Ad Placeholder Image

Kaki Bengkak karena Ginjal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Kaki bengkak bisa menjadi tanda adanya masalah pada ginjal

Kaki Bengkak karena Ginjal? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaKaki Bengkak karena Ginjal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Ginjal bengkak, atau dalam istilah medis dikenal sebagai hidronefrosis, merupakan kondisi ketika salah satu atau kedua ginjal mengalami pembengkakan akibat adanya penumpukan urine. Kondisi ini terjadi karena urine tidak dapat mengalir dari ginjal ke kandung kemih dengan lancar. Akibatnya, tekanan di dalam ginjal meningkat dan menyebabkan organ tersebut meregang.

Penting untuk dipahami bahwa ginjal bengkak bukanlah sebuah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan tanda atau gejala dari adanya gangguan kesehatan lain di dalam sistem saluran kemih. Jika tidak segera ditangani, tekanan yang terus-menerus pada ginjal dapat menyebabkan kerusakan permanen hingga penurunan fungsi ginjal secara drastis.

Mengetahui cara menyembuhkan ginjal bengkak memerlukan diagnosis yang tepat dari tenaga ahli. Kamu disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan penanganan yang sesuai dengan penyebab dasarnya. Selain penanganan medis, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk kebutuhan vitamin atau suplemen kesehatan pendukung lainnya sesuai anjuran dokter.

Nah, mau tahu apa saja langkah dan prosedur medis dalam cara menyembuhkan ginjal bengkak? Berikut ulasannya!

Apa Itu Ginjal Bengkak (Hidronefrosis)?

Hidronefrosis terjadi ketika sistem pengumpulan urine di dalam ginjal membengkak. Secara normal, urine mengalir dari ginjal melalui saluran yang disebut ureter menuju kandung kemih, lalu dikeluarkan dari tubuh. Namun, pada kondisi hidronefrosis, aliran ini tersumbat atau terjadi aliran balik (refluks) dari kandung kemih menuju ginjal.

Pembengkakan ini bisa bersifat akut (terjadi tiba-tiba) atau kronis (berlangsung lama). Pada kasus ringan, ginjal mungkin masih bisa berfungsi dengan baik. Namun pada kasus yang berat, ginjal yang bengkak bisa menekan jaringan sekitarnya dan mengganggu penyaringan darah serta pembuangan limbah tubuh.

Penyebab Ginjal Bengkak

Sebelum menentukan cara menyembuhkan ginjal bengkak, dokter akan mencari tahu penyebab utamanya. Beberapa faktor yang paling sering memicu kondisi ini meliputi:

1. Batu Ginjal (Nefrolitiasis)

Batu yang terbentuk di dalam ginjal dapat berpindah ke ureter dan menyumbat aliran urine. Hal ini menyebabkan urine menumpuk di ginjal dan memicu pembengkakan serta nyeri yang sangat hebat.

2. Pembesaran Prostat (BPH)

Pada pria, kelenjar prostat yang membesar dapat menekan uretra (saluran pembuangan urine), sehingga kandung kemih tidak bisa dikosongkan sepenuhnya dan urine mengalir balik ke ginjal.

3. Kehamilan

Seiring bertumbuhnya janin, rahim yang membesar dapat menekan ureter. Selain itu, perubahan hormon selama kehamilan juga dapat membuat otot-otot saluran kemih menjadi lebih rileks, yang memudahkan terjadinya penumpukan urine.

4. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi yang parah dapat menyebabkan peradangan dan penyumbatan sementara pada ureter. Selain itu, infeksi juga bisa menyebabkan disfungsi otot kandung kemih.

5. Tumor atau Kanker

Adanya massa abnormal di sekitar saluran kemih, seperti kanker kandung kemih, kanker prostat, atau tumor pada organ panggul lainnya, dapat menekan ureter dan menghambat aliran urine.

Tanda Bahaya Ginjal Bengkak
  1. Nyeri hebat di area pinggang atau punggung bawah.
  2. Demam tinggi yang disertai menggigil.
  3. Volume urine berkurang drastis atau tidak keluar sama sekali.
  4. Mual dan muntah yang berkepanjangan.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala ginjal bengkak sangat bergantung pada seberapa cepat pembengkakan terjadi. Jika terjadi secara mendadak (akut), gejalanya meliputi:

  • Nyeri pinggang yang tajam (kolik ginjal).
  • Sering merasa ingin buang air kecil.
  • Nyeri saat berkemih (disuria).
  • Darah dalam urine (hematuria).

Sedangkan pada kasus kronis, gejalanya mungkin lebih samar, seperti rasa lelah yang terus-menerus, kaki bengkak (edema), atau tekanan darah yang meningkat secara tiba-tiba.

Cara Menyembuhkan Ginjal Bengkak Secara Medis

Tujuan utama dari pengobatan ginjal bengkak adalah untuk mengeluarkan urine yang terperangkap dan menghilangkan penyebab penyumbatan agar tekanan pada ginjal berkurang. Berikut adalah beberapa langkah medis yang umum dilakukan:

1. Pemasangan Kateter atau Stent

Untuk meredakan tekanan dengan cepat, dokter mungkin akan memasang kateter melalui uretra menuju kandung kemih. Jika penyumbatan terjadi di ureter, dokter dapat memasang ureteral stent, yaitu tabung kecil untuk menjaga saluran ureter tetap terbuka sehingga urine bisa mengalir lancar.

2. Nefrostomi Perkutan

Jika penyumbatan sangat parah dan stent tidak bisa dipasang, dokter akan melakukan prosedur nefrostomi. Dalam prosedur ini, sebuah selang dimasukkan langsung melalui kulit di punggung menuju ke ginjal untuk mengalirkan urine ke kantong pembuangan di luar tubuh.

3. Prosedur ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

Jika penyebabnya adalah batu ginjal, prosedur ESWL menggunakan gelombang kejut dapat dilakukan untuk memecahkan batu menjadi serpihan kecil agar bisa keluar bersama urine.

4. Operasi Pembedahan

Operasi mungkin diperlukan untuk mengangkat tumor, memperbaiki kelainan struktur saluran kemih, atau mengangkat batu ginjal yang sangat besar yang tidak bisa ditangani dengan cara lain.

5. Pemberian Antibiotik

Jika hidronefrosis disertai dengan infeksi, dokter akan memberikan antibiotik dosis tinggi untuk membasmi bakteri dan mencegah terjadinya sepsis (infeksi darah).

Perubahan Gaya Hidup dan Pencegahan

Selain tindakan medis, cara menyembuhkan ginjal bengkak juga melibatkan perubahan kebiasaan sehari-hari untuk mempercepat pemulihan dan mencegah kekambuhan:

  • Cukupi Kebutuhan Air Putih: Minum air yang cukup membantu membilas sistem saluran kemih dari sisa metabolisme dan mencegah pembentukan batu ginjal.
  • Batasi Konsumsi Garam: Asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan memperberat kerja ginjal.
  • Jangan Menunda Buang Air Kecil: Kebiasaan menahan kencing dapat meningkatkan risiko infeksi dan tekanan pada kandung kemih serta ginjal.
  • Pola Makan Rendah Oksalat: Jika kamu rentan terkena batu ginjal, kurangi makanan tinggi oksalat seperti bayam, kacang-kacangan, dan cokelat.

Studi Mengenai Kesehatan Ginjal dan Hidronefrosis

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa deteksi dini hidronefrosis melalui ultrasonografi (USG) sangat krusial untuk mencegah kerusakan ginjal permanen yang mengarah pada penyakit ginjal kronis.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa intervensi medis tepat waktu, seperti dekompresi saluran kemih, secara signifikan dapat mengembalikan fungsi filtrasi ginjal hingga mendekati normal, terutama jika penyebab utamanya adalah obstruksi mekanis seperti batu atau tumor.

Punya Masalah Ginjal tapi Bingung Cari Dokter Spesialis? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti nyeri pinggang atau perubahan warna urine, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Segera konsultasikan kondisi kamu dengan dokter spesialis urologi atau penyakit dalam jika merasakan gejala yang tidak biasa. Penanganan yang cepat dan tepat adalah kunci utama kesembuhan ginjal bengkak.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan pendukung di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Hydronephrosis.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Kidney Swelling (Hydronephrosis).
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Hydronephrosis?
National Kidney Foundation. Diakses pada 2026. Hydronephrosis: Causes, Symptoms, and Treatments.

FAQ

1. Apakah ginjal bengkak bisa sembuh total?

Ya, ginjal bengkak bisa sembuh total asalkan penyebab dasarnya (seperti batu ginjal atau infeksi) ditangani dengan cepat sebelum terjadi kerusakan jaringan ginjal yang permanen.

2. Apa makanan yang dilarang untuk penderita ginjal bengkak?

Penderita disarankan membatasi makanan tinggi garam (natrium), makanan tinggi oksalat, dan asupan protein hewani yang berlebihan guna mengurangi beban kerja ginjal.

3. Apakah ginjal bengkak harus selalu dioperasi?

Tidak selalu. Jika penyebabnya adalah infeksi ringan atau batu ginjal kecil, dokter mungkin hanya akan memberikan obat-obatan. Operasi hanya dilakukan jika ada penyumbatan fisik yang besar atau tumor.

4. Apakah minum banyak air bisa menyembuhkan ginjal bengkak?

Minum air membantu mencegah pembentukan batu, namun jika sudah terjadi penyumbatan total, minum terlalu banyak air tanpa penanganan medis justru bisa meningkatkan tekanan di dalam ginjal.