Tanda Diabetes pada Anak? Cek Gejalanya Sekarang!

Tanda Diabetes pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
Diabetes pada anak adalah kondisi serius yang membutuhkan perhatian cepat. Mengenali tanda diabetes pada anak sejak dini sangat penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi. Gejala yang sering muncul meliputi rasa haus dan lapar yang berlebihan, sering buang air kecil, hingga penurunan berat badan yang drastis. Jika beberapa tanda ini terlihat, konsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik.
Apa Itu Diabetes pada Anak?
Diabetes pada anak adalah kondisi ketika tubuh anak tidak dapat menggunakan glukosa (gula) dengan baik. Glukosa adalah sumber energi utama tubuh. Pada diabetes, tubuh anak mengalami kesulitan memproduksi atau menggunakan insulin, hormon yang membantu glukosa masuk ke dalam sel. Ada dua jenis utama diabetes pada anak, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 lebih sering terjadi pada anak-anak dan merupakan kondisi autoimun, sedangkan diabetes tipe 2 lebih terkait dengan faktor gaya hidup dan genetik.
Gejala Umum Tanda Diabetes pada Anak
Beberapa tanda diabetes pada anak dapat dikenali dan sering muncul pada kedua jenis diabetes (tipe 1 dan tipe 2). Orang tua perlu waspada terhadap perubahan fisik dan perilaku anak.
- Sering haus dan lapar berlebihan: Anak mungkin minum air lebih banyak dari biasanya dan merasa lapar terus-menerus, meskipun sudah makan cukup banyak.
- Sering buang air kecil atau mengompol: Anak bisa sering buang air kecil, bahkan mulai mengompol lagi di malam hari padahal sebelumnya sudah terbiasa toilet training.
- Penurunan berat badan drastis: Meskipun nafsu makan anak meningkat dan makan banyak, berat badannya justru turun secara signifikan. Ini terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan glukosa sebagai energi, sehingga membakar lemak dan otot.
- Lemas dan mudah lelah: Anak mungkin terlihat kurang bertenaga, lesu, dan mudah lelah, yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan bermain.
- Penglihatan kabur: Tingginya kadar gula darah dapat memengaruhi saraf mata, menyebabkan penglihatan anak menjadi kabur atau kurang jelas.
- Luka sulit sembuh: Gula darah yang tinggi dapat menghambat proses penyembuhan luka, membuat luka kecil sekalipun lebih lama untuk sembuh.
Gejala Tambahan yang Sering Muncul pada Diabetes Tipe 1
Selain gejala umum, ada beberapa tanda diabetes pada anak yang lebih sering terlihat pada diabetes tipe 1. Tanda-tanda ini juga perlu diwaspadai karena dapat mengindikasikan kondisi yang lebih serius.
- Perubahan perilaku: Anak bisa menjadi lebih mudah marah, sensitif, atau mengalami penurunan prestasi di sekolah tanpa alasan yang jelas.
- Napas berbau buah: Ini adalah tanda ketoasidosis diabetik (DKA), kondisi darurat medis di mana tubuh memecah lemak menjadi energi karena kekurangan insulin, menghasilkan zat keton yang berbau seperti buah.
- Infeksi kulit dan jamur berulang: Anak mungkin sering mengalami infeksi kulit atau jamur, terutama di area lipatan tubuh atau area kemaluan pada anak perempuan.
- Kulit menghitam (akantosis nigrikans): Area kulit di leher, ketiak, dan selangkangan bisa tampak lebih gelap dan menebal. Meskipun lebih sering terkait dengan resistensi insulin pada diabetes tipe 2, ini juga bisa muncul.
Penyebab Diabetes pada Anak
Penyebab diabetes pada anak bervariasi tergantung jenisnya. Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel penghasil insulin di pankreas. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi faktor genetik dan lingkungan diduga berperan. Diabetes tipe 2 pada anak biasanya terjadi karena tubuh menjadi resisten terhadap insulin atau tidak dapat memproduksi insulin yang cukup. Faktor risiko meliputi riwayat keluarga, obesitas, gaya hidup sedentari, dan kondisi medis tertentu.
Kapan Harus Segera Periksa ke Dokter?
Jika orang tua melihat beberapa tanda diabetes pada anak, segera konsultasikan ke dokter. Deteksi dini dan penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti ketoasidosis diabetik, kerusakan organ, atau masalah pertumbuhan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes darah untuk menegakkan diagnosis.
Penting untuk tidak menunda kunjungan ke fasilitas kesehatan jika ada kekhawatiran mengenai kesehatan anak. Informasi yang akurat dari profesional medis dapat membantu orang tua mengambil keputusan terbaik untuk anak.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau konsultasi langsung mengenai tanda diabetes pada anak, pengguna dapat menggunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter umum atau spesialis anak. Halodoc menyediakan layanan telekonsultasi dan informasi kesehatan terpercaya.



