
Ini Penyebab Kadas pada Kulit dan Cara Ampuh Mengatasinya
Kadas pada kulit dapat terjadi akibat kontak langsung dengan pengidapnya atau dari hewan ke manusia.

Ringkasan: Kadas kurap atau tinea corporis adalah infeksi jamur pada kulit yang ditandai dengan munculnya ruam merah berbentuk lingkaran menyerupai cincin dengan tepi yang bersisik. Kondisi ini sangat menular dan disebabkan oleh jamur golongan dermatofita yang hidup di jaringan kulit mati, rambut, serta kuku manusia maupun hewan.
Daftar Isi:
Apa Itu Kadas Kurap?
Kadas kurap adalah infeksi jamur superfisial (pada permukaan kulit) yang secara medis dikenal sebagai tinea corporis. Kondisi ini dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, kecuali telapak tangan, telapak kaki, selangkangan, dan kulit kepala yang memiliki penamaan medis berbeda. Infeksi ini bersifat menular melalui kontak langsung atau penggunaan barang pribadi secara bersama-sama.
Jamur yang menyebabkan kondisi ini berkembang biak dengan baik di lingkungan yang hangat dan lembap. Secara klinis, kadas kurap sering terlihat sebagai bercak bersisik yang perlahan meluas ke luar membentuk lingkaran merah yang khas. Bagian tengah lingkaran biasanya tampak lebih bersih atau sembuh, sehingga menciptakan tampilan seperti cincin (ringworm).
“Tinea corporis merupakan infeksi kulit umum yang disebabkan oleh dermatofita dan dapat menyerang individu dari segala usia, terutama di daerah dengan iklim tropis dengan kelembapan tinggi.” — World Health Organization (WHO), 2023
Gejala Kadas Kurap
Gejala kadas kurap biasanya muncul dalam waktu 4 hingga 14 hari setelah kulit terpapar jamur penyebab infeksi. Tanda yang paling menonjol adalah munculnya area merah yang gatal, bersisik, dan kadang-kadang sedikit menonjol di permukaan kulit. Rasa gatal seringkali memburuk saat tubuh berkeringat atau pada malam hari.
Karakteristik visual dari gejala kadas kurap meliputi:
- Tepi ruam yang berwarna lebih merah dan sedikit meninggi dibandingkan bagian tengah.
- Bentuk lingkaran yang menyerupai cincin atau pola melingkar (annular).
- Kulit bersisik, pecah-pecah, atau mengelupas di sekitar area infeksi.
- Munculnya lenting kecil atau lepuhan pada tepi lingkaran dalam beberapa kasus.
- Area yang terinfeksi dapat bergabung satu sama lain jika terdapat lebih dari satu lokasi infeksi.
Pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, ruam dapat menyebar lebih cepat dan mencakup area permukaan kulit yang lebih luas. Penting untuk tidak menggaruk area tersebut guna mencegah infeksi bakteri sekunder serta penyebaran ke bagian tubuh lainnya.
Penyebab Kadas Kurap
Penyebab utama kadas kurap adalah kelompok jamur mikroskopis yang disebut dermatofita, khususnya dari genus Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton. Jamur ini memiliki kemampuan unik untuk mencerna keratin, yaitu protein keras yang ditemukan pada lapisan luar kulit, rambut, dan kuku manusia.
Transmisi jamur penyebab kadas kurap dapat terjadi melalui empat mekanisme utama:
- Kontak Manusia ke Manusia: Penularan terjadi melalui kontak kulit langsung dengan individu yang sudah terinfeksi jamur.
- Kontak Hewan ke Manusia: Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, serta hewan ternak seperti sapi, sering menjadi pembawa jamur ini.
- Kontak Objek ke Manusia: Jamur dapat bertahan hidup pada permukaan benda mati seperti handuk, pakaian, perlengkapan tidur, atau sisir yang digunakan bersama.
- Kontak Tanah ke Manusia: Meskipun jarang, jamur dermatofita tertentu yang hidup di tanah dapat berpindah ke kulit manusia melalui kontak langsung yang lama.
Faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan infeksi meliputi lingkungan tinggal yang padat, tinggal di daerah tropis, menggunakan pakaian ketat yang tidak menyerap keringat, serta memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes atau obesitas.
Diagnosis Kadas Kurap
Diagnosis kadas kurap biasanya dimulai dengan pemeriksaan fisik secara langsung oleh tenaga medis profesional. Dokter akan mengamati karakteristik ruam, lokasi penyebaran, dan menanyakan riwayat kontak dengan individu atau hewan yang menunjukkan gejala serupa. Dalam banyak kasus, tampilan visual cincin merah sudah cukup bagi dokter untuk menentukan diagnosis.
