
Ini Penyebab Benjolan di Selangkangan yang Perlu Diketahui
Benjolan selangkangan yang abnormal ditandai dengan rasa nyeri dan terasa keras.

DAFTAR ISI
- Penyebab Umum Benjolan di Selangkangan Wanita
- Kapan Harus Waspada dan Menghubungi Dokter?
- Bagaimana Dokter Mendiagnosis Benjolan Tersebut?
- Langkah Penanganan dan Perawatan Mandiri
- Studi Terkait
- FAQ
Menemukan benjolan di area sensitif seperti selangkangan tentu bisa menimbulkan rasa khawatir bagi wanita. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah kulit yang ringan hingga kondisi medis yang memerlukan penanganan khusus. Selangkangan merupakan area di mana lipatan perut bertemu dengan kaki bagian atas, dan di area ini terdapat banyak struktur penting seperti pembuluh darah, saraf, dan kelenjar getah bening.
Penting bagi kamu untuk tidak langsung panik, namun tetap waspada. Mengenali karakteristik benjolan, seperti teksturnya (lunak atau keras), apakah terasa nyeri, dan apakah benjolan tersebut bisa digerakkan, adalah langkah awal yang sangat membantu dalam menentukan penyebabnya. Penanganan yang tepat sejak dini dapat mencegah komplikasi yang tidak diinginkan dan memberikan rasa tenang bagi kamu.
Beberapa benjolan mungkin hanya berupa kista kecil yang tidak berbahaya, sementara yang lain mungkin merupakan tanda adanya infeksi atau hernia. Mengingat area ini sangat dekat dengan organ reproduksi, diagnosis yang akurat sangatlah krusial. Oleh karena itu, jika kamu merasakan gejala yang mengganggu, sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Nah, mau tahu apa saja penyebab dan langkah penanganan benjolan di selangkangan wanita? Berikut ulasannya!
Penyebab Umum Benjolan di Selangkangan Wanita
Benjolan di selangkangan wanita bisa bervariasi dalam ukuran, bentuk, dan tingkat keparahan. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemukan dalam praktik klinis:
1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening (Limfadenopati)
Kelenjar getah bening adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi menyaring zat berbahaya. Di selangkangan terdapat kelenjar getah bening inguinal. Jika kamu mengalami infeksi di area kaki, vagina, atau kulit sekitar panggul, kelenjar ini bisa membengkak sebagai tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Biasanya benjolan ini terasa nyeri saat ditekan dan akan mengecil seiring sembuhnya infeksi utama.
2. Kista Bartholin
Kista ini terjadi ketika kelenjar Bartholin, yang terletak di dekat lubang vagina, mengalami penyumbatan. Cairan yang terperangkap menyebabkan pembengkakan. Jika kista ini terinfeksi, ia bisa berubah menjadi abses yang sangat nyeri dan membuat aktivitas seperti berjalan atau duduk menjadi tidak nyaman.
3. Hernia (Hernia Femoralis atau Inguinalis)
Meskipun lebih umum terjadi pada pria, wanita juga bisa mengalami hernia. Hernia terjadi ketika jaringan internal, seperti bagian dari usus, menonjol melalui titik lemah di otot dinding perut atau paha. Hernia femoralis lebih sering terjadi pada wanita karena bentuk panggul yang lebih lebar. Benjolan ini biasanya tampak lebih jelas saat kamu batuk, mengejan, atau berdiri lama.
4. Kista Sebasea atau Epidermoid
Ini adalah benjolan non-kanker yang berisi cairan kental atau materi seperti keju (keratin). Kista ini muncul akibat penyumbatan pada kelenjar minyak di kulit atau folikel rambut. Biasanya tidak sakit, namun bisa meradang dan memerah jika terinfeksi.
Faktor Risiko Benjolan di Selangkangan
- Kebersihan area kewanitaan yang kurang terjaga sehingga memicu infeksi kulit.
- Riwayat aktivitas fisik berat yang dapat memicu risiko hernia.
- Memiliki riwayat infeksi menular seksual (IMS).
5. Abses atau Bisul
Abses adalah kumpulan nanah yang terbentuk di bawah kulit akibat infeksi bakteri (seringkali Staphylococcus). Area selangkangan yang lembap dan sering terkena gesekan pakaian dalam sangat rentan mengalami iritasi folikel rambut (folikulitis) yang kemudian berkembang menjadi bisul yang nyeri.
Kapan Harus Waspada dan Menghubungi Dokter?
Meskipun banyak benjolan yang bersifat jinak, ada beberapa tanda peringatan yang mengharuskan kamu segera mencari bantuan medis profesional. Jangan menunda jika kamu mengalami hal-hal berikut:
- Benjolan yang tumbuh dengan cepat dalam waktu singkat.
