• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Dimarahi, Bisa Jadi ini Alasan Anak Tak Doyan Makan

Jangan Dimarahi, Bisa Jadi ini Alasan Anak Tak Doyan Makan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta – Anak yang selalu menolak untuk menyantap makanan yang sudah disiapkan memang bisa membuat para orangtua gemas. Tak jarang, kondisi ini memicu para orangtua akhirnya memarahi sang anak hanya untuk membuatnya agar mau makan.

Bukan tanpa alasan, pasalnya orangtua tentu menginginkan sang buah hati tumbuh dengan baik, salah satu caranya tentu dengan mengonsumsi makanan yang baik pula. Yaitu makanan yang kaya akan nutrisi dan dapat menunjang tumbuh kembang anak.

Namun, ternyata cara tersebut sama sekali tidak baik dan malah bisa memicu masalah. Sebab setelah dimarahi, suasana hati anak akan berubah tidak menyenangkan, rewel, dan semakin sulit untuk disuruh makan.

Dan tahukah ibu bahwa anak yang malas makan bisa saja disebabkan oleh suatu alasan. Misalnya kondisi kesehatan atau ada sesuatu yang berjalan kurang baik pada tubuhnya.

Anak umumnya belum memiliki kemampuan untuk menyampaikan secara jelas bagaimana keadaan dan apa yang sedang ia alami. Termasuk dalam menggambarkan rasa sakit. Dan menolak makan bisa jadi adalah satu-satunya cara ia merasa lebih baik. Biar enggak salah, ibu perlu tahu nih apa saja kondisi yang bisa menjadi pemicu anak menolak makan. Apa saja?

  1. Masalah Pencernaan

Salah satu yang bisa mengganggu minat anak untuk makan adalah masalah pencernaan. Terutama konstipasi alias kesulitan buang air besar. Kondisi ini bisa menyebabkan perut terisi penuh bahkan nyeri sehingga anak takut dan enggan untuk mengisinya dengan makanan.

Selain itu, konstipasi juga bisa menghilangkan nafsu makan anak. Konstipasi bisa memnyebabkan sistem pencernaan tidak bekerja dengan baik dan mengacaukan selera makan anak.

  1. Gangguan Cacing di Perut

Salah satu kondisi yang dapat memicu Si Kecil menolak untuk makan adalah gangguan cacing di usus atau lebih dikenal dengan cacingan. Penyakit ini memang memiliki gejala khas salah satunya adalah menurunnya nafsu makan pada anak. Cacingan juga bisa memicu munculnya gejala lain seperti disentri, pembengkakan, dan pendarahan usus. (Baca juga: Banyak Makan Tetap Kurus karena Cacingan, Benarkah?)

  1. Kelainan Otomotor

Oral motor atau otomotor adalah kemampuan anak dalam menggunakan dan menggerakkan otot di area rongga mulut (oral cavity). Organ ini terdiri dari rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir dan pipi. Nah, kelainan pada kemampuan anak yang satu ini bisa membuat ia menolak makan.

Proses pembentukan kematangan oral motor anak berlangsung selama ia berusia di atas 6 bulan. Pada usia itu, orangtua biasanya akan mulai memberi makanan keluarga sebagai makanan pendamping ASI (MPASI). Makanan yang diberikan harus memiliki tekstur yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Sebab salah memberi rangsangan pada saraf ini, dapat memicu kelainan pada rahang saat akan mencerna makanan. Alhasil, anak mungkin menjadi tak mau makan untuk menghindari kondisi ini.

  1. Anemia

Anemia merupakan satu jenis kelainan darah. Kondisi ini disebabkan oleh kadar sel darah merah di dalam tubuh terlalu rendah. Anemia sering ditandai dengan gejala lemah, letih, dan tidak memiliki keinginan untuk makan.

Penyakit ini juga bisa menyerang anak-anak. Nah, bisa saja saat anak menolak makan, sebenarnya tubuhnya sedang memberikan sinyal bahwa ia sedang tidak sehat.

Daripada langsung memarahi anak, ibu bisa mencoba untuk mengajak ia berbicara terlebih dahulu. Apakah dia merasa ada yang sakit atau ada yang membuat tidak nyaman. Bicarakan masalah yang dikeluhkan anak pada dokter di aplikasi Halodoc. Semakin mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat serta dapatkan rekomendasi beli obat biar cepat sembuh. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!