Ad Placeholder Image

Jenis Kurap: Kenali Gejala & Cara Mengatasinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Februari 2026

Jenis Kurap: Kenali Gejala & Lokasi Infeksinya!

Jenis Kurap: Kenali Gejala & Cara Mengatasinya!Jenis Kurap: Kenali Gejala & Cara Mengatasinya!

Mengenal Jenis Kurap: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kurap adalah infeksi kulit yang umum terjadi dan disebabkan oleh jamur. Infeksi ini dapat menyerang berbagai bagian tubuh dan menimbulkan rasa gatal serta tidak nyaman. Artikel ini akan membahas berbagai jenis kurap, penyebab, gejala, serta cara pengobatan dan pencegahannya.

Apa Itu Kurap?

Kurap adalah infeksi jamur yang dapat menyerang kulit, kulit kepala, kuku, dan area selangkangan. Penyakit ini dinamakan kurap bukan karena disebabkan oleh cacing, melainkan karena bentuk ruamnya yang melingkar. Jamur penyebab kurap adalah jenis dermatofita.

Jenis-Jenis Kurap Berdasarkan Lokasi

Jenis kurap diklasifikasikan berdasarkan lokasi infeksi pada tubuh. Berikut adalah beberapa jenis kurap yang umum:

  • Kurap Tubuh (Tinea Corporis): Infeksi pada badan, leher, atau tungkai, ditandai dengan ruam melingkar merah bersisik dan gatal.
  • Kurap Kulit Kepala (Tinea Capitis): Infeksi pada kulit kepala yang menyebabkan bintik-bintik pitak bersisik, gatal, kemerahan, dan dapat disertai kerontokan rambut.
  • Kutu Air (Tinea Pedis): Infeksi pada kaki, terutama di sela-sela jari kaki atau telapak kaki, dengan gejala gatal, kulit mengelupas, bersisik, atau melepuh.
  • Kurap Selangkangan (Tinea Cruris): Infeksi pada selangkangan, paha, atau pantat, ditandai dengan ruam merah gatal yang sering memburuk saat cuaca panas.
  • Kurap Wajah (Tinea Faciei): Infeksi pada wajah yang menyebabkan ruam merah bersisik dengan tepi yang jelas, sementara bagian tengahnya tampak normal.
  • Kurap Janggut (Tinea Barbae): Infeksi pada area janggut yang menyebabkan kemerahan, bengkak, berisi nanah, dan kerontokan rambut.
  • Kurap Kuku (Tinea Unguium/Onikomikosis): Infeksi pada kuku yang menyebabkan kuku menebal, rapuh, dan berubah warna menjadi putih atau kuning.

Gejala Kurap

Gejala kurap bervariasi tergantung pada lokasi infeksi. Namun, gejala umum meliputi:

  • Ruam melingkar berwarna merah atau keperakan.
  • Rasa gatal yang intens.
  • Kulit bersisik atau mengelupas.
  • Rambut rontok (pada kurap kulit kepala).
  • Kuku menebal dan berubah warna (pada kurap kuku).

Penyebab Kurap

Penyebab utama kurap adalah jamur dermatofita, seperti spesies *Trichophyton*, *Microsporum*, dan *Epidermophyton*. Jamur ini dapat menular melalui beberapa cara:

  • Kontak Langsung: Kontak kulit ke kulit dengan penderita kurap.
  • Kontak dengan Hewan Terinfeksi: Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat menjadi sumber penularan.
  • Benda Terkontaminasi: Berbagi handuk, pakaian, atau sisir dengan orang yang terinfeksi.
  • Tanah yang Tercemar: Kontak langsung dengan tanah yang mengandung jamur.

Cara Mengobati Kurap

Pengobatan kurap tergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi. Beberapa opsi pengobatan meliputi:

  • Obat Antijamur Topikal: Krim, losion, atau salep antijamur yang dioleskan langsung ke area yang terinfeksi.
  • Obat Antijamur Oral: Obat antijamur yang diminum untuk infeksi yang lebih parah atau yang tidak merespons pengobatan topikal.
  • Sampo Antijamur: Digunakan untuk mengobati kurap kulit kepala.

Penting untuk mengikuti petunjuk dokter dan menyelesaikan seluruh курса pengobatan, bahkan jika gejala sudah membaik, untuk mencegah infeksi berulang.

Cara Mencegah Kurap

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena kurap meliputi:

  • Menjaga kebersihan diri dengan mandi secara teratur dan mengeringkan tubuh dengan baik.
  • Tidak berbagi barang pribadi seperti handuk, pakaian, dan sisir.
  • Memakai alas kaki di tempat umum seperti kolam renang dan kamar mandi umum.
  • Menghindari kontak dengan hewan yang menunjukkan gejala infeksi jamur.
  • Mencuci tangan setelah kontak dengan hewan atau tanah.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Gejala kurap tidak membaik setelah beberapa minggu pengobatan rumahan.
  • Infeksi menyebar atau memburuk.
  • Mengalami kurap di kulit kepala atau kuku.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Jika Anda mengalami gejala kurap, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, infeksi kurap dapat diobati dengan efektif. Unduh aplikasi Halodoc sekarang untuk mendapatkan solusi kesehatan yang terpercaya.