
Inilah Berbagai Tips Berpuasa untuk Pengidap Diabetes
“Sebelum memutuskan untuk berpuasa di bulan Ramadan, pengidap diabetes perlu berdiskusi dengan dokter. Beberapa tips berpuasa untuk pengidap diabetes yang mungkin direkomendasikan dokter, seperti misalnya memantau kadar gula darah secara rutin, hingga memperhatikan asupan nutrisi. .”

Halodoc, Jakarta – Pengidap diabetes diperbolehkan untuk berpuasa, asalkan dilakukan dengan tepat disertai perencanaan khusus dengan dokter. Hal tersebut dimaksudkan supaya pengidap diabetes tidak mendapatkan risiko penurunan gula darah terlalu banyak. Sebab kondisi tersebut dapat mempengaruhi kesehatan.
Sebelum berpuasa, berbicaralah dengan dokter tentang kondisi diabetes yang kamu alami. Dokter biasanya memiliki pedoman puasa yang tepat untuk pengidap. Yuk ketahui beberapa tips agar pengidap diabetes dapat menjalani puasa dengan lancar berikut ini!
Tips Berpuasa untuk Pengidap Diabetes
Berikut ini tips berpuasa untuk pengidap diabetes:
- Diskusikan dengan Dokter Sebelum Bulan Ramadan
Sejak dua bulan sebelum Ramadan, sebaiknya berdiskusilah dengan dokter yang merawat kamu. Karena dengan begitu kamu akan mengetahui cara berpuasa dengan aman dan penyesuaian obat diabetes yang diperlukan sebelumnya. Pengidap diabetes tidak direkomendasikan untuk mengambil keputusan sendiri untuk berpuasa, karena ini bisa membahayakan kondisi kesehatan.
- Memantau Kadar Gula Darah Secara Rutin
Pengidap diabetes, terutama yang menggunakan insulin, disarankan untuk melakukan pengecekan gula darah beberapa kali dalam sehari. Pemantauan gula darah yang sering akan mengurangi risiko hipoglikemia dan hiperglikemia (gula darah tinggi). Selain itu pemantauan rutin ini juga akan membantu mengontrol kadar gula darah.
- Perhatikan Asupan Nutrisi saat Berpuasa
Ketika berpuasa, pengidap diabetes perlu memperhatikan asupan makanan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan selama berpuasa:
- Makan sahur sebaiknya dilakukan sedekat mungkin dengan waktu imsak.
- Konsumsi makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks seperti nasi atau roti ketika sahur.
- Hindari mengonsumsi makanan berlebih yang memiliki kandungan karbohidrat dan lemak tinggi saat berbuka puasa. Hal ini dikarenakan proses pencernaan dan penyerapan makanan cenderung lebih lambat saat berpuasa.
- Tingkatkan asupan cairan dengan mengonsumsi air putih setelah berbuka puasa.
- Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh, karena bisa menyebabkan dehidrasi saat puasa.
- Lakukan Aktivitas Fisik
Pengidap diabetes yang hendak melakukan ibadah puasa tetap disarankan untuk melakukan aktivitas fisik normal. Namun hindari melakukan aktivitas fisik yang berat dan berlebihan, sebab ini dikhawatirkan akan meningkatkan risiko hipoglikemia. Kondisi hipoglikemia ini terjadi ketika kadar gula dalam darah sangat rendah.
- Berhenti Berpuasa Bila Merasakan Kondisi Tertentu
Meskipun diperbolehkan untuk berpuasa, pengidap diabetes disarankan untuk berhenti berpuasa jika merasakan kondisi seperti:
- Kadar gula darah menurun, yaitu kurang dari 70 mg/dl setelah beberapa jam berpuasa. Terutama jika insulin digunakan saat sahur.
- Kadar gula darah mencapai lebih dari 300 mg/dl.
- Mengalami kondisi hipoglikemia, yaitu kadar gula darah kurang dari 60 mg/dl.
- Dengarkan Kondisi Tubuh
Urine berwarna gelap, sakit kepala, mual dan muntah bisa menjadi tanda dehidrasi serius. Jika kamu mengalami tanda-tanda tersebut, sebaiknya berhenti berpuasa.
Kondisi Khusus yang Perlu Dipertimbangkan
Sebelum memutuskan untuk berpuasa, berikut adalah beberapa kondisi yang perlu dipertimbangkan:
- Pengidap diabetes yang memiliki kadar kolesterol dan trigliserida tinggi lebih baik memeriksakan diri ke dokter sebelum berpuasa.
- Pengidap diabetes yang memiliki dyslipidemia, yaitu kondisi yang terjadi ketika kadar lemak dalam aliran darah terlalu tinggi atau terlalu rendah.
- Pengidap diabetes yang memiliki hipertensi.
- Wanita hamil yang mengidap diabetes. Mereka sebaiknya tidak berpuasa, akan tetapi jika tetap ingin berpuasa, maka ibu hamil perlu melakukan pemeriksaan medis sebelum Ramadan dan mendapatkan edukasi mengenai pola makan, obat-obatan, serta komplikasi yang mungkin terjadi saat berpuasa.
Itulah yang perlu diketahui mengenai tips berpuasa untuk pengidap diabetes. Jika kamu seorang pengidap diabetes yang ingin menjalani ibadah puasa, kamu bisa bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui pedoman berpuasa yang aman. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!


