Ad Placeholder Image

Jangan Panik, Kenapa Bayi Ngeden Terus Itu Normal!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Moms, Kenapa Bayi Ngeden Terus? Ini Lho Penyebabnya

Jangan Panik, Kenapa Bayi Ngeden Terus Itu Normal!Jangan Panik, Kenapa Bayi Ngeden Terus Itu Normal!

DAFTAR ISI


Melihat buah hati yang masih kecil tampak bersusah payah, wajah memerah, hingga mengeluarkan suara mengejan (ngeden) tentu sering membuat orang tua baru merasa khawatir. Pertanyaan mengenai kenapa bayi sering ngeden menjadi salah satu topik yang paling sering dikonsultasikan oleh para ibu di Indonesia. Sebenarnya, pada banyak kasus, perilaku ini adalah bagian dari proses pertumbuhan sistem pencernaan yang masih belajar untuk berfungsi secara optimal.

Pencernaan bayi belum sepenuhnya matang saat dilahirkan. Mengejan merupakan cara bayi untuk membantu menggerakkan tinja atau gas melalui ususnya. Kondisi ini sering disebut sebagai infant dyschezia, yaitu kondisi di mana bayi belum menguasai koordinasi antara mengejan dengan otot-otot dasar panggul yang harus rileks saat buang air besar. Meskipun seringkali normal, orang tua perlu tetap waspada terhadap tanda-tanda ketidaknyamanan berlebih atau sembelit pada bayi.

Penanganan yang tepat, mulai dari stimulasi fisik seperti pijatan lembut hingga pemberian suplemen pendukung pencernaan, dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan si kecil. Memahami penyebab di balik suara mengejan tersebut akan membantu kamu memberikan perawatan yang sesuai tanpa rasa panik berlebihan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang dapat membantu meredakan keluhan pencernaan pada bayi? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk untuk Bayi Ngeden yang Ampuh

Berikut adalah beberapa pilihan produk yang tersedia untuk membantu melancarkan pencernaan dan memberikan rasa nyaman pada bayi yang sering mengejan akibat perut kembung atau kesulitan buang air besar.

1. Interlac Oral Drops 5 ml

Interlac Oral Drops adalah suplemen makanan yang mengandung bakteri baik Lactobacillus reuteri Protectis. Bakteri probiotik ini bekerja secara alami di dalam saluran pencernaan bayi untuk menyeimbangkan mikrobiota usus. Keseimbangan bakteri baik sangat penting untuk mengurangi gas berlebih dan melancarkan gerakan usus, sehingga frekuensi bayi mengejan secara berlebihan dapat berkurang.

Produk ini sangat efektif digunakan untuk mengatasi masalah kolik, perut kembung, hingga diare atau sembelit pada bayi. Teksturnya yang berupa cairan tetes memudahkan pemberian kepada bayi baru lahir sekalipun tanpa mengubah rasa ASI atau susu formula.

Manfaat Utama: Memelihara kesehatan fungsi pencernaan pada bayi dan anak, mengurangi durasi menangis akibat kolik, dan membantu mengatasi konstipasi fungsional.

Dosis dan aturan pakai:

  • Berikan 5 tetes, satu kali sehari atau sesuai anjuran dokter.
  • Kocok dahulu sebelum digunakan.
  • Dapat dicampurkan ke dalam susu atau makanan, namun hindari paparan suhu panas tinggi karena dapat mematikan bakteri probiotik.

Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan yang aman dikonsumsi jangka panjang untuk menjaga imunitas usus bayi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Interlac Oral Drops 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Pure Kids Aise Belly 60 ml

Pure Kids Aise Belly merupakan sirup herbal yang diformulasikan khusus untuk meredakan kembung dan masuk angin pada anak-anak. Mengandung ekstrak alami seperti Anethum graveolens oil (minyak adas manis), Anthemis nobilis flower extract (ekstrak bunga kamomil), dan Zingiber officinale extract (jahe). Bahan-bahan ini bekerja sebagai karminatif, yaitu membantu mengeluarkan gas dari saluran pencernaan bayi secara lebih mudah.

Manfaat: Membantu mengeluarkan gas dari perut yang menyebabkan bayi sering mengejan dan tampak gelisah. Kandungan kamomilnya juga memberikan efek relaksasi pada otot usus yang sedang menegang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi 6 bulan – 2 tahun: 1 sendok teh (5 ml) atau sesuai instruksi pada kemasan.
  • Anak > 2 tahun: 2 sendok teh (10 ml).
  • Diminum saat gejala kembung muncul atau setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat tradisional/jamu yang aman digunakan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan konsultasikan dengan tenaga medis jika gejala menetap.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pure Kids Aise Belly 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengurangi Keluhan Bayi Mengejan
  1. Lakukan teknik “pijat I Love You” secara rutin pada perut bayi untuk melancarkan gerakan peristaltik usus.
  2. Lakukan gerakan mengayuh sepeda pada kaki bayi saat ia sedang mengejan untuk membantu gas keluar.
  3. Pastikan ibu menyusui menghindari makanan yang memicu gas berlebih jika bayi menunjukkan sensitivitas tinggi.

3. My Baby Minyak Telon Plus 60 ml

Memberikan kenyamanan dari luar tubuh juga sangat penting. My Baby Minyak Telon Plus mengandung paduan minyak kayu putih, minyak kelapa, dan minyak adas. Olesan minyak telon memberikan sensasi hangat yang membantu melancarkan sirkulasi darah di area perut dan merangsang pengeluaran gas, sehingga bayi tidak perlu mengejan terlalu kuat.

