa menghilangkan gejala sepenuhnya dan menyamarkan pembuluh darah. Namun, katup vena yang sudah rusak parah secara struktural tidak bisa kembali normal 100% tanpa tindakan medis seperti skleroterapi atau bedah laser.

2. Apakah boleh memijat kaki yang terkena varises?

Pijatan lembut ke arah atas (dari telapak kaki ke arah paha) diperbolehkan untuk membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi pegal. Namun, hindari memijat atau menekan langsung dengan keras pada urat varises yang menonjol, karena dapat memicu rasa sakit dan merusak pembuluh darah lebih lanjut.

3. Apakah jalan kaki baik untuk penderita varises?

Ya, jalan kaki adalah olahraga yang paling direkomendasikan. Saat kamu berjalan, otot betis akan berkontraksi dan bertindak layaknya pompa yang membantu mendorong darah vena kembali ke jantung, sehingga mengurangi tekanan pada tungkai.

4. Kapan varises dianggap berbahaya dan harus ke dokter?

Kamu harus segera ke dokter jika varises disertai dengan pembengkakan kaki yang sangat parah secara mendadak, perubahan warna kulit menjadi keras dan kecokelatan, timbul pendarahan akibat benturan ringan pada varises, atau jika muncul luka terbuka (ulkus) yang bernanah.