- Rasa nyeri yang hebat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Benjolan yang terasa keras, tidak dapat digerakkan (terfiksasi), dan tidak terasa nyeri (ini bisa menjadi tanda tumor).
- Disertai gejala sistemik seperti demam, menggigil, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
- Adanya luka terbuka atau keluarnya cairan/nanah yang berbau dari benjolan.
Jika kondisi tersebut terjadi, pastikan kamu mendapatkan diagnosis yang tepat. Kamu juga bisa melakukan tindakan pencegahan atau perawatan awal dengan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk kebutuhan produk kesehatan dasar seperti antiseptik atau kompres.
Bagaimana Dokter Mendiagnosis Benjolan Tersebut?
Dokter biasanya akan melakukan beberapa tahap pemeriksaan untuk memastikan penyebab benjolan:
1. Pemeriksaan Fisik
Dokter akan memeriksa lokasi, ukuran, tekstur, dan mobilitas benjolan. Dokter mungkin akan meminta kamu untuk batuk atau mengejan untuk melihat apakah itu adalah hernia.
2. Tes Pencitraan
Jika pemeriksaan fisik belum cukup jelas, dokter mungkin merujuk untuk pemeriksaan Ultrasonografi (USG) di area inguinal untuk membedakan antara kista, lipoma, atau hernia.
3. Tes Darah
Dilakukan untuk melihat tanda-tanda infeksi sistemik melalui jumlah sel darah putih yang meningkat.
Langkah Penanganan dan Perawatan Mandiri
Penanganan benjolan sangat bergantung pada penyebab dasarnya. Berikut adalah gambaran umum langkah yang bisa diambil:
1. Kompres Hangat
Untuk benjolan yang disebabkan oleh bisul kecil atau kista yang meradang ringan, kompres hangat dapat membantu meredakan nyeri dan mempercepat proses drainase alami. Lakukan selama 10-15 menit, beberapa kali sehari.
2. Menjaga Kebersihan dan Kelembapan
Pastikan area selangkangan tetap kering dan bersih. Gunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat untuk mengurangi gesekan.
3. Tindakan Medis (Operasi atau Insisi)
Untuk kasus hernia, biasanya diperlukan prosedur bedah untuk mengembalikan posisi jaringan dan memperkuat dinding perut. Sedangkan untuk abses yang besar, dokter mungkin perlu melakukan insisi dan drainase (mengeluarkan nanah secara medis).
Studi Mengenai Benjolan Inguinal pada Wanita
Journal of Ultrasound in Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa ultrasonografi memiliki akurasi yang sangat tinggi dalam membedakan berbagai jenis massa di area inguinal wanita. Temuan ini sangat membantu dalam mendeteksi hernia femoralis yang seringkali sulit didiagnosis hanya dengan pemeriksaan fisik manual pada wanita dengan berat badan berlebih.
Penelitian lain menunjukkan bahwa banyak kasus pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan wanita berhubungan dengan infeksi asimtomatik pada area ekstremitas bawah atau pelvis. Hal ini menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh bukan hanya pada benjolan itu sendiri, tapi juga area sekitarnya.
Jika gejala yang kamu rasakan tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, jangan melakukan diagnosis mandiri. Segera konsultasikan keluhanmu pada ahli medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan yang direkomendasikan dokter dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan seperti benjolan yang tidak biasa, tapi bingung harus konsultasi ke mana atau mulai dari mana? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Swollen lymph nodes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Inguinal Hernia in Women: Symptoms and Diagnosis.
Healthline. Diakses pada 2026. What Causes a Lump in the Groin?
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Mengenal Kelenjar Getah Bening dan Gangguannya.
FAQ
1. Apakah benjolan di selangkangan wanita selalu berarti kanker?
Tidak selalu. Sebagian besar benjolan di selangkangan bersifat jinak, seperti kista, lipoma, atau pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi ringan. Namun, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikannya.
2. Apakah hernia pada wanita berbahaya?
Hernia bisa menjadi berbahaya jika terjadi “inkarserasi” atau terjepitnya jaringan yang menonjol sehingga aliran darah terputus. Ini adalah kondisi darurat medis yang memerlukan operasi segera.
3. Mengapa benjolan di selangkangan terasa sakit saat menstruasi?
Beberapa wanita memiliki jaringan endometriosis di area inguinal, yang bisa membengkak dan terasa nyeri mengikuti siklus menstruasi. Ini adalah kondisi yang jarang namun mungkin terjadi.
4. Bagaimana cara membedakan bisul dan kista di selangkangan?
Bisul biasanya berkembang cepat, sangat merah, dan berisi nanah yang nyeri. Kista biasanya tumbuh lebih lambat, terasa seperti bola kecil di bawah kulit, dan seringkali tidak nyeri kecuali jika terinfeksi.


