• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kacang Mete Bisa Sebabkan Penyakit Asam Urat, Benarkah?

Kacang Mete Bisa Sebabkan Penyakit Asam Urat, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kacang Mete Bisa Sebabkan Penyakit Asam Urat, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Konsumsi makanan tertentu berkaitan erat dengan kekambuhan penyakit asam urat. Mengapa begitu? Soalnya senyawa purin, baik yang diproduksi dalam tubuh atau dari mengonsumsi makanan tinggi purin, dapat meningkatkan kadar asam urat. 

Menerapkan pola diet sehat, melalui modifikasi makanan, dapat mencegah penyakit asam urat. Tentunya buat kamu yang mengidap penyakit asam urat jadi serba khawatir dalam memilih makanan. Kekhawatiran ini termasuk apakah kacang mete bisa menyebabkan penyakit asam urat? Jawabannya adalah tidak. Kacang mete memiliki kandungan purin di bawah 50 mg per 100 gramnya sehingga kacang mete termasuk kategori aman bila dikonsumsi secukupnya. 

Makanan Apa yang Mengandung Tinggi Purin

Jika kacang mete tidak mengandung purin yang tinggi, lantas makanan apa yang tinggi purin dan patut diwaspadai? Makanan yang mengandung purin tinggi adalah minuman beralkohol (semua jenis), beberapa jenis ikan, makanan laut dan kerang, termasuk ikan teri, sarden, herring, remis, cod fish, scallop, trout, dan haddock. Beberapa jenis daging, seperti bacon, kalkun, veal, venison, dan organ seperti hati. 

Baca juga: Sering Diabaikan, Inilah Penyebab Utama Asam Urat

Sedangkan jenis makanan yang mengandung purin dalam jumlah sedang adalah daging, seperti daging sapi, ayam, bebek, babi, dan ham, kerang, kepiting, lobster, tiram, dan udang. Penyakit asam urat adalah adalah bentuk arthritis yang menyakitkan yang terjadi ketika terlalu banyak asam urat menumpuk dan membentuk kristal di persendian. 

Baca juga: Penerapan Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Lupus Nefritis

Ingatlah bahwa meskipun apa yang kamu makan dapat memengaruhi jumlah asam urat yang diproduksi tubuh, efeknya kecil dibandingkan dengan pengobatan. Tidak ada rencana makan khusus yang benar-benar dapat mencegah kambuhnya asam urat, tetapi diet asam urat yang baik akan membantu kamu:

1. Mencapai berat badan yang sehat.

2. Memiliki kebiasan makan yang baik.

3. Membatasi makanan yang mengandung purin.

4. Menambahkan makanan yang dapat membantu mengontrol kadar asam urat.

Pola Makan Sehat untuk Pengidap Asam Urat

Jika kamu sudah tahu kalau kamu punya kecenderungan penyakit asam urat, ada baiknya mulai sekarang kamu memilih jenis makanan yang rendah purin. Berikut ini adalah jenis makanan rendah purin yang direkomendasikan untuk dikonsumsi, yaitu:

Baca juga: Aneka Jenis Kacang yang Baik untuk Kesehatan

1. Produk rendah lemak dan non-susu, seperti yoghurt dan susu skim.

2. Buah dan sayuran segar.

3. Kacang, selai kacang, dan biji-bijian.

4. Lemak dan minyak.

5. Kentang, nasi, roti, dan pasta.

6. Telur (secukupnya).

7. Daging seperti ikan, ayam, dan daging merah dalam jumlah sedang (sekitar 4 hingga 6 ons per hari).

8. Sayuran, mungkin selama ini kamu mengira kalau bayam dan asparagus berada dalam daftar tinggi purin, tetapi penelitian menunjukkan bahwa sayuran tersebut tidak meningkatkan risiko serangan asam urat.

Butuh rekomendasi profesional medis untuk memberikan saran makanan buat pengidap asam urat? Tanyakan saja langsung ke Halodoc. Kamu bisa menanyakan masalah kesehatan apapun ke Halodoc dan dokter terbaik di bidangnya akan memberikan solusi. Caranya cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bahkan bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Arthritis Foundation. Diakses pada 2020. Which Foods are Safe for Gout? 
WebMD. Diakses pada 2020. Gout Diet: Foods to Eat and Those to Avoid.