Ad Placeholder Image

Interval dalam Olahraga: Cara Latihan Efisien!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   09 Juni 2026

Pahami Interval Olahraga: Latihan Cepat Bugar!

Interval dalam Olahraga: Cara Latihan Efisien!Interval dalam Olahraga: Cara Latihan Efisien!

DAFTAR ISI


Olahraga telah menjadi kebutuhan gaya hidup bagi masyarakat modern yang ingin menjaga kebugaran di tengah kesibukan. Namun, seringkali kendala waktu menjadi alasan utama seseorang jarang berolahraga. Di sinilah istilah apa itu interval atau interval training menjadi populer. Metode ini menawarkan efisiensi tinggi, di mana kamu bisa mendapatkan hasil maksimal dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan olahraga intensitas stabil (steady-state).

Latihan interval bukan sekadar tren, melainkan metode yang didukung oleh ilmu fisiologi olahraga untuk meningkatkan kapasitas aerobik dan anaerobik secara bersamaan. Dengan memahami prinsip dasarnya, kamu bisa mengoptimalkan pembakaran kalori bahkan setelah latihan selesai. Namun, karena intensitasnya yang tinggi, tubuh membutuhkan dukungan nutrisi dan persiapan yang matang agar tidak terjadi cedera atau kelelahan kronis.

Penting bagi setiap orang yang ingin memulai program ini untuk memahami kondisi fisik mereka masing-masing. Tanpa pemahaman tentang metabolisme energi, risiko overtraining bisa mengintai. Oleh karena itu, penggunaan suplemen pendukung seringkali disarankan oleh para ahli kesehatan untuk membantu pemulihan jaringan otot dan menjaga daya tahan tubuh tetap prima selama periode latihan yang intens.

Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen pendukung untuk mengoptimalkan latihanmu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen untuk Latihan Interval yang Ampuh

Dukungan vitamin dan mineral sangat krusial saat kamu melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi. Berikut adalah beberapa produk berkualitas yang bisa kamu pilih untuk menjaga performa tetap stabil saat beli obat online di Halodoc.

1. Enervon-C 30 Tablet

Enervon-C merupakan suplemen multivitamin yang mengandung kombinasi Vitamin C (Asam Askorbat) 500 mg, Vitamin B1 50 mg, Vitamin B2 20 mg, Vitamin B6 5 mg, Vitamin B12 5 mcg, Niasinamida 50 mg, dan Kalsium Pantotenat 20 mg. Suplemen ini bekerja dengan cara memenuhi kebutuhan vitamin harian yang membantu proses metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi.

Manfaat utamanya adalah menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit setelah melakukan olahraga berat dan membantu pemulihan stamina yang terkuras selama sesi latihan interval.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet sehari.
  • Diminum sesudah makan untuk menghindari iritasi lambung.

Obat ini termasuk golongan suplemen makanan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Pharmaton Formula 5 Kapsul

Pharmaton Formula mengandung ekstrak Ginseng G115 yang terstandarisasi, multivitamin, dan mineral lengkap. Kandungan ginsengnya bekerja secara sinergis untuk meningkatkan pemanfaatan oksigen dalam tubuh (VO2 Max), yang sangat krusial dalam memahami apa itu interval training agar tidak cepat lelah.

Manfaatnya mencakup peningkatan fokus mental, pengurangan kelelahan fisik, dan menjaga vitalitas bagi kamu yang aktif berolahraga di sela-sela jam kerja.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul per hari.
  • Dianjurkan diminum pada pagi hari saat sarapan.

Obat ini termasuk golongan suplemen. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pharmaton Formula 5 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Sebelum Latihan Interval
  1. Lakukan pemanasan (warm-up) minimal 5-10 menit.
  2. Pastikan hidrasi tubuh tercukupi dengan minum air putih sebelum dan sesudah latihan.
  3. Jangan lakukan latihan interval setiap hari; berikan jeda istirahat 48 jam antar sesi.

3. Redoxon Triple Action Jeruk 10 Tablet Effervescent

Redoxon Triple Action mengandung kombinasi tinggi Vitamin C 1000 mg, Vitamin D 400 IU, dan Zinc 10 mg. Format effervescent membuatnya cepat diserap oleh tubuh. Vitamin D dalam produk ini sangat baik untuk mendukung fungsi otot dan kesehatan tulang selama aktivitas fisik berat.

Manfaatnya adalah sebagai antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas yang dihasilkan saat metabolisme tubuh meningkat drastis selama olahraga intensitas tinggi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet effervescent per hari.
  • Larutkan dalam segelas air (200 ml) dan segera minum setelah dilarutkan.

Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Redoxon Triple Action Jeruk di Toko Kesehatan Halodoc

4. CDR 10 Tablet Effervescent

CDR (Calcium-D-Redoxon) mengandung Kalsium 250 mg, Vitamin C 1000 mg, Vitamin D 300 IU, dan Vitamin B6 15 mg. Kalsium berperan penting dalam kontraksi otot, sementara Vitamin B6 membantu metabolisme energi dan pembentukan sel darah merah.

Manfaatnya difokuskan pada pemeliharaan kepadatan tulang dan mendukung pemulihan fungsi saraf-otot setelah melakukan gerakan eksplosif dalam latihan interval.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet effervescent sehari.
  • Larutkan ke dalam air dan minum segera setelah makan.

Obat ini termasuk golongan suplemen. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan CDR 10 Tablet Effervescent di Toko Kesehatan Halodoc

Apa itu Interval Training?

