Ad Placeholder Image

Intip Gambar Pusar Bodong: Ciri dan Penanganan Cepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 April 2026

Pusar Bodong: Cek Gambarnya, Pahami Artinya!

Intip Gambar Pusar Bodong: Ciri dan Penanganan CepatIntip Gambar Pusar Bodong: Ciri dan Penanganan Cepat

Memahami Gambar Pusar Bodong (Hernia Umbilikalis) dan Penanganannya

Pusar bodong, atau dalam istilah medis disebut hernia umbilikalis, adalah kondisi ketika pusar menonjol keluar. Tonjolan ini disebabkan oleh sebagian usus atau jaringan lemak yang mendorong keluar melalui celah pada otot perut di area pusar yang belum tertutup sempurna.

Kondisi ini sering terlihat pada bayi, terutama saat menangis atau batuk, namun bisa juga terjadi pada orang dewasa akibat tekanan perut yang tinggi. Secara visual, pusar bodong tampak sebagai tonjolan lunak di sekitar pusar yang dapat membesar saat ada tekanan.

Apa Itu Pusar Bodong (Hernia Umbilikalis)?

Pusar bodong merupakan kondisi umum yang terjadi ketika sebagian kecil usus, cairan, atau jaringan lemak menonjol melalui titik lemah di dinding otot perut. Titik lemah ini berada tepat di belakang pusar.

Pada dasarnya, saat lahir, tali pusar akan diikat dan dipotong, meninggalkan lubang kecil di dinding perut. Lubang ini seharusnya menutup dengan sendirinya setelah lahir. Namun, jika tidak menutup sempurna, maka dapat terbentuk hernia umbilikalis.

Tonjolan ini umumnya bersifat jinak, terutama pada bayi, dan seringkali tidak menimbulkan rasa sakit.

Ciri-ciri Pusar Bodong yang Terlihat

Identifikasi pusar bodong seringkali mudah dikenali dari tampilan fisiknya. Ciri-ciri ini dapat bervariasi antara bayi dan orang dewasa:

  • Pada Bayi:
    • Tonjolan di pusar yang terlihat jelas, terutama saat bayi menangis, batuk, mengejan, atau tertawa.
    • Umumnya tidak menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan pada bayi.
    • Tonjolan dapat mengecil atau bahkan hilang dengan sendirinya saat bayi beristirahat atau tertidur.
    • Sebagian besar kasus pada bayi akan mengecil atau menutup sendiri saat anak berusia 1-2 tahun.
  • Pada Orang Dewasa:
    • Tonjolan di area pusar yang mungkin disertai rasa tidak nyaman atau nyeri.
    • Rasa nyeri bisa terasa lebih jelas saat melakukan aktivitas yang meningkatkan tekanan perut, seperti mengangkat benda berat atau batuk.
    • Ukuran tonjolan dapat bervariasi, dari kecil hingga cukup besar.

Penyebab Pusar Bodong dan Faktor Risikonya

Penyebab utama pusar bodong adalah kegagalan penutupan sempurna pada cincin umbilikalis (lubang tempat tali pusar masuk dan keluar) setelah lahir. Ini menciptakan titik lemah di dinding perut.

Pada bayi, faktor risiko umumnya meliputi kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah. Selain itu, kondisi yang meningkatkan tekanan di dalam perut dapat memperburuk atau menyebabkan hernia umbilikalis.

Pada orang dewasa, pusar bodong dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang meningkatkan tekanan perut, seperti obesitas, kehamilan berulang, batuk kronis, atau penumpukan cairan di perut (asites).

Penanganan Pusar Bodong (Hernia Umbilikalis)

Pendekatan penanganan pusar bodong sangat tergantung pada usia dan kondisi individu. Tidak semua kasus memerlukan intervensi medis.

  • Pada Bayi:
    • Observasi seringkali menjadi pilihan pertama. Banyak hernia umbilikalis pada bayi akan menutup secara spontan dalam satu atau dua tahun pertama kehidupan.
    • Pemasangan plester atau koin pada pusar tidak direkomendasikan karena tidak efektif dan justru dapat menyebabkan iritasi kulit atau infeksi.
    • Jika hernia tidak menutup setelah usia 4-5 tahun, membesar, atau menimbulkan gejala, prosedur bedah mungkin akan dipertimbangkan.
  • Pada Orang Dewasa:
    • Prosedur bedah biasanya disarankan untuk orang dewasa dengan hernia umbilikalis, bahkan jika tidak ada gejala. Ini karena risiko komplikasi lebih tinggi dan jarang menutup sendiri.
    • Tujuan bedah adalah mengembalikan jaringan yang menonjol ke dalam rongga perut dan memperkuat dinding otot yang lemah.

Kapan Harus ke Dokter untuk Pusar Bodong?

Meskipun pusar bodong seringkali tidak berbahaya, penting untuk mengetahui kapan saatnya mencari bantuan medis. Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Tonjolan menjadi nyeri, sensitif saat disentuh, atau berubah warna (merah atau ungu).
  • Bayi menunjukkan tanda-tanda nyeri, seperti menangis terus-menerus, mual, atau muntah.
  • Tonjolan tidak bisa didorong kembali ke dalam perut (terjepit).
  • Ukuran tonjolan membesar dengan cepat.
  • Pada orang dewasa, tonjolan menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang signifikan.

Pusar bodong, atau hernia umbilikalis, adalah kondisi umum yang memiliki ciri khas tonjolan di area pusar. Pemahaman yang tepat tentang penyebab, gejala, dan opsi penanganan sangat penting. Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi medis yang akurat, kunjungi Halodoc dan manfaatkan layanan dokter ahli yang tersedia.