Ad Placeholder Image

Jerawat Besar di Pipi? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Jerawat Besar di Pipi? Ini Penyebab & Cara Atasinya!

Jerawat Besar di Pipi? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!Jerawat Besar di Pipi? Ini Penyebab dan Cara Atasinya!

Jerawat Besar di Pipi: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jerawat besar di pipi, terutama yang berwarna merah dan meradang (jerawat batu atau kistik), bisa sangat mengganggu. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga bisa menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman. Artikel ini akan membahas penyebab jerawat besar di pipi dan cara efektif untuk mengatasinya.

Apa Itu Jerawat Besar di Pipi?

Jerawat besar di pipi adalah jenis jerawat yang berukuran lebih besar dari jerawat biasa dan seringkali terasa sakit saat disentuh. Jerawat ini bisa berupa jerawat batu (kistik) yang tumbuh jauh di bawah permukaan kulit.

Gejala Jerawat Besar di Pipi

Gejala utama jerawat besar di pipi meliputi:

  • Benjolan merah dan meradang di pipi.
  • Rasa sakit atau nyeri saat disentuh.
  • Ukuran jerawat yang lebih besar dari jerawat biasa.
  • Jerawat mungkin berisi nanah.

Penyebab Jerawat Besar di Pipi

Jerawat besar di pipi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:

  • Penyumbatan Pori-pori: Produksi minyak berlebih (sebum) dapat menyumbat pori-pori kulit.
  • Bakteri: Bakteri Cutibacterium acnes (sebelumnya dikenal sebagai Propionibacterium acnes) dapat menyebabkan peradangan pada pori-pori yang tersumbat.
  • Kotoran dan Debu: Paparan kotoran dan debu, termasuk dari layar ponsel atau sarung bantal yang kotor, dapat memperburuk kondisi kulit.
  • Perubahan Hormon: Perubahan hormon, terutama selama masa pubertas, menstruasi, atau kehamilan, dapat memicu produksi sebum berlebih.

Cara Mengatasi Jerawat Besar di Pipi

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi jerawat besar di pipi:

  • Obat Totol: Gunakan obat totol yang mengandung benzoyl peroxide atau asam salisilat. Kedua bahan ini membantu membunuh bakteri dan mengurangi peradangan.
  • Kompres Air Hangat: Kompres air hangat pada jerawat selama 10-15 menit beberapa kali sehari. Ini dapat membantu mengurangi peradangan dan membuka pori-pori.
  • Jaga Kebersihan: Cuci wajah dua kali sehari dengan sabun pembersih yang lembut. Hindari menggosok wajah terlalu keras.
  • Hindari Memencet Jerawat: Memencet jerawat dapat memperburuk peradangan dan meningkatkan risiko infeksi serta meninggalkan bekas luka.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika jerawat besar di pipi tidak membaik dengan perawatan di rumah atau semakin parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang lebih kuat, seperti antibiotik oral atau krim retinoid.

Pencegahan Jerawat Besar di Pipi

Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil meliputi:

  • Rutin Membersihkan Wajah: Membersihkan wajah secara teratur membantu menghilangkan kotoran dan minyak berlebih.
  • Gunakan Produk Non-Komedogenik: Pilih produk perawatan kulit dan kosmetik yang berlabel non-komedogenik, yang tidak menyumbat pori-pori.
  • Ganti Sarung Bantal Secara Teratur: Sarung bantal dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Ganti sarung bantal setidaknya seminggu sekali.
  • Hindari Menyentuh Wajah: Tangan seringkali membawa bakteri. Hindari menyentuh wajah, terutama pipi, untuk mencegah penyebaran bakteri.
  • Kelola Stres: Stres dapat memicu produksi hormon yang dapat menyebabkan jerawat. Temukan cara untuk mengelola stres, seperti olahraga atau meditasi.

Rekomendasi Medis Praktis di Halodoc

Jika mengalami masalah jerawat yang membandel, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit melalui aplikasi Halodoc. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat dan merekomendasikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit.