Ad Placeholder Image

Intermectin: Obat Cacing dan Parasit Hewan Efektif

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Intermectin: Ampuh Atasi Parasit Hewan Ternak & Peliharaan

Intermectin: Obat Cacing dan Parasit Hewan EfektifIntermectin: Obat Cacing dan Parasit Hewan Efektif

Intermectin: Solusi Efektif Atasi Parasit pada Ternak dan Hewan Peliharaan

Intermectin merupakan obat antiparasit berspektrum luas yang diformulasikan khusus untuk kesehatan hewan. Produk ini efektif dalam mengatasi berbagai jenis parasit internal dan eksternal yang menyerang ternak dan hewan peliharaan. Dengan kandungan Ivermectin 1%, Intermectin menjadi pilihan bagi peternak dan pemilik hewan untuk menjaga kesehatan dan produktivitas hewan.

Artikel ini akan mengulas secara detail mengenai Intermectin, mulai dari kandungan, fungsi, cara penggunaan, hingga peringatan penting yang harus diperhatikan demi penggunaan yang aman dan efektif.

Apa Itu Intermectin?

Intermectin adalah sediaan obat yang mengandung Ivermectin 1%. Ivermectin sendiri adalah agen antiparasit yang sangat ampuh, bekerja dengan melumpuhkan dan membunuh parasit. Obat ini ditujukan untuk penanganan infeksi parasit pada ternak seperti sapi, kambing, domba, dan babi, serta hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kelinci.

Spektrum kerja Intermectin sangat luas, mencakup parasit internal (endoparasit) dan eksternal (ektoparasit). Endoparasit adalah parasit yang hidup di dalam tubuh inang, contohnya cacing. Sementara itu, ektoparasit adalah parasit yang hidup di permukaan tubuh inang, seperti kutu atau tungau.

Kandungan dan Fungsi Utama Intermectin

Kandungan utama dalam Intermectin adalah Ivermectin 1%. Beberapa varian Intermectin juga mungkin dilengkapi dengan Clorsulon, sebuah zat yang efektif untuk mengatasi cacing hati. Kombinasi ini memperluas daya bunuh obat terhadap berbagai jenis parasit.

Fungsi utama Intermectin meliputi:

  • Mengatasi endoparasit: Termasuk cacing saluran pencernaan dan cacing paru-paru yang sering menyerang hewan. Infeksi cacing dapat menyebabkan penurunan berat badan, anemia, hingga kematian jika tidak ditangani.
  • Mengatasi ektoparasit: Seperti kutu, tungau, dan caplak yang dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal-gatal hebat, kerontokan bulu, dan penularan penyakit lain. Intermectin juga sangat efektif untuk penanganan scabies atau gudik yang disebabkan oleh tungau.

Panduan Penggunaan Intermectin

Penggunaan Intermectin harus sesuai dengan dosis dan cara pemakaian yang tepat untuk memastikan efektivitas dan keamanan hewan.

Cara Pemakaian yang Tepat

Intermectin umumnya diberikan melalui suntikan subkutan, yaitu disuntikkan di bawah kulit. Area yang direkomendasikan untuk penyuntikan adalah di bagian leher atau bahu hewan. Selain bentuk suntikan, Intermectin juga tersedia dalam bentuk oral yang dapat diberikan melalui mulut hewan.

Dosis Umum Intermectin

Dosis Intermectin bervariasi tergantung jenis dan berat badan hewan. Berikut adalah dosis umum yang direkomendasikan:

  • Untuk sapi: 1,0 ml per 50 kg berat badan.
  • Untuk kambing atau domba: 0,5 ml per 25 kg berat badan.

Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk menentukan dosis yang paling akurat sesuai kondisi hewan.

Peringatan Penting dalam Penggunaan

Beberapa kondisi memerlukan perhatian khusus saat menggunakan Intermectin:

  • Hindari penggunaan pada hewan yang sedang menyusui untuk mencegah residu obat terbawa pada susu.
  • Jangan disuntikkan secara intravena (melalui pembuluh darah) atau intramuskular (melalui otot), karena dapat menimbulkan efek samping yang serius.

Waktu Henti (Withdrawal Time) Intermectin

Waktu henti adalah periode di mana hewan tidak boleh disembelih atau produknya (susu, telur) tidak boleh dikonsumsi setelah pemberian obat. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada residu obat yang berbahaya bagi manusia. Untuk sapi potong, waktu henti Intermectin umumnya adalah 35 hari sebelum hewan disembelih. Kepatuhan terhadap waktu henti sangat krusial untuk keamanan pangan.

Perbedaan Ivermectin untuk Hewan dan Manusia

Penting untuk diingat bahwa formulasi Ivermectin untuk hewan dan manusia sangat berbeda. Intermectin adalah produk dari Interchemie Holland yang dirancang khusus untuk kesehatan hewan dan sudah terdaftar di Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penggunaan Ivermectin untuk hewan harus mematuhi aturan dan dosis yang tepat yang direkomendasikan untuk spesies tersebut. Ivermectin yang diformulasikan untuk hewan tidak boleh digunakan untuk manusia karena perbedaan konsentrasi dan bahan tambahan yang dapat berbahaya.

Pertanyaan Umum Seputar Intermectin

Apakah Intermectin aman untuk semua jenis hewan?

Intermectin aman digunakan pada ternak seperti sapi, kambing, domba, babi, serta hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kelinci, asalkan diberikan sesuai dosis yang direkomendasikan dan petunjuk penggunaan yang berlaku. Penggunaan pada spesies lain atau dosis yang salah dapat menimbulkan risiko.

Apa yang terjadi jika dosis Intermectin berlebihan?

Pemberian Intermectin dalam dosis yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang merugikan pada hewan, termasuk gejala toksisitas. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengikuti dosis yang telah ditentukan atau yang direkomendasikan oleh dokter hewan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Penting

Intermectin adalah obat antiparasit yang efektif dan terpercaya untuk mengatasi berbagai masalah parasit pada hewan. Kemampuannya dalam menargetkan endoparasit dan ektoparasit menjadikan Intermectin solusi komprehensif untuk menjaga kesehatan ternak dan hewan peliharaan.

Untuk memastikan penggunaan Intermectin yang optimal dan aman, selalu patuhi petunjuk dosis dan cara pemberian yang telah ditetapkan. Konsultasi dengan dokter hewan sangat dianjurkan sebelum memulai pengobatan untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan rencana perawatan yang sesuai. Penanganan parasit yang tepat adalah kunci untuk menjaga hewan tetap sehat, produktif, dan terhindar dari komplikasi serius.