
Ini Tanda Anak Memiliki Kecerdasan di Bawah Rata-Rata
“Anak dengan kecerdasan di bawah rata-rata bisa mudah Ibu kenali. Tandanya termasuk ketidakmampuan berpikir logis dan kurang empati.”

Halodoc, Jakarta – Ibu perlu mengenai tanda anak memiliki kecerdasan di bawah rata-rata. Sebab, tingkat kecerdasan yang baik sangat berguna bagi anak untuk menjalani kehidupan sehari-hari dan mengikuti kemajuan zaman. Bahkan, hal sesederhana seperti menjalin hubungan baik dengan orang lain pun dipengaruhi tingkat kecerdasan.
Sebab, kurangnya empati bisa jadi salah satu tanda kecerdasan seseorang di bawah rata-rata. Hal ini juga bisa orang tua amati pada anak sejak dini. Lantas, apa saja tanda-tandanya? Simak dalam pembahasan berikut ini!
Tanda Kecerdasan di Bawah Rata-Rata
Orang dengan kecerdasan rendah dapat disebut sebagai orang yang kurang memiliki pemahaman, akal sehat, pemahaman akan suatu hal, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik.
Meski tidak selalu, berikut ini tanda-tanda anak memiliki kecerdasan di bawah rata-rata:
1. Perkembangan Dasar Lebih Lambat
Hal lain yang membedakan anak dengan kecerdasan rendah dari yang lain adalah masalah perkembangan. Dengan membandingkan perilaku anak dengan teman sebayanya, Ibu dapat melihat apakah kecerdasan anak cukup tinggi atau di bawah rata-rata.
2. Sulit Berpikir Logis
Umumnya, orang dengan kecerdasan yang lebih rendah kesulitan menemukan analogi dan penalaran secara umum. Itu karena pemikiran logis adalah salah satu bukti bahwa otak tengah berfungsi.
Ini menyiratkan pemrosesan dan pemahaman fakta dan menggunakannya untuk memecahkan masalah. Karena fungsi logika ada begitu banyak tingkatan, tidak heran beberapa orang mungkin kesulitan menggunakannya.
3. Masalah dengan Memori dan Pembelajaran
Ibu mungkin bisa mengetahui anak memiliki kecerdasan rendah dengan memperhatikan ingatannya. Jika kecerdasan anak di bawah rata-rata, ia akan kesulitan mempelajari dan mengingat sesuatu.
4. Kurangnya Keterampilan Sosial
Orang dengan kecerdasan di bawah rata-rata bisa jadi mengalami masalah dalam keterampilan sosial. Dalam kasus ringan, mereka akan dapat menyesuaikan diri dengan norma sosial, dan masyarakat akan menerimanya.
Namun, jika tingkat kecerdasan sangat rendah, mereka tidak akan dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan baik. Mereka mungkin tidak dapat terlibat dalam percakapan yang rumit.
Namun, tetap saja mereka akan membutuhkan cinta dan dukungan yang sama seperti orang lain, bahkan mungkin lebih. Jadi, ada banyak cara untuk Ibu membantu anak menjadi aktif secara sosial.
5. Ketidakmampuan Menyelesaikan Tugas Sehari-hari
Kecerdasan mental dapat memengaruhi kemampuan fisik. Orang dengan kecerdasan di bawah rata-rata umumnya tidak dapat menyelesaikan tugas sehari-hari dengan baik.
6. Kurangnya Rasa Ingin Tahu
Rasa ingin tahu berhubungan erat dengan kecerdasan. Karenanya, orang yang sangat cerdas biasanya selalu ingin tahu, banyak membaca, sering mempertanyakan sesuatu, dan mempelajari hal-hal baru.
Jadi, ketika anak menunjukkan sedikit sekali kertarikan pada hal-hal di sekitarnya, puas dengan sedikit yang mereka ketahui, dan berpikiran tertutup untuk mempelajari hal-hal dasar, itu adalah tanda kecerdasannya di bawah rata-rata.
7. Intoleransi
Intoleransi adalah tanda lain dari kecerdasan yang rendah. Artinya, orang dengan kecerdasan rendah biasanya tidak toleran.
Toleransi mengacu pada kemampuan atau kapasitas untuk bertahan atau mentolerir tindakan orang lain atau pendapat atau pandangan mereka yang berbeda.
Orang-orang dengan kecerdasan rendah umumnya memiliki rasa toleransi mereka. Karena mereka umumnya acuh tak acuh terhadap perubahan, pendapat yang berbeda, dan umumnya tidak fleksibel, mudah tersinggung, dan tidak dapat mengakomodasi orang lain.
8. Kurangnya Empati
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan orang lain. Ini adalah tanda utama kecerdasan emosional. Oleh karena itu, anak dengan kecerdasan di bawah rata-rata dapat dengan mudah Ibu kenali dengan kurangnya empati.
Itulah beberapa tanda anak memiliki kecerdasan di bawah rata-rata. Meski tidak selau menjadi patokan, beberapa tanda tersebut bisa jadi tanda peringatan yang bisa Ibu kenali. Lebih lanjutnya, Ibu bisa download Halodoc untuk bertanya pada dokter anak melalui chat.


