Ad Placeholder Image

Jangan Kaget! Ini Makanan Apa Saja yang Bikin Gemuk

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Mei 2026

Makanan Apa Saja yang Bikin Gemuk? Ini Daftarnya!

Jangan Kaget! Ini Makanan Apa Saja yang Bikin GemukJangan Kaget! Ini Makanan Apa Saja yang Bikin Gemuk

Kenaikan berat badan merupakan isu kesehatan yang banyak diperhatikan. Memahami makanan apa saja yang bikin gemuk menjadi langkah krusial dalam menjaga berat badan ideal dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Artikel ini akan membahas jenis-jenis makanan yang berkontribusi pada penambahan berat badan, baik yang dikenal tidak sehat maupun makanan sehat yang perlu dikonsumsi dengan porsi tepat.

Memahami Kenaikan Berat Badan

Kenaikan berat badan terjadi ketika asupan kalori dari makanan dan minuman lebih banyak dibandingkan kalori yang dibakar oleh tubuh melalui metabolisme dan aktivitas fisik. Kelebihan kalori ini kemudian disimpan dalam tubuh sebagai lemak. Proses ini tidak selalu disebabkan oleh makanan yang “tidak sehat” saja, melainkan juga jumlah dan frekuensi konsumsi.

Makanan Apa Saja yang Bikin Gemuk: Penyebab Utama

Berbagai jenis makanan dapat memicu peningkatan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan. Fokus utamanya terletak pada kandungan kalori, karbohidrat olahan, gula, dan lemak tidak sehat.

Makanan Tinggi Kalori dan Karbohidrat Olahan

Makanan dalam kategori ini seringkali padat energi namun miskin nutrisi penting, sehingga mudah memicu penumpukan lemak.

  • Junk Food dan Makanan Cepat Saji
  • Contohnya burger, pizza, kentang goreng, dan ayam goreng. Makanan ini umumnya tinggi kalori, lemak jenuh, garam, dan karbohidrat olahan. Kandungan seratnya rendah, sehingga kurang memberikan rasa kenyang dan sering mendorong makan berlebihan.

  • Makanan Olahan
  • Produk seperti sosis, nugget, bakso kemasan, dan daging olahan lainnya sering mengandung pengawet, garam tinggi, lemak tidak sehat, serta karbohidrat olahan. Konsumsi rutin dapat berkontribusi signifikan pada penambahan berat badan dan risiko kesehatan.

  • Gorengan
  • Semua jenis makanan yang digoreng, seperti tempe goreng, bakwan, atau kerupuk, menyerap banyak minyak. Minyak jelantah atau minyak yang digunakan berulang kali dapat meningkatkan asupan lemak trans dan kalori secara drastis, yang sangat memicu penambahan berat badan.

Minuman dan Camilan Tinggi Gula dan Lemak

Banyak orang tidak menyadari kontribusi besar minuman dan camilan terhadap asupan kalori harian.

  • Minuman Manis Bersoda dan Sirup
  • Minuman ini mengandung gula tambahan yang sangat tinggi tanpa nutrisi esensial. Gula cair cepat diserap tubuh dan tidak memberikan rasa kenyang yang sama seperti makanan padat, sehingga mudah memicu asupan kalori berlebih.

  • Makanan Ringan Manis
  • Kue, biskuit, donat, dan camilan serupa umumnya tinggi gula dan lemak tidak sehat. Kombinasi gula dan lemak ini tidak hanya membuat rasanya lezat, tetapi juga sangat padat kalori dan mudah dikonsumsi dalam porsi besar tanpa disadari.

Makanan Sehat yang Berpotensi Menambah Berat Badan Jika Berlebihan

Meskipun dikenal sehat, beberapa makanan padat energi juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan jika dikonsumsi melebihi kebutuhan kalori harian dan tidak diimbangi aktivitas fisik.

  • Nasi dan Sumber Karbohidrat Lainnya
  • Nasi, roti, atau pasta adalah sumber energi utama. Namun, porsi yang terlalu besar secara konsisten dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan, sehingga berkontribusi pada penambahan berat badan.

  • Alpukat dan Kacang-kacangan
  • Kedua jenis makanan ini kaya akan lemak sehat, serat, dan nutrisi penting. Namun, alpukat dan kacang-kacangan juga sangat padat kalori. Misalnya, satu buah alpukat ukuran sedang atau segenggam kacang sudah mengandung kalori yang cukup tinggi.

  • Daging
  • Daging merupakan sumber protein penting. Namun, beberapa jenis daging, terutama daging merah berlemak atau olahan, memiliki kandungan kalori dan lemak jenuh yang tinggi. Porsi yang tidak terkontrol dapat menambah asupan kalori berlebih.

Strategi Mencegah Peningkatan Berat Badan

Pencegahan kenaikan berat badan memerlukan pendekatan holistik, meliputi pola makan dan gaya hidup.

  • Perhatikan Porsi Makan
  • Kunci utama adalah mengendalikan ukuran porsi, bahkan untuk makanan sehat. Gunakan piring yang lebih kecil atau takar sesuai rekomendasi gizi.

  • Pilih Makanan Utuh
  • Prioritaskan konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, dan lemak sehat dari sumber alami. Makanan ini kaya serat yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

  • Batasi Makanan Olahan dan Minuman Manis
  • Kurangi secara drastis asupan junk food, makanan cepat saji, gorengan, dan minuman dengan tambahan gula.

  • Tingkatkan Aktivitas Fisik
  • Olahraga teratur membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme, sehingga membantu menjaga keseimbangan energi.

Kapan Perlu Konsultasi Gizi di Halodoc?

Jika mengalami kesulitan dalam mengelola berat badan atau memiliki pertanyaan spesifik tentang pola makan yang tepat, sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi. Ahli gizi dapat memberikan saran personal, menyusun rencana makan yang sesuai, dan membantu mencapai tujuan berat badan secara sehat. Dapatkan informasi dan konsultasi kesehatan terpercaya kapan saja melalui Halodoc.