Untuk memastikan penyebabnya bukan disebabkan oleh kondisi kulit lain seperti psoriasis atau eksim, dokter dapat melakukan prosedur berikut:
- Tes Kerokan Kulit (KOH): Dokter mengambil sedikit sampel sisik kulit menggunakan pisau bedah tumpul, lalu memeriksanya di bawah mikroskop dengan larutan kalium hidroksida untuk melihat struktur jamur.
- Pemeriksaan Lampu Wood: Penggunaan sinar ultraviolet khusus untuk mendeteksi jenis jamur tertentu yang akan memancarkan fluoresensi (cahaya) saat terpapar sinar tersebut.
- Kultur Jamur: Jika infeksi sulit diobati, sampel kulit dapat dikirim ke laboratorium untuk dibiakkan guna mengidentifikasi spesies jamur secara spesifik.
Cara Mengobati Kadas Kurap
Pengobatan kadas kurap bertujuan untuk mengeradikasi jamur penyebab infeksi dan meredakan gejala gatal. Sebagian besar kasus kadas kurap merespons dengan baik terhadap pemberian obat antijamur topikal yang tersedia dalam bentuk krim, salep, atau bedak. Pengobatan harus dilakukan secara konsisten sesuai instruksi medis.
Pilihan pengobatan yang umum digunakan meliputi:
- Antijamur Topikal: Obat seperti clotrimazole, miconazole, ketoconazole, atau terbinafine dioleskan pada ruam dan area sekitarnya sebanyak dua kali sehari selama 2 hingga 4 minggu.
- Antijamur Oral: Jika infeksi mencakup area luas atau tidak membaik dengan krim, dokter mungkin meresepkan tablet antijamur seperti itraconazole atau fluconazole.
- Kortikosteroid Ringan: Terkadang dikombinasikan dengan antijamur untuk meredakan peradangan dan gatal yang hebat pada tahap awal pengobatan.
Penting untuk tetap mengoleskan obat selama satu minggu setelah ruam menghilang guna memastikan jamur benar-benar mati dan mencegah kekambuhan. Penggunaan pakaian longgar dan menjaga area tetap kering sangat membantu proses pemulihan. Untuk penanganan medis yang tepat, disarankan melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis akurat.
Cara Mencegah Kadas Kurap
Pencegahan kadas kurap berfokus pada menjaga kebersihan diri dan menghindari lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur. Karena jamur menyukai area yang basah, menjaga kulit tetap kering setelah mandi atau berolahraga adalah langkah perlindungan yang paling mendasar.
Beberapa langkah preventif yang dapat diterapkan meliputi:
- Tidak berbagi barang pribadi seperti handuk, pakaian, alat cukur, atau kaus kaki dengan orang lain.
- Mencuci tangan dengan sabun setelah berinteraksi dengan hewan peliharaan.
- Menggunakan alas kaki saat berada di fasilitas umum seperti ruang ganti atau area kolam renang.
- Segera mengganti pakaian yang basah karena keringat atau air hujan.
- Membersihkan dan mendisinfeksi area yang sering disentuh di rumah jika ada anggota keluarga yang terinfeksi.
“Praktik kebersihan yang baik dan pemeliharaan kulit yang kering merupakan kunci utama dalam memutus rantai penularan infeksi jamur dermatofita di lingkungan rumah tangga.” — Kementerian Kesehatan RI, 2024
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun kadas kurap sering dianggap sebagai masalah kulit ringan, penanganan medis profesional diperlukan jika pengobatan mandiri dengan obat bebas tidak membuahkan hasil dalam dua minggu. Keterlambatan penanganan dapat menyebabkan infeksi menyebar ke bagian tubuh lain seperti kuku atau kulit kepala yang lebih sulit diobati.
Segera hubungi dokter jika ditemukan tanda-tanda berikut:
- Ruam semakin meluas meski sudah menggunakan salep antijamur.
- Muncul tanda infeksi bakteri, seperti nanah, pembengkakan yang nyeri, atau rasa hangat di area ruam.
- Demam yang menyertai kemunculan ruam kulit.
- Kondisi ini terjadi pada individu dengan sistem imun rendah atau penderita diabetes.
- Ruam muncul di area wajah atau kulit kepala yang dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen.
Kesimpulan
Kadas kurap merupakan infeksi jamur kulit yang dapat menyerang siapa saja, namun sangat bisa dicegah dan disembuhkan dengan penanganan yang tepat. Kunci utama penyembuhan adalah konsistensi dalam penggunaan obat antijamur dan menjaga higienitas lingkungan sekitar. Jika ruam tidak kunjung membaik atau justru meradang, segera cari bantuan medis profesional.
Untuk memudahkan proses penyembuhan, Anda dapat beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah sesuai dengan resep atau rekomendasi dokter. Konsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.


