Ad Placeholder Image

Jangan Panik! Ini Cara Mengatasi Kejang pada Orang Dewasa

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Mudah: Cara Mengatasi Kejang pada Orang Dewasa dengan Tepat

Jangan Panik! Ini Cara Mengatasi Kejang pada Orang DewasaJangan Panik! Ini Cara Mengatasi Kejang pada Orang Dewasa

Panduan Lengkap Cara Mengatasi Kejang pada Orang Dewasa

Kejang adalah kondisi neurologis yang timbul akibat aktivitas listrik abnormal di otak. Meskipun sering dikaitkan dengan epilepsi, kejang juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor lain. Melihat seseorang mengalami kejang bisa menjadi pengalaman yang menakutkan, namun memberikan pertolongan pertama yang tepat sangat krusial untuk menjaga keamanan penderita dan mencegah komplikasi serius.

Apa Itu Kejang?

Kejang merupakan gangguan aktivitas listrik otak yang bersifat sementara, menyebabkan perubahan pada kesadaran, perilaku, gerakan, atau sensasi. Kondisi ini dapat bervariasi dari kejang parsial yang hanya memengaruhi sebagian tubuh hingga kejang umum yang melibatkan seluruh tubuh.

Gejala Kejang pada Orang Dewasa

Gejala kejang dapat sangat beragam, tergantung pada bagian otak yang terpengaruh. Beberapa gejala umum yang dapat diamati meliputi:

  • Gerakan menyentak atau kaku pada lengan dan kaki.
  • Hilangnya kesadaran atau kebingungan.
  • Tatapan kosong.
  • Keluarnya air liur atau buih dari mulut.
  • Menggigit lidah.
  • Perubahan perilaku, seperti tiba-tiba marah atau takut tanpa alasan.
  • Hilangnya kontrol kandung kemih atau buang air besar.

Penyebab Umum Kejang

Beberapa penyebab kejang pada orang dewasa antara lain:

  • Epilepsi: Kondisi kronis yang ditandai dengan kejang berulang.
  • Cedera kepala: Trauma pada otak akibat kecelakaan atau benturan.
  • Stroke: Gangguan aliran darah ke otak.
  • Tumor otak: Pertumbuhan sel abnormal di otak.
  • Infeksi: Seperti meningitis atau ensefalitis.
  • Gangguan metabolik: Misalnya gula darah rendah (hipoglikemia) atau ketidakseimbangan elektrolit.
  • Penghentian obat-obatan tertentu secara tiba-tiba.
  • Demam tinggi (jarang pada orang dewasa).

Cara Mengatasi Kejang pada Orang Dewasa: Panduan Pertolongan Pertama

Saat menyaksikan seseorang mengalami kejang, tindakan cepat dan tepat sangat penting. Fokus utama adalah menjaga keamanan penderita. Berikut langkah-langkah pertolongan pertama yang perlu dilakukan:

Saat Kejang Sedang Terjadi

  • Jaga Keamanan Penderita: Singkirkan benda-benda berbahaya di sekitar penderita yang berpotensi melukai, seperti furnitur tajam, kaca, atau benda berat lainnya. Pastikan tidak ada yang menghalangi pernapasan.
  • Baringkan di Tempat Aman: Pindahkan penderita ke tempat yang datar dan aman, idealnya di lantai. Jika memungkinkan, letakkan bantal atau sesuatu yang lembut di bawah kepala penderita untuk melindunginya dari benturan.
  • Longgarkan Pakaian: Kendurkan pakaian di sekitar leher, seperti kerah kemeja atau dasi, untuk membantu penderita bernapas lebih mudah.
  • Miringkan Kepala ke Samping: Setelah penderita terbaring, miringkan kepala penderita perlahan ke satu sisi. Ini bertujuan mencegah tersedak jika terjadi muntah atau keluarnya air liur.
  • Jangan Menahan Gerakan: Penting untuk tidak mencoba menahan gerakan penderita atau menghentikan kejang secara paksa. Hal ini justru dapat menyebabkan cedera pada penderita, seperti patah tulang.
  • Jangan Masukkan Apapun ke Mulut: Jangan pernah memasukkan jari, sendok, atau benda lain ke dalam mulut penderita. Ada mitos bahwa ini mencegah tergigitnya lidah, padahal tindakan ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan cedera serius pada mulut atau gigi penderita, serta pada orang yang menolong. Penderita tidak akan menelan lidahnya sendiri.

Setelah Kejang Berhenti

  • Dampingi Penderita: Tetaplah berada di samping penderita hingga kesadarannya pulih sepenuhnya. Penderita mungkin akan merasa bingung, lelah, atau mengantuk setelah kejang. Tenangkan penderita dan bicaralah dengan lembut.
  • Perhatikan Durasi dan Gejala: Catat durasi kejang dan gejala yang dialami. Informasi ini akan sangat berguna bagi tenaga medis.

Kapan Harus Mencari Bantuan Medis Darurat?

Segera hubungi bantuan medis atau bawa penderita ke unit gawat darurat jika:

  • Kejang berlangsung lebih dari 5 menit.
  • Ini adalah kejang pertama yang dialami penderita.
  • Penderita mengalami kejang berulang tanpa jeda kesadaran di antaranya.
  • Penderita mengalami cedera saat kejang.
  • Penderita adalah seorang wanita hamil.
  • Penderita tidak sadar sepenuhnya setelah kejang berakhir.

Pencegahan Kejang

Bagi orang yang memiliki riwayat kejang atau kondisi medis tertentu, pencegahan dapat meliputi:

  • Patuh pada pengobatan yang diresepkan oleh dokter.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Memastikan tidur yang cukup dan berkualitas.
  • Menghindari pemicu kejang yang sudah diketahui.
  • Menerapkan gaya hidup sehat.

Kesimpulan

Mengetahui cara mengatasi kejang pada orang dewasa dengan benar adalah keterampilan penting yang dapat menyelamatkan jiwa. Fokus pada keamanan penderita dan mencari bantuan medis saat diperlukan adalah kunci. Apabila terdapat kekhawatiran mengenai kejang atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ahli melalui aplikasi Halodoc untuk saran medis yang akurat dan berbasis bukti.