• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Dibuang! Makanan Ini Aman Dikonsumsi Meski "Jelek"
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Dibuang! Makanan Ini Aman Dikonsumsi Meski "Jelek"

Jangan Dibuang! Makanan Ini Aman Dikonsumsi Meski "Jelek"

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc : 09 Mei 2018
Jangan Dibuang! Makanan Ini Aman Dikonsumsi Meski "Jelek"Jangan Dibuang! Makanan Ini Aman Dikonsumsi Meski "Jelek"

Halodoc, Jakarta – Dalam memilih makanan, salah satu hal yang sering menjadi pertimbangan adalah tampilannya. Sebab kebanyakan orang cenderung akan lebih memilih jenis makanan yang memiliki penampilan indah dan sempurna.

Hal itu seringnya membuat satu keyakinan bahwa makanan, misalnya sayuran dan buah-buahan yang “buruk rupa” harus dibuang dan tidak aman untuk disantap. Namun ternyata anggapan tersebut keliru dan bisa memberi dampak yang merugikan. Pasalnya, tidak semua buah dan sayur memiliki tampilan yang sempurna, meski dipanen dari ladang atau tanah yang sama.

Meski terlihat lebih jelek, bukan berarti sayuran dan buah yang tidak sempurna ini tidak layak untuk dikonsumsi. Pada dasarnya, makanan tetaplah sumber nutrisi meski tidak terlihat menawan. Kebiasaan memilih, kemudian membuang makanan berdasarkan penampilan adalah satu kebiasaan yang tidak baik.  

Kuncinya adalah, selama buah dan sayuran masih terlihat segar maka penampilan fisik dari makanan itu bukanlah satu masalah yang besar. Nyatanya makanan-makanan ini tetap memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan buah dan sayur lainnya.  

Ketidaksempurnaan yang terjadi pada makanan ini misalnya, bagian luar buah terlihat lebih memar, atau mengalami sedikit perubahan. Terkadang, buah juga mengalami perubahan pada struktur yang menjadi lebih lembek. Namun, kamu bisa menyiasati hal ini dengan cara memotong bagian yang jelek tersebut dan memakan sisanya.

Kamu bisa memastikan dengan cara mencuci bersih buah dan sayur yang akan dikonsumsi, terutama pada bagian yang dirasa “jelek”. Setelah itu, cobalah untuk membelah atau membuka bagian dalamnya. Lalu lihatlah, jika semua baik-baik saja dan tidak ada perubahan yang berarti, misalnya perubahan warna, berbau, atau ditemukannya zat asing seperti belatung atau ulat, maka makanan tersebut cenderung aman untuk dikonsumsi. Berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dan mengonsumsi makanan buruk rupa pun tidak akan membahayakan tubuh.

Sejauh ini, tingkat konsumsi buah dan sayur masih sangat rendah. Padahal, kedua jenis makanan sehat ini cukup menjanjikan banyak kandungan zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Kebiasaan membuang sayur dan buah hanya karena penampilannya juga bisa membuat seseorang semakin menjauhi bahkan tidak pernah mengonsumsi makanan yang satu ini.

Dampak membuang-buang makanan

Kurang mengonsumsi buah dan sayur, apalagi sampai membuangnya hanya karena masalah penampilan, tak hanya berdampak pada kesehatan tubuh. Kebiasaan ini pun ternyata memberi pengaruh yang cukup mengerikan pada lingkungan hidup.

Kebiasaan membuang-buang makanan berpotensi untuk merusak keseimbangan hidup, dan mencemari lingkungan. Seseorang yang hidup di lingkungan yang tercemar biasanya akan menjadi lebih rentan terhadap penyebab penyakit.

Data menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga makanan yang ada di dunia terbuang sia-sia hanya karena tidak memilki tampilan yang sempurna. Jumlah tersebut dapat memberi makan miliaran orang yang kelaparan di dunia. Selain ini, sekitar 8 persen polusi iklim global yang terjadi ternyata merupakan sumbangan dari sampah makanan-makanan ini.

Salah satu dampak yang cukup nyata dari kebiasaan  membuang-buang makanan adalah terjadi polusi udara. Hal itu merupakan dampak dari makanan-makanan yang bertumpuk dan dibirkan membusuk di tempat pembuangan sampah.

Mengonsumsi buah dan sayur sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Agar lebih lengkap, imbangi dengan olahraga dan mengonsumsi vitamin tambahan. Lebih mudah beli vitamin dan produk kesehatan lain di aplikasi Halodoc. Pesanan akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!