Secara medis, interval training adalah strategi latihan fisik yang melibatkan serangkaian aktivitas dengan intensitas tinggi (high intensity) yang diselingi dengan periode istirahat atau aktivitas intensitas rendah (active recovery). Tujuan utamanya adalah untuk menantang sistem kardiovaskular agar bekerja lebih efisien dalam memompa darah dan oksigen ke otot.

Misalnya, jika kamu berlari, kamu akan berlari secepat mungkin selama 30 detik, lalu berjalan santai selama 60 detik. Siklus ini diulang beberapa kali. Dengan cara ini, jantung dilatih untuk beradaptasi pada perubahan beban kerja secara cepat, yang pada akhirnya meningkatkan kebugaran secara drastis dibandingkan berlari dengan kecepatan sedang secara konstan selama 30 menit.

Manfaat Latihan Interval bagi Tubuh

Memahami apa itu interval akan membuka wawasan kamu tentang berbagai manfaat kesehatannya yang luar biasa:

1. Meningkatkan Pembakaran Lemak (EPOC)

Salah satu keunggulan utama latihan interval adalah efek Excess Post-exercise Oxygen Consumption (EPOC). Tubuh akan terus membakar kalori pada tingkat yang lebih tinggi bahkan selama berjam-jam setelah kamu selesai berolahraga, karena tubuh membutuhkan energi ekstra untuk kembali ke kondisi semula.

2. Kesehatan Jantung yang Lebih Baik

Latihan ini memaksa jantung menjadi lebih kuat. Penelitian menunjukkan bahwa latihan interval dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung di masa depan.

3. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Aktivitas intensitas tinggi membantu otot menggunakan glukosa dengan lebih efektif sebagai sumber energi. Hal ini sangat bermanfaat untuk mencegah atau mengelola risiko diabetes tipe 2.

Cara Melakukan Latihan Interval yang Aman

Jika kamu pemula, mulailah dengan rasio 1:2 atau 1:3. Artinya, jika kamu melakukan latihan intensitas tinggi selama 30 detik, beristirahatlah selama 60 hingga 90 detik. Seiring bertambahnya kebugaran, kamu bisa meningkatkan rasio menjadi 1:1.

Pastikan juga untuk selalu mendengarkan sinyal dari tubuh. Jika kamu merasakan nyeri dada, pusing yang hebat, atau sesak napas yang tidak kunjung reda, segera hentikan aktivitas dan lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk memastikan kondisi jantung dan fisik kamu aman untuk melanjutkan program latihan.

Studi Mengenai Latihan Interval

British Journal of Sports Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa High-Intensity Interval Training (HIIT) memberikan hasil peningkatan kapasitas aerobik yang sama atau bahkan lebih besar daripada latihan kontinu intensitas sedang, namun dengan total waktu latihan yang 40% lebih sedikit.

Temuan ini menegaskan bahwa interval training adalah solusi tepat bagi individu yang memiliki jadwal padat namun ingin tetap menjaga kesehatan metabolik. Relevansi studi ini sangat tinggi bagi pekerja di perkotaan yang sering merasa tidak punya waktu untuk berolahraga lama.

Jika kamu baru mulai berolahraga setelah sekian lama tidak aktif, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Gejala seperti nyeri sendi atau detak jantung tidak teratur perlu segera didiskusikan dengan tenaga medis profesional agar program latihan dapat disesuaikan dengan kapasitas fisikmu.

Kamu bisa mendapatkan suplemen dan vitamin pendukung di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Penyebab Cedera Saat Latihan Interval

1. Kurang Pemanasan

Otot yang kaku dipaksa bekerja mendadak pada intensitas tinggi dapat menyebabkan robekan mikro pada serat otot.

2. Frekuensi Terlalu Sering

Melakukan interval training setiap hari tanpa memberikan waktu pemulihan bagi jaringan ikat dapat memicu tendinitis atau stres pada ligamen.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Interval training: Is it right for you?.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. The benefits of high-intensity interval training (HIIT).
American College of Sports Medicine (ACSM). Diakses pada 2026. High-Intensity Interval Training.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Physical Activity and Sedentary Behaviour.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Aktivitas Fisik untuk Menjaga Kebugaran Tubuh.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2026. Physiological Adaptations to Interval Training.

FAQ

1. Berapa kali seminggu idealnya melakukan latihan interval?

Untuk menjaga keseimbangan antara performa dan pemulihan, idealnya latihan interval dilakukan 2 sampai 3 kali seminggu. Jangan lakukan setiap hari agar otot memiliki waktu untuk melakukan perbaikan seluler.

2. Apakah latihan interval aman untuk penderita penyakit jantung?

Latihan interval bisa sangat bermanfaat bagi jantung, namun wajib dilakukan di bawah pengawasan dokter dan setelah menjalani tes stres beban jantung. Jangan memulai tanpa izin medis jika memiliki riwayat penyakit kardiovaskular.

3. Apakah saya harus makan sebelum latihan interval?

Disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks ringan sekitar 1-2 jam sebelum latihan. Energi yang cepat tersedia sangat dibutuhkan karena intensitas latihan interval yang sangat tinggi mengandalkan simpanan glikogen.

4. Apa perbedaan antara HIIT dan interval training biasa?

Semua HIIT adalah interval training, tapi tidak semua interval training adalah HIIT. HIIT menargetkan intensitas minimal 80-90% dari denyut jantung maksimal, sementara interval biasa bisa pada intensitas yang lebih moderat.


Punya Keluhan Kesehatan Saat Berolahraga? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti nyeri sendi atau napas sesak saat olahraga, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.