
Ini Resep Donat Kentang Lezat untuk Camilan Keluarga
"Satu donat kentang berukuran sedang umumnya mengandung kalori yang lumayan tinggi. Nah, ada beberapa tips sehat agar kamu bisa membuat bersi donat yang lebih rendah kalori dan tinggi serat."

DAFTAR ISI
- Keunggulan Kentang sebagai Bahan Donat
- Cara Buat Donat Kentang Anti Gagal
- Tips Donat Kentang yang Lebih Sehat
- Pentingnya Menjaga Asupan Gula
- Studi Terkait
- FAQ
Donat kentang telah lama menjadi camilan favorit masyarakat Indonesia. Berbeda dengan donat berbahan dasar tepung terigu sepenuhnya, penggunaan kentang memberikan tekstur yang lebih lembut, kenyal, dan tahan lama. Selain soal rasa, kentang juga memberikan nilai gizi tambahan berupa serat dan kalium yang sering kali tidak ditemukan dalam tepung terigu putih biasa.
Membuat donat kentang di rumah bukan hanya memberikan kepuasan tersendiri, tetapi juga memungkinkan kamu untuk mengontrol kualitas bahan-bahan yang digunakan. Kamu bisa mengurangi penggunaan gula berlebih, memilih minyak goreng yang lebih sehat, hingga memastikan tidak ada bahan pengawet sintetis di dalamnya. Hal ini tentu sangat penting untuk mendukung kesehatan keluarga dalam jangka panjang.
Namun, perlu diingat bahwa donat tetaplah makanan yang digoreng dan tinggi karbohidrat. Konsumsi berlebihan tanpa diimbangi dengan nutrisi lain dapat memicu lonjakan gula darah atau penumpukan lemak. Oleh karena itu, memahami cara buat donat kentang yang benar serta tips mengonsumsinya secara bijak adalah kunci untuk tetap sehat sambil menikmati camilan lezat.
Nah, mau tahu bagaimana cara buat donat kentang yang empuk dan tetap bergizi? Berikut ulasannya!
Keunggulan Kentang sebagai Bahan Donat
Kentang (Solanum tuberosum) merupakan salah satu sumber karbohidrat kompleks yang baik. Dalam proses pembuatan donat, kentang berfungsi sebagai agen pelembut alami. Pati yang terkandung dalam kentang membantu memerangkap kelembapan di dalam adonan, sehingga donat tidak mudah kering atau keras meskipun sudah dingin.
Dari sisi nutrisi, kentang mengandung vitamin C, vitamin B6, dan kalium yang mendukung kesehatan saraf serta tekanan darah. Dengan mencampurkan kentang ke dalam adonan, kamu secara tidak langsung meningkatkan asupan mikronutrien jika dibandingkan dengan mengonsumsi donat yang hanya terbuat dari tepung terigu protein tinggi. Hal ini membuat donat kentang menjadi pilihan camilan yang sedikit lebih baik bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Cara Buat Donat Kentang Anti Gagal
Kunci dari donat kentang yang sempurna terletak pada komposisi bahan dan teknik pengulian. Berikut adalah langkah-langkah detail yang bisa kamu ikuti di rumah.
1. Persiapan Bahan Utama
Siapkan 250 gram kentang yang sudah dikukus dan dihaluskan. Pastikan kentang benar-benar halus dan sudah dingin sebelum dicampur ke adonan. Gunakan 500 gram tepung terigu protein tinggi untuk struktur yang kokoh, 100 gram gula pasir, 1 bungkus ragi instan (11 gram), 50 gram susu bubuk, 4 kuning telur, 100 ml air es, 75 gram mentega, dan sejumput garam.
2. Proses Pencampuran Adonan
Campurkan tepung terigu, gula, susu bubuk, dan ragi instan. Aduk rata. Tambahkan kentang halus dan kuning telur, lalu uli sambil dituangkan air es sedikit demi sedikit. Air es berfungsi untuk menjaga suhu adonan agar ragi tidak bekerja terlalu cepat sebelum adonan kalis, yang bisa menyebabkan hasil akhir menjadi asam atau kurang mengembang.
3. Tahap Pengulian dan Fermentasi
Masukkan mentega dan garam, lalu uli kembali hingga adonan benar-benar kalis elastis (tidak mudah putus saat direntangkan hingga tipis). Istirahatkan adonan selama 30-45 menit hingga mengembang dua kali lipat. Pastikan wadah ditutup dengan kain lembap untuk menjaga kelembapan adonan.
4. Pembentukan dan Penggorengan
Kempiskan adonan, bagi menjadi bagian-bagian kecil seberat 45-50 gram, lalu bulatkan. Beri lubang di tengahnya dan diamkan kembali selama 20 menit. Goreng dalam minyak panas dengan api kecil-sedang. Teknik menggoreng donat yang benar adalah hanya sekali balik agar tidak menyerap terlalu banyak minyak.
Tips Menggoreng Sehat
- Gunakan minyak goreng yang memiliki titik asap tinggi seperti minyak kelapa atau minyak kanola.
- Pastikan suhu minyak stabil di kisaran 170-180 derajat Celsius.
- Tiriskan donat di atas kertas penyerap minyak segera setelah diangkat.
Tips Donat Kentang yang Lebih Sehat
Meskipun donat identik dengan makanan manis, kamu bisa melakukan modifikasi agar lebih ramah bagi kesehatan. Gunakan topping alami seperti kacang-kacangan, bubuk kayu manis, atau cokelat hitam (dark chocolate) dengan kadar kakao di atas 70%. Hindari penggunaan glaze gula yang terlalu tebal karena dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan.
Jika kamu peduli dengan kesehatan jantung dan berat badan, kamu juga bisa mencoba metode pemanggangan (baked donuts) atau menggunakan air fryer untuk mematangkan donat kentang. Metode ini akan memangkas kalori dari lemak jenuh yang biasanya didapat dari proses penggorengan tradisional.
Pentingnya Menjaga Asupan Gula
Konsumsi makanan manis seperti donat kentang harus dibatasi, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes atau obesitas. Gula berlebih dalam darah dapat menyebabkan peradangan kronis di dalam tubuh. Jika kamu merasa sering merasa lemas atau mengantuk secara berlebihan setelah makan makanan manis, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada metabolisme gula darah kamu.
Untuk membantu metabolisme tubuh tetap terjaga setelah mengonsumsi camilan, pastikan kamu juga mencukupi kebutuhan mikronutrien harian. Untuk menjaga daya tahan tubuh keluarga saat cuaca ekstrem atau setelah konsumsi makanan bervariasi, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.
Kapan Harus Berkonsultasi Mengenai Pola Makan?
Mengonsumsi donat kentang sesekali tentu diperbolehkan sebagai bagian dari self-reward. Namun, jika kamu memiliki kondisi medis tertentu seperti kolesterol tinggi atau gangguan pencernaan, ada baiknya mengatur porsi dengan ketat.
1. Gejala Intoleransi Glukosa
Jika kamu sering merasa pusing, mual, atau perut kembung setelah mengonsumsi makanan berbahan tepung dan gula, itu mungkin tanda tubuhmu sulit memproses karbohidrat sederhana. Jika kamu mengalami gejala gangguan pencernaan atau metabolisme yang tidak biasa, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Studi Mengenai Indeks Glikemik Kentang
The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa meskipun kentang memiliki indeks glikemik yang bervariasi tergantung cara pengolahannya, mencampurnya dengan bahan lain seperti protein (kuning telur) dan lemak (mentega) dalam adonan donat dapat membantu menurunkan beban glikemik secara keseluruhan jika dibandingkan mengonsumsi kentang rebus saja.
Studi ini menekankan pentingnya kombinasi makronutrien dalam satu sajian untuk mencegah lonjakan insulin yang tajam. Oleh karena itu, donat kentang yang dibuat dengan proporsi yang tepat dan tidak menggunakan gula topping berlebih bisa menjadi camilan yang lebih “stabil” bagi energi tubuh.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan setelah mencoba berbagai resep makanan, atau bingung menentukan pola diet yang tepat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kamu bisa mendapatkan berbagai kebutuhan kesehatan dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan atau nutrisi yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan pun dibutuhkan.
Referensi:
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. The glycemic index of potatoes and how it affects health.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Dietary fats: Know which to choose.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang untuk Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak.
Journal of Food Science and Technology. Diakses pada 2026. Effects of potato flour on the rheological properties of dough and quality of donuts.
FAQ
1. Kenapa donat kentang saya tidak mengembang?
Ada beberapa kemungkinan, mulai dari ragi yang sudah tidak aktif hingga suhu air yang terlalu panas saat mencampur adonan. Pastikan ragi masih baru dan gunakan air es untuk menjaga suhu adonan agar ragi tidak mati sebelum waktunya.
2. Apakah donat kentang lebih sehat daripada donat biasa?
Secara nutrisi, donat kentang mengandung lebih banyak serat dan vitamin dibandingkan donat tepung biasa. Namun, karena tetap melalui proses penggorengan, kalori dan lemaknya tetap harus diperhatikan.
3. Bagaimana cara agar donat tidak banyak menyerap minyak?
Gunakan teknik sekali balik saat menggoreng dan pastikan adonan sudah mencapai tahap kalis elastis. Adonan yang kurang kalis atau terlalu lama difermentasi (over-proofing) cenderung menyerap lebih banyak minyak.
4. Bisakah donat kentang dibuat tanpa telur?
Bisa, namun teksturnya akan sedikit berbeda. Kamu bisa mengganti kuning telur dengan tambahan mentega atau susu cair untuk menjaga kelembutan adonan, meskipun hasilnya mungkin tidak se-empuk menggunakan telur.