Manfaat: Memberikan rasa hangat, meredakan perut kembung, dan melindungi bayi dari gigitan nyamuk hingga 8 jam karena kandungan Citronella-nya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan 5-10 tetes minyak telon pada perut, dada, punggung, dan telapak kaki bayi setelah mandi atau saat cuaca dingin.
  • Dapat digunakan setiap hari sebagai bagian dari rutinitas perawatan bayi.

Produk ini adalah produk kesehatan luar yang sangat aman dan sudah dipercaya turun-temurun oleh masyarakat Indonesia untuk mengatasi gangguan ringan pada bayi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan My Baby Minyak Telon Plus 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Microlax Gel 5 ml

Jika bayi mengejan terus-menerus namun tinja tidak kunjung keluar dan tampak mengeras (sembelit akut), Microlax Gel dapat menjadi solusi cepat. Produk ini mengandung Natrium Lauril Sulfoasetat, Natrium Sitrat, dan Sorbitol. Mekanisme kerjanya adalah dengan menurunkan tegangan permukaan feses dan menyerap air ke dalam usus besar sehingga tinja menjadi lembek dan mudah dikeluarkan.

Manfaat: Mengatasi konstipasi (sembelit) pada anak-anak dan dewasa melalui dubur. Produk ini bekerja cepat dalam waktu 5-15 menit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Untuk bayi di bawah 3 tahun: Gunakan cukup 1/2 tube (masukkan hanya setengah pipa aplikator ke dalam dubur).
  • Masukkan gel melalui anus/dubur.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan pada bayi di bawah 6 bulan untuk memastikan penyebab sembelitnya.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Microlax Gel 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum Bayi Sering Mengejan

Memahami alasan medis di balik perilaku bayi akan membantu orang tua lebih tenang. Berikut adalah beberapa faktor utama:

1. Infant Dyschezia

Ini adalah kondisi di mana bayi belum bisa mengoordinasikan antara tekanan perut (mengejan) dengan relaksasi otot sfingter anus. Bayi mungkin akan menangis atau wajahnya memerah selama 10-20 menit sebelum akhirnya berhasil buang air besar. Selama fesesnya lunak, kondisi ini normal dan akan hilang seiring bertambahnya usia bayi.

2. Konstipasi atau Sembelit

Berbeda dengan dyschezia, sembelit ditandai dengan tinja yang keras, berbentuk bulat kecil seperti kotoran kambing, dan bayi tampak kesakitan saat mengeluarkannya. Hal ini bisa dipengaruhi oleh jenis susu formula yang kurang cocok atau kekurangan cairan jika bayi sudah mulai MPASI.

3. Perut Kembung (Gas Berlebih)

Udara yang tertelan saat menyusu atau menangis bisa terperangkap di usus. Bayi akan mengejan untuk mencoba mengeluarkan gas tersebut lewat sendawa atau kentut.

Studi Mengenai Kesehatan Pencernaan Bayi

The Journal of Pediatrics menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa pemberian strain probiotik Lactobacillus reuteri (seperti yang terdapat pada Interlac) secara signifikan dapat mengurangi waktu menangis pada bayi yang mengalami kolik dan memperbaiki konsistensi tinja pada bayi dengan gangguan fungsional pencernaan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi pada mikrobiota usus merupakan langkah efektif untuk mengurangi ketidaknyamanan abdominal pada bayi. Hal ini mendukung penggunaan probiotik sebagai salah satu terapi penunjang bagi bayi yang sering mengejan akibat gangguan pencernaan ringan.

Jika kondisi bayi tidak membaik setelah diberikan penanganan mandiri, atau disertai dengan gejala demam, muntah, dan perut yang terasa keras, segera lakukan pemeriksaan medis. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk-obatan di atas dengan praktis dan cepat.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Infant constipation: How is it treated?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Why Babies Grunt and Straining During Bowel Movements.
Healthline. Diakses pada 2026. Infant Dyschezia: Symptoms, Causes, and Treatments.
Journal of Pediatrics. Diakses pada 2026. Lactobacillus reuteri DSM 17938 in Infantile Colic: A Randomized, Double-Blind, Placebo-Controlled Trial.

FAQ

1. Kenapa bayi sering ngeden saat tidur?

Hal ini biasanya disebabkan oleh aktifnya refleks pencernaan bayi atau sistem saraf yang masih berkembang. Bayi seringkali mengejan secara tidak sadar untuk menggerakkan gas atau kotoran di dalam usus tanpa benar-benar bangun dari tidurnya.

2. Apakah normal bayi mengejan sampai wajahnya merah?

Ya, ini normal selama bayi tidak menunjukkan tanda-tanda sakit yang parah dan tinja yang dikeluarkan tetap lembek. Ini adalah tanda bayi sedang berusaha meningkatkan tekanan di dalam perutnya (maneuver Valsalva) untuk buang air besar.

3. Kapan harus ke dokter jika bayi terus mengejan?

Segera hubungi dokter jika bayi mengejan disertai muntah hijau, perut buncit dan keras, ada darah pada tinja, atau jika bayi tidak buang air besar lebih dari 3 hari (untuk bayi susu formula) dengan menunjukkan tanda kesakitan.

4. Bolehkah bayi diberi obat pencahar sembarangan?

Tidak boleh. Pemberian obat pencahar seperti Microlax pada bayi harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk dosis atau saran tenaga medis untuk menghindari iritasi pada rektum bayi.

## Bayi Sering Ngeden Bikin Khawatir? Tanya ke HILDA Dulu!

Melihat bayi mengejan sampai wajahnya merah tentu membuat kamu merasa cemas